Kompas.com - 08/12/2017, 18:37 WIB
Penulis Ihsanuddin
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Jenderal Gatot Nurmantyo mengaku tidak punya pesan khusus untuk Marsekal Hadi Tjahjanto, penerusnya sebagai Panglima TNI.

Hal ini disampaikan Gatot usai pelantikan Hadi sebagai Panglima TNI oleh Presiden Joko Widodo, di Istana Negara, Jakarta, Jumat (8/12/2017) petang.

Gatot saat itu ditanya wartawan mengenai pesan yang ia berikan ke Hadi. Namun, Gatot menolak untuk memberikan pesan apa pun.

"Saya tidak memberi pesan apa-apa. Mengapa? Karena Pak Hadi sekarang adalah atasan saya," kata Gatot.

(Baca juga: Jadi Panglima Terpilih, Hadi Tjahjanto Pastikan Netralitas TNI)

Dalam wawancara itu, Hadi turut berada di sebelah Gatot untuk menjawab pertanyaan media secara bersama-sama.

Gatot menegaskan, dengan diumumkannya Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 83 TNI Tahun 2017 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Panglima TNI, maka Hadi sudah secara resmi baik de facto dan de jure menjadi Panglima TNI untuk menggantikan dirinya.

"Maka tidak etis saya memberikan nasehat ke Pak Hadi. Karena saya adalah sekarang perwira Pati Mabes TNI," ucap Gatot.

(Baca juga: Jalan Mulus Hadi Tjahjanto Menjadi Panglima Terpilih)

Saat ditanya apa program khusus Gatot yang harus dilanjutkan oleh Hadi, ia juga menjawab tidak ada. Sebab, selama ini berbagai program kegiatan Markas Besar TNI juga dibuat secara bersama-sama dengan Kepala Staf Angkatan.

Sebelum dilantik sebagai Panglima TNI, Hadi merupakan Kepala Staf Angkatan Udara.

"Dan program itu sudah berjalan, setiap tahun ada, setiap lima tahun ada. Sehingga, tidak ada program-program khusus hanya berdasarkan prioritas sesuai dengan kondisi situasi tahun tersebut," ucap Gatot

"Selama ini saya dan Pak Hadi kan bersama-sama terus. Markasnya tinggal jalan kaki saja, jadi tidak ada masalah lagi," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.