Libur Natal-Tahun Baru, Kemenhub Gelar "Ramp Check" dan Tambah Kapal

Kompas.com - 18/12/2017, 22:02 WIB
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ditemui di sela-sela acara Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional 2017 di Desa Karangasem, Kecamatan Ponjong, Gunungkidul, Sabtu (9/12/2017). Kompas.com/Markus YuwonoMenteri Perhubungan Budi Karya Sumadi ditemui di sela-sela acara Hari Menanam Pohon Indonesia dan Bulan Menanam Nasional 2017 di Desa Karangasem, Kecamatan Ponjong, Gunungkidul, Sabtu (9/12/2017).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Perhubungan mempersiapkan sejumlah langkah demi meningkatkan pelayanan di sektor transportasi menjelang libur panjang Natal 2017 dan Tahun Baru 2018.

Pertama, Kemenhub bakal menggelar ramp check (pemeriksaan kendaraan) terhadap moda transportasi darat dan udara.

"Sebab, kelaikan kendaraan menjadi salah satu fakta yang harus kami tangani dengan baik. Kami juga akan melakukan random check di hari-hari puncak libur," ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (18/12/2017).

Budi mengapresiasi jajaran Dinas Perhubungan di beberapa pemerintah daerah yang sudah lebih dulu menggelar ramp check terhadap moda transportasi di daerahnya.

(Baca juga: Libur Natal dan Tahun Baru, Jokowi Minta Menteri Awasi Stok Pangan hingga BBM)

Kemenhub telah berkoordinasi dengan Polri sebagai leading sector pengamanan libur Natal dan Tahun Baru dalam hal melaksanakan penegakan hukum terhadap moda transportasi yang tidak dilengkapi fasilitas keamanan standar.

Kedua, Kemenhub memberikan perhatian lebih pada moda transportasi laut di wilayah timur Indonesia. Sebab, peningkatan arus moda transportasi di wilayah timur Indonesia meningkat saat libur Natal dan Tahun Baru.

Salah satu bentuk perhatiannya adalah memberikan back up kapal angkut. Diharapkan, tidak ada peristiwa calon penumpang tidak terangkut atau telantar di pelabuhan gara-gara tidak ada kapal.

"Kami sudah kerahkan kapal perintis. Tapi kalau misalnya ada cuaca butuk dan sebagainya, kami sudah berkoordinasi dengan Panglima TNI untuk minta turut mengawasi dan apabila (kapal) kurang, kapal TNI AL kami harapkan bisa membantu," ujar Budi.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kasus Covid-19 Lewati 1 Juta, Satgas: Potensi Under-Reported Masih Ada

Kasus Covid-19 Lewati 1 Juta, Satgas: Potensi Under-Reported Masih Ada

Nasional
Harapan kepada Jenderal Listyo Sigit...

Harapan kepada Jenderal Listyo Sigit...

Nasional
UPDATE Covid-19: Kematian Tertinggi dan Instruksi Menkes kepada Rumah Sakit

UPDATE Covid-19: Kematian Tertinggi dan Instruksi Menkes kepada Rumah Sakit

Nasional
Panglima Mutasi 50 Pati, Letjen Ganip Warsito Jabat Kasum TNI

Panglima Mutasi 50 Pati, Letjen Ganip Warsito Jabat Kasum TNI

Nasional
'Ayo Semua Jangan Takut Divaksinasi...'

"Ayo Semua Jangan Takut Divaksinasi..."

Nasional
KPK Dalami Peran dan Arahan Juliari Batubara Terkait Pengadaan Bansos

KPK Dalami Peran dan Arahan Juliari Batubara Terkait Pengadaan Bansos

Nasional
Uang Suap dalam Kasus Edhy Prabowo Diduga Digunakan untuk Beli 'Wine'

Uang Suap dalam Kasus Edhy Prabowo Diduga Digunakan untuk Beli "Wine"

Nasional
KPK Ingatkan Saksi Kasus Edhy Prabowo Kooperatif dan Beri Keterangan Jujur

KPK Ingatkan Saksi Kasus Edhy Prabowo Kooperatif dan Beri Keterangan Jujur

Nasional
Satgas Covid-19: Ada 47 Kabupaten/Kota dengan Tingkat Keterpakaian Tempat Tidur RS di Atas 70 Persen

Satgas Covid-19: Ada 47 Kabupaten/Kota dengan Tingkat Keterpakaian Tempat Tidur RS di Atas 70 Persen

Nasional
Ancaman Mutasi Virus Corona, ILUNI UI Dukung Larangan WNA Masuk Indonesia

Ancaman Mutasi Virus Corona, ILUNI UI Dukung Larangan WNA Masuk Indonesia

Nasional
Panglima TNI Mutasi 50 Perwira Tinggi, Terbanyak dari Angkatan Darat

Panglima TNI Mutasi 50 Perwira Tinggi, Terbanyak dari Angkatan Darat

Nasional
Ngabalin Bantah Kecurigaan Natalius Pigai soal Rasialisme Buzzer Dikendalikan Kekuasaan

Ngabalin Bantah Kecurigaan Natalius Pigai soal Rasialisme Buzzer Dikendalikan Kekuasaan

Nasional
Daripada Denda Masyarakat yang Tak Patuh Pakai Masker, Epidemiolog Sarankan Ini untuk Pemerintah

Daripada Denda Masyarakat yang Tak Patuh Pakai Masker, Epidemiolog Sarankan Ini untuk Pemerintah

Nasional
Kemenkes Tegaskan Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Ditanggung Pemerintah

Kemenkes Tegaskan Biaya Perawatan Pasien Covid-19 Ditanggung Pemerintah

Nasional
Fokus Penanganan Pandemi, PERSI Minta Pemerintah Tunda Aturan Klasifikasi Rumah Sakit

Fokus Penanganan Pandemi, PERSI Minta Pemerintah Tunda Aturan Klasifikasi Rumah Sakit

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X