Jokowi Sempat Waswas Saat Dengar Kabar Golkar Memanas

Kompas.com - 18/12/2017, 21:48 WIB
Presiden Joko Widodo (tengah) bersama pimpinan DPP Partai Golkar membuka Munaslub Partai Golkar di JCC, Senayan, Jakarta, Senin (18/12/2017). KOMPAS.com/Nabilla TashandraPresiden Joko Widodo (tengah) bersama pimpinan DPP Partai Golkar membuka Munaslub Partai Golkar di JCC, Senayan, Jakarta, Senin (18/12/2017).
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo mengaku sempat waswas saat mendengar informasi seputar dinamika Partai Golkar pada November 2017.

Hal itu disampaikan Jokowi saat berpidato pada pembukaan Musyawarah Nasional Luar Biasa Partai Golkar di Jakarta Convention Center, Senin (18/12/2017) malam.

Internal Golkar sempat memanas setelah Setya Novanto, yang saat itu menjabat ketua umum Golkar, kembali ditetapkan sebagai tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

"Kabar-kabarnya, ini kabar entah benar entah tidak. Golkar sempat memanas, Golkar sempat menghangat," ujar Jokowi.

Baca juga: Golkar Kembali Tegaskan Dukungan untuk Jokowi di Pemilu 2019

Akan tetapi, kata Jokowi, akhirnya ia ikut lega karena kekhawatirannya tak terjadi. 

"Setelah saya dalami, saya cek, bagusnya ternyata hanya hangat-hangat kuku. Tidak sampai panas," kata Jokowi.

Menurut Jokowi, Golkar adalah partai besar yang memiliki kekuatan politik yang mengakar hingga ke desa-desa. 

Oleh karena itu, ia khawatir, jika Golkar pecah, dampaknya tidak hanya terasa di internal partai, tetapi bagi politik nasional.

Jokowi mengatakan, sebagai partai besar, Golkar harus tetap utuh dan solid demi kebaikan partai dan politik nasional.

Kompas TV Munaslub Golkar diminta cepat dilakukan.


Baca tentang
Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wapres Minta Ulama Teladani Pendiri NU, KH Abdul Wahab Chasbullah

Wapres Minta Ulama Teladani Pendiri NU, KH Abdul Wahab Chasbullah

Nasional
Moeldoko: Kinerja Menteri Meningkat Signifikan Setelah 'Dicambuk'

Moeldoko: Kinerja Menteri Meningkat Signifikan Setelah "Dicambuk"

Nasional
Wapres Ingatkan soal Potensi Penularan Covid-19 pada Fase Kenormalan Baru

Wapres Ingatkan soal Potensi Penularan Covid-19 pada Fase Kenormalan Baru

Nasional
Wapres Minta Ulama Berperan dalam Menanggulangi Dampak Pandemi Covid-19

Wapres Minta Ulama Berperan dalam Menanggulangi Dampak Pandemi Covid-19

Nasional
Realisasi Anggaran Kesehatan Masih Minim, Moeldoko Sebut Terhambat Administrasi

Realisasi Anggaran Kesehatan Masih Minim, Moeldoko Sebut Terhambat Administrasi

Nasional
Kejagung Periksa Lima Saksi Terkait Kasus Jiwasraya

Kejagung Periksa Lima Saksi Terkait Kasus Jiwasraya

Nasional
Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Bos Kaskus, Tersangka Jack Lapian Dicecar 40 Pertanyaan

Kasus Dugaan Pencemaran Nama Baik Bos Kaskus, Tersangka Jack Lapian Dicecar 40 Pertanyaan

Nasional
Kejagung Periksa 3 Saksi Terkait Kasus Dugaan Korupsi Impor Tekstil

Kejagung Periksa 3 Saksi Terkait Kasus Dugaan Korupsi Impor Tekstil

Nasional
121.638 WNI Kembali ke Tanah Air Selama Pandemi Covid-19

121.638 WNI Kembali ke Tanah Air Selama Pandemi Covid-19

Nasional
Gugus Tugas Sebut Positivity Rate Covid-19 di Indonesia Turun

Gugus Tugas Sebut Positivity Rate Covid-19 di Indonesia Turun

Nasional
Kemenristek Prediksi Vaksin Covid-19 Akan Tersedia pada Pertengahan 2021

Kemenristek Prediksi Vaksin Covid-19 Akan Tersedia pada Pertengahan 2021

Nasional
Try Sutrisno Dorong RUU PIP Jadi Undang-Undang

Try Sutrisno Dorong RUU PIP Jadi Undang-Undang

Nasional
Kasus Pencemaran Nama Baik Bos Kaskus, Tersangka Jack Lapian Penuhi Panggilan Pemeriksaan

Kasus Pencemaran Nama Baik Bos Kaskus, Tersangka Jack Lapian Penuhi Panggilan Pemeriksaan

Nasional
Pemerintah: Baru Separuh Kapasitas Rumah Sakit Dipakai untuk Pasien Covid-19

Pemerintah: Baru Separuh Kapasitas Rumah Sakit Dipakai untuk Pasien Covid-19

Nasional
Sudah Panggil Novel Baswedan, Komisi Kejaksaan Tunggu Pertimbangan Hakim

Sudah Panggil Novel Baswedan, Komisi Kejaksaan Tunggu Pertimbangan Hakim

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X