Polisi Jamin Keamanan Rumah yang Ditinggalkan Pengungsi Bencana Gunung Agung

Kompas.com - 11/12/2017, 15:59 WIB
Warga Bali menonton erupsi Gunung Agung terlihat dari Kubu, Karangasem, Bali, 26 November 2017. Gunung Agung terus menyemburkan asap dan abu vulkanik dengan ketinggian yang terus meningkat, mencapai ketinggian 3.000 meter dari puncak. Letusan juga disertai dentuman yang terdengar sampai radius 12 kilometer. AFP PHOTO / SONNY TUMBELAKAWarga Bali menonton erupsi Gunung Agung terlihat dari Kubu, Karangasem, Bali, 26 November 2017. Gunung Agung terus menyemburkan asap dan abu vulkanik dengan ketinggian yang terus meningkat, mencapai ketinggian 3.000 meter dari puncak. Letusan juga disertai dentuman yang terdengar sampai radius 12 kilometer.
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

DENPASAR, KOMPAS.com - Kepolisian meminta warga tidak khawatir meninggalkan rumahnya selama mengungsi akibat erupsi Gunung Agung.

Kapolres Karangasem AKBP I Wayan Gede Ardana mengatakan, kepolisian telah melakukan pengamanan khusus terhadap desa-desa yang ditinggalkan warganya ke pengungsian.

"Bapak-Ibu yang menjadi pengungsi tidak usah khawatir terhadap barang yang ditinggal di rumah karena petugas polisi sudah membentuk tiga tim untuk menjaga keamanan patroli di wilayah tersebut," ujar Wayan, saat ditemui di Polda Bali, Denpasar, Senin (11/12/2017).

Baca: Cara Polisi Yakinkan Warga Sekitar Gunung Agung agar Mau Mengungsi

Tiga tim tersebut dibagi dalam tiga zona. Zona pertama terletak di Kecamatan Manggis, Padang Bay, dan Kota Karangasem.

Zona dua meliputi Kecamatan Abang dan Kecamatan Kubu. Zona ketiga berada di kawasan Kecamatan Bebandeng, Kecamatan Rendang, Kecamatan Selat, dan Kecamatan Sitemen.

Kapolres Karangasem, AKBP I Wayan Gde Ardana saat ditemui di Mapolda Bali, Denpasar, Senin (11/12/2017).KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA Kapolres Karangasem, AKBP I Wayan Gde Ardana saat ditemui di Mapolda Bali, Denpasar, Senin (11/12/2017).
"Syukur sampai saat ini kesadaran masyarakat cukup tinggi serta kriminalitas dapat ditekankan," kata Wayan.

Baca juga: Mensos: Cadangan Beras Cukup untuk Pengungsi Bencana di Jawa dan Bali

Sejauh ini, Wayan memastikan tak ada tindak kriminalitas di sekitar desa-desa yang nyaris kosong itu.

Polri dibantu oleh pecalang dan beberapa warga setempat yang masih menghuni rumahnya untuk menjaga rumah warga lain. Ia mengatakan, tidak semua pemuda mengungsi dari tempat tersebut.

"Mereka sangat membantu, apabila menemukan warga asing warga tidak dikenal pasti langsung di-stop dahulu. (Ditanya) tujuannya ke mana, mau ngapain ke sini, sehingga sampai saat ini wilayah yang ditinggal mengungsi masih aman," kata Wayan.

Baca juga: Erupsi Gunung Agung, Ribuan Sepeda Motor Menyeberang ke Banyuwangi

Selain itu, Wayan juga menjamin keamanan hewan peliharaan dan ternak warga yang ditinggalkan di desa.

Polri bekerja sama dengan Kementerian Pertanian dan sejumlah instansi dan relawan untuk merawat dan memberi mereka makan selama ditinggal pemiliknya.

"Kita juga sudah ambil solusi dengan menyiapkan lokasi penampungan hewan ternak dan menyiapkan pangan," kata Wayan.

Kompas TV Gubernur Bali kembali menegaskan, wisata di Bali aman untuk dikunjungi.


Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang dari Proyek Fiktif di Waskita Karya

KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang dari Proyek Fiktif di Waskita Karya

Nasional
Polri: Kalau Demonstrasi Sudah Anarkis, Polisi akan Bertindak...

Polri: Kalau Demonstrasi Sudah Anarkis, Polisi akan Bertindak...

Nasional
Tindaklanjuti Putusan Bawaslu, KPU Tetapkan 3 Eks Koruptor jadi Calon Kepala Daerah

Tindaklanjuti Putusan Bawaslu, KPU Tetapkan 3 Eks Koruptor jadi Calon Kepala Daerah

Nasional
Pemda Diminta Tegakkan Protokol Kesehatan Selama Libur Panjang

Pemda Diminta Tegakkan Protokol Kesehatan Selama Libur Panjang

Nasional
Azwar Anas Beberkan Persiapan Protokol Kesehatan di Banyuwangi Jelang Liburan

Azwar Anas Beberkan Persiapan Protokol Kesehatan di Banyuwangi Jelang Liburan

Nasional
Bareskrim Tunda Pemeriksaan Petinggi KAMI Ahmad Yani

Bareskrim Tunda Pemeriksaan Petinggi KAMI Ahmad Yani

Nasional
Satgas Ingatkan Kepala Daerah agar Transparan soal Data Kasus Covid-19

Satgas Ingatkan Kepala Daerah agar Transparan soal Data Kasus Covid-19

Nasional
Singgung Rendahnya Indeks Pembangunan Pemuda, Menko PMK Ingatkan Kolaborasi Semua Pihak

Singgung Rendahnya Indeks Pembangunan Pemuda, Menko PMK Ingatkan Kolaborasi Semua Pihak

Nasional
Jelang Libur Panjang, Kemendagri Imbau Pemda Siapkan Protokol Kesehatan di Lokasi Wisata

Jelang Libur Panjang, Kemendagri Imbau Pemda Siapkan Protokol Kesehatan di Lokasi Wisata

Nasional
Kejagung: Kerugian Negara akibat Kasus Korupsi Impor Tekstil Sebesar Rp 1,6 Triliun

Kejagung: Kerugian Negara akibat Kasus Korupsi Impor Tekstil Sebesar Rp 1,6 Triliun

Nasional
Maulid Nabi, Kemenag Imbau Hindari Kegiatan yang Ciptakan Kerumunan

Maulid Nabi, Kemenag Imbau Hindari Kegiatan yang Ciptakan Kerumunan

Nasional
Walhi Kecam Pembangunan 'Jurassic Park Komodo', Tak Berbasis Keilmuan

Walhi Kecam Pembangunan "Jurassic Park Komodo", Tak Berbasis Keilmuan

Nasional
Kominfo Sorot Praktik Politik Uang dan Identitas pada Pilkada 2020

Kominfo Sorot Praktik Politik Uang dan Identitas pada Pilkada 2020

Nasional
Ulin Yusron Jadi Komisaris BUMN Dinilai sebagai Imbal Jasa Jokowi

Ulin Yusron Jadi Komisaris BUMN Dinilai sebagai Imbal Jasa Jokowi

Nasional
Survei Tunjukkan Kualitas Demokrasi Indonesia Menurun, Pemerintah Diminta Evaluasi

Survei Tunjukkan Kualitas Demokrasi Indonesia Menurun, Pemerintah Diminta Evaluasi

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X