Jaringan Kuat, FKPPI Diminta Jokowi Jaga Persatuan dan Bantu Rakyat Miskin

Kompas.com - 09/12/2017, 09:59 WIB
Presiden Joko Widodo menyampaikan pidato dalam Simposium Nasional Kebudayaan di Jakarta, Senin (20/11). Simposium yang digagas oleh FKPPI, YSNB dan PPAD tersebut mengangkat tema Pembangunan Karakter Bangsa Untuk Melestarikan dan Menyejahterakan NKRI berdasarkan Pancasila serta UUD 1945. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/foc/17. PUSPA PERWITASARIPresiden Joko Widodo menyampaikan pidato dalam Simposium Nasional Kebudayaan di Jakarta, Senin (20/11). Simposium yang digagas oleh FKPPI, YSNB dan PPAD tersebut mengangkat tema Pembangunan Karakter Bangsa Untuk Melestarikan dan Menyejahterakan NKRI berdasarkan Pancasila serta UUD 1945. ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari/foc/17.
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengakui, Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri Polri ( FKPPI) memiliki jaringan yang kuat di seluruh Indonesia.
Jokowi pun meminta FKPPI mengoptimalkan kekuatan jaringan tersebut untuk hal-hal yang positif bagi bangsa Indonesia.

"Jaringan FKPPI yang kuat di seluruh Indonesia harus dioptimalkan demi memperkokoh rasa persatuan, persaudaraan serta memperkokoh implementasi nilai-nilai Pancasila," ujar Jokowi dalam pidatonya di acara Apel Kebangsaan FKPPI 2017 di Lapangan Silang Monas, Jakarta, Sabtu (9/12/2017).

Diketahui, Presiden Jokowi menjadi inspektur apel kebangsaan itu. Adapun, komandan apel, yakni Bambang Soesatyo.

Baca juga : Jokowi Minta FKPPI Bantu Berantas Kabar Bohong

Jokowi juga meminta kekuatan jaringan FKPPI tersebut diarahkan untuk membantu rakyat Indonesia yang miskin, terutama rakyat miskin di pingiran supaya tak tertinggal dari masyarakat di daerah perkoraan.

"Jaringan FKPPI di seluruh pelosok Indonesia untuk dioptimalkan meningkatkan sumber daya manusia demi masyarakat. Untuk mempersiapkan masyarakat menghadapi kompetisi global, persaingan global yang semakin ketat," ujar Jokowi.

Baca juga : Apel Bela Negara dengan Jokowi, Anies-Sandi Bangga Berbaju Loreng

"Saya titip, darah juang mengalir di tubuh FKPPI. Kita harus mengarahkan seluruh pikiran dan tenaga kita untuk selalu menegakkan NKRI, memperkokoh Pancasila, untuk menjaga Bhinneka Tunggal Ika dan menjamin keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," lanjut dia.

Turut hadir dalam acara itu, Wakil Presiden ke-6 RI Try Sutrisno, Ketua Umum Partai Nasdem Surya Paloh, Ketua Umum FKPPI Pontjo Sutowo dan Gubernur serta Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga Uno.

Selain menyampaikan pidato, Presiden Jokowi yang mengenakan seragam FKPPI juga sempat melakukan inspeksi pasukan menggunakan kendaraan jenis jip.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

PDI-P Belum Pikirkan Kandidat Pengganti Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

PDI-P Belum Pikirkan Kandidat Pengganti Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah

Nasional
KPK: Kami Sangat Berduka atas Wafatnya Pak Artidjo Alkostar...

KPK: Kami Sangat Berduka atas Wafatnya Pak Artidjo Alkostar...

Nasional
Artidjo Alkostar Tutup Usia, Mahfud: Dia Menginspirasi Saya Jadi Aktivis...

Artidjo Alkostar Tutup Usia, Mahfud: Dia Menginspirasi Saya Jadi Aktivis...

Nasional
KPK Pastikan Punya Bukti Kuat Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Terima Suap dan Gratifikasi

KPK Pastikan Punya Bukti Kuat Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah Terima Suap dan Gratifikasi

Nasional
Anggota Dewan Pengawas KPK Artidjo Alkostar Meninggal karena Sakit

Anggota Dewan Pengawas KPK Artidjo Alkostar Meninggal karena Sakit

Nasional
Ini Alasan Polri Tolak Laporan soal Kerumunan Penyambutan Jokowi di NTT

Ini Alasan Polri Tolak Laporan soal Kerumunan Penyambutan Jokowi di NTT

Nasional
Mantan Hakim Agung Artidjo Alkostar Meninggal Dunia

Mantan Hakim Agung Artidjo Alkostar Meninggal Dunia

Nasional
Guru Besar UI: Situasi Pandemi Covid-19 Kesempatan Emas Paksa Pemerintah Kuatkan Political Will

Guru Besar UI: Situasi Pandemi Covid-19 Kesempatan Emas Paksa Pemerintah Kuatkan Political Will

Nasional
Nurdin Abdullah Tersangka, Hasto: Banyak yang Kaget, Sedih, karena Beliau Orang Baik

Nurdin Abdullah Tersangka, Hasto: Banyak yang Kaget, Sedih, karena Beliau Orang Baik

Nasional
Gubernur Nurdin Abdullah Tersangka KPK, PDI-P Siap Beri Advokasi

Gubernur Nurdin Abdullah Tersangka KPK, PDI-P Siap Beri Advokasi

Nasional
Baku Tembak di Intan Jaya, Papua, Satu Anggota KKB Tewas

Baku Tembak di Intan Jaya, Papua, Satu Anggota KKB Tewas

Nasional
Menkes Sebut Vaksin Pemerintah Ada 4: Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, dan Novavax

Menkes Sebut Vaksin Pemerintah Ada 4: Sinovac, AstraZeneca, Pfizer, dan Novavax

Nasional
Pengadilan Tinggi DKI Kuatkan Vonis terhadap Heru Hidayat di Kasus Jiwasraya

Pengadilan Tinggi DKI Kuatkan Vonis terhadap Heru Hidayat di Kasus Jiwasraya

Nasional
Sosiolog UI: Pendekatan Komunitas untuk Atasi Covid-19 Lebih Unggul Dibanding Program Pemerintah Selama Ini

Sosiolog UI: Pendekatan Komunitas untuk Atasi Covid-19 Lebih Unggul Dibanding Program Pemerintah Selama Ini

Nasional
Nurdin Abdullah Tersangka, KSP: Kami Kaget, Apalagi Beliau Dikenal Kreatif dan Inovatif

Nurdin Abdullah Tersangka, KSP: Kami Kaget, Apalagi Beliau Dikenal Kreatif dan Inovatif

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X