Cerita Jokowi Didatangi DPD Golkar Minta Restu untuk Airlangga Hartarto

Kompas.com - 18/12/2017, 22:51 WIB
Presiden Joko Widodo (kanan) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (atas kiri),  Wakil Presiden Jusuf Kalla (kiri) serta Ibu Mufidah Jusuf Kalla (atas tengah) dan Pelaksana Harian Ketua Umum PMI Ginandjar Kartasasmita (atas kanan) menyapa penerima Anugerah Tanda Kehormatan Satyalancana Kebaktian Sosial Donor Darah Sukarela di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (17/12). Memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional, pemerintah bersama PMI menganugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Kebaktian Sosial sebagai apresiasi kepada 897 pendonor darah sukarela. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/ama/17 PUSPA PERWITASARIPresiden Joko Widodo (kanan) didampingi Ibu Negara Iriana Joko Widodo (atas kiri), Wakil Presiden Jusuf Kalla (kiri) serta Ibu Mufidah Jusuf Kalla (atas tengah) dan Pelaksana Harian Ketua Umum PMI Ginandjar Kartasasmita (atas kanan) menyapa penerima Anugerah Tanda Kehormatan Satyalancana Kebaktian Sosial Donor Darah Sukarela di Istana Bogor, Jawa Barat, Minggu (17/12). Memperingati Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional, pemerintah bersama PMI menganugerahkan Tanda Kehormatan Satyalancana Kebaktian Sosial sebagai apresiasi kepada 897 pendonor darah sukarela. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/ama/17
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo menceritakan perihal pertemuannya dengan perwakilan DPD I Partai Golkar pada November lalu. Perwakilan DPD mendatangi Jokowi untuk meminta restu soal keinginan mereka menunjuk Airlangga Hartarto sebagai Ketua Umum DPP Partai Golkar.

"Disampaikan ke saya. Saya hanya mendengar lho ya enggak mengomentari apa-apa. 'Pak kami ingin Pak Airlangga Hartarto jadi Ketua Umum Partai Golkar',"kata Jokowi dalam pidatonya di pembukaan Musyawarah Nasional Luar Biasa ( Munaslub) Partai Golkar di JCC, Senayan, Jakarta, Senin (18/12/2017).

Saat itu, ia sempat iseng bertanya pada perwakilan DPD Golkar apakah ada aspirasi nama lainnya selain Airlangga. Mereka menegaskan keputusan tersebut sudah bulat dan tak ada nama lainnya.

Baca juga : Alasan Jokowi Blak-blakan soal Kubu-kubu di Golkar

"Saya enggak memengaruhi, saya hanya menceritakan pertemuan saat itu," tuturnya.

Ia pun menitipkan pesan, jangan sampai pertentangan-pertentangan yang ada di internal Golkar menyebabkan energi Partai Golkar habis dengan kesibukan yang tak ada manfaatnya.

Mantan Wali Kota Solo itu menegaskan, Golkar adalah partai besar dengan politisi ulung dan teknokrat mumpuni di dalamnya. Golkar juga memiliki kekuatan kader yang nerata di seluruh nusantara. Sehingga, gonjang-ganjing di Golkar akan berdampak pada situasi politik nasional.

Baca juga : Tak Sudinya Airlangga Hartarto jika Golkar Jadi Partai Nomor Tiga...

"Jadi jika gonjang-ganjing, jika Golkar tidak solid, jika Golkar tidak utuh, jika di internal Golkar ramai, ini tidak bagus untuk Golkar maupun untuk politik nasional," tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Golkar Jawa Tengah Wisnu Suhardono mengatakan, sejumlah DPD Golkar tingkat Provinsi bertemu Presiden Jokowi di Istana Kepresidenan Bogor, Kamis (30/11/2017).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Pembebasan Napi Koruptor Saat Wabah Covid-19 Merebak

Polemik Pembebasan Napi Koruptor Saat Wabah Covid-19 Merebak

Nasional
Jubir Presiden Ralat Pernyataan: Relaksasi Kredit untuk yang Terdampak Covid-19

Jubir Presiden Ralat Pernyataan: Relaksasi Kredit untuk yang Terdampak Covid-19

Nasional
Mahfud Sebut Koruptor Lebih Bagus Diisolasi di Lapas Ketimbang di Rumah

Mahfud Sebut Koruptor Lebih Bagus Diisolasi di Lapas Ketimbang di Rumah

Nasional
Mahfud: Tak Ada Rencana Pemerintah Beri Remisi atau Pembebasan Bersyarat ke Koruptor

Mahfud: Tak Ada Rencana Pemerintah Beri Remisi atau Pembebasan Bersyarat ke Koruptor

Nasional
Yasonna Klarifikasi Usul Pembebasan Napi Korupsi, OC Kaligis dan Jero Wacik Tetap Berpeluang Bebas

Yasonna Klarifikasi Usul Pembebasan Napi Korupsi, OC Kaligis dan Jero Wacik Tetap Berpeluang Bebas

Nasional
Wakil Ketua KPK Sebut Tak Ada Alasan bagi Yasonna Bebaskan Koruptor

Wakil Ketua KPK Sebut Tak Ada Alasan bagi Yasonna Bebaskan Koruptor

Nasional
Maklumat Penanganan Covid-19, Polri Akan Lakukan Pembubaran jika Masyarakat Tetap Berkumpul

Maklumat Penanganan Covid-19, Polri Akan Lakukan Pembubaran jika Masyarakat Tetap Berkumpul

Nasional
Pasien Covid-19 yang Sembuh Diyakini Punya Imunitas terhadap Virus Corona

Pasien Covid-19 yang Sembuh Diyakini Punya Imunitas terhadap Virus Corona

Nasional
Beri Klarifikasi, Wakil Ketua KPK Tolak Pembebasan Koruptor dengan Dalih Covid-19

Beri Klarifikasi, Wakil Ketua KPK Tolak Pembebasan Koruptor dengan Dalih Covid-19

Nasional
DPR Diminta Fokus Awasi Pemerintah Tangani Covid-19, Bukan Bahas RUU Cipta Kerja dan RKUHP

DPR Diminta Fokus Awasi Pemerintah Tangani Covid-19, Bukan Bahas RUU Cipta Kerja dan RKUHP

Nasional
Jokowi Diminta Benahi Komunikasi Publik Jajarannya soal Penanganan Covid-19

Jokowi Diminta Benahi Komunikasi Publik Jajarannya soal Penanganan Covid-19

Nasional
Wakil Jaksa Agung Meninggal Dunia, Jubir KPK: Salah Satu Jaksa Terbaik

Wakil Jaksa Agung Meninggal Dunia, Jubir KPK: Salah Satu Jaksa Terbaik

Nasional
MUI Minta Fatwa Pengurusan Jenazah Pasien Covid-19 Dijadikan Pedoman

MUI Minta Fatwa Pengurusan Jenazah Pasien Covid-19 Dijadikan Pedoman

Nasional
Anggota Komisi IX DPR Desak Pemerintah Publikasikan Peta Sebaran Covid-19 secara Rinci

Anggota Komisi IX DPR Desak Pemerintah Publikasikan Peta Sebaran Covid-19 secara Rinci

Nasional
Masyarakat yang Telanjur Mudik Diminta Isolasi Mandiri Selama 14 Hari

Masyarakat yang Telanjur Mudik Diminta Isolasi Mandiri Selama 14 Hari

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X