Prihatin Kondisi Golkar, Titiek Soeharto Ingin Maju Calon Ketua Umum - Kompas.com

Prihatin Kondisi Golkar, Titiek Soeharto Ingin Maju Calon Ketua Umum

Kompas.com - 05/12/2017, 20:37 WIB
Titiek SoehartoKompas.com / Dani Prabowo Titiek Soeharto

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar, Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto, berencana maju sebagai salah satu kandidat calon Ketua Umum DPP Partai Golkar jika musyawarah nasional luar biasa (Munaslub) digelar.

Putri Presiden Kedua RI Soeharto tersebut mengaku prihatin dengan kondisi partai saat ini.

"Kami sangat prihatin, saya, keluarga Pak Harto, bersama saudara-saudara saya. Kami sangat prihatin apa yang terjadi di Golkar saat ini dengan kondisi yang kayaknya sudah di bawah sekali," ujar Titiek di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/12/2017).

"Jadi saya tergerak untuk mungkin bisa membawa Golkar lebih baik lagi," kata dia.

Meski Koordinator Bidang Ekonomi DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto sempat mengklaim mendapat dukungan 31 DPD tingkat provinsi untuk maju, namun hal itu tak membuat niat Titiek surut.

Menurut dia, segala sesuatu masih mungkin terjadi pada menit-menit terakhir. Pada momentum Munaslub Partai Golkar, ia juga berharap mendapatkan waktu dan kesempatan untuk berbicara dengan DPD I dan DPD II.

(Baca juga: Munaslub Golkar, Jangan Ada "Putra Mahkota" dan Berakhir Aklamasi)

Ia mengaku khawatir jika Partai Golkar ke depannya dipimpin oleh figur yang tidak tepat maka elektabilitasnya semakin menurun.

"Namanya juga usaha ya. Insya Allah niat saya baik. Saya percaya orang yang niatnya baik Allah akan diberikan jalan," kata anggota Komisi IV DPR itu.

Wacana munaslub menguat setelah Ketua Umum Golkar Setya Novanto ditahan Komisi Pemberantasan Korupsi. Novanto ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaan korupsi proyek E-KTP.

Airlangga Hartarto disebut sebagai figur yang berpotensi menempati posisi tersebut. Bahkan sejumlah pihak menilai Airlangga bisa terpilih secara aklamasi.

Nama lain yang dipertimbangkan untuk menjadi ketua umum adalah Pelaksana Tugas Ketua Umum DPP Partai Golkar Idrus Marham.

(Baca juga: Jika Mayoritas DPD Menghendaki, Tak Ada Alasan DPP Golkar Tunda Munaslub )

Kompas TV Kosgoro 1957 menambah banyak dukungan untuk Airlangga Hartarto di Munaslub Golkar.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorBayu Galih
Komentar

Terkini Lainnya

Pemkot Bekasi Pastikan Sudah Penuhi Syarat Pencairan Uang Bau Warga Bantargebang

Pemkot Bekasi Pastikan Sudah Penuhi Syarat Pencairan Uang Bau Warga Bantargebang

Megapolitan
Produk OK OCE Akan Dipasarkan di Jakarta Fair 2018

Produk OK OCE Akan Dipasarkan di Jakarta Fair 2018

Megapolitan
Jadi Korban Investasi Bodong, 30 Wanita di Prabumulih Lapor Polisi

Jadi Korban Investasi Bodong, 30 Wanita di Prabumulih Lapor Polisi

Regional
Kunci Keberhasilan? Tekad

Kunci Keberhasilan? Tekad

Edukasi
Peringati 20 Tahun Reformasi, 5 Mahasiswa Terobos DPR dan Bentangkan Spanduk

Peringati 20 Tahun Reformasi, 5 Mahasiswa Terobos DPR dan Bentangkan Spanduk

Nasional
Charta Politika: Anies Baswedan dan Gatot Nurmantyo Paling Pantas Jadi Cawapres Prabowo

Charta Politika: Anies Baswedan dan Gatot Nurmantyo Paling Pantas Jadi Cawapres Prabowo

Nasional
Menlu AS: Kami Bakal Beri Sanksi Terhebat dalam Sejarah kepada Iran

Menlu AS: Kami Bakal Beri Sanksi Terhebat dalam Sejarah kepada Iran

Internasional
Takut Multitafsir, Surat Edaran Disdik tentang Kartu Imunisasi Anak Diganti

Takut Multitafsir, Surat Edaran Disdik tentang Kartu Imunisasi Anak Diganti

Megapolitan
Sering Dipukuli Orangtuanya, Bocah Ini Ketakutan jika Melihat Emak-emak

Sering Dipukuli Orangtuanya, Bocah Ini Ketakutan jika Melihat Emak-emak

Regional
Idrus Marham Enggan Komentar soal Aliran Dana Korupsi di Bakamla

Idrus Marham Enggan Komentar soal Aliran Dana Korupsi di Bakamla

Nasional
Pemprov DKI Buka Dapur Umum Bila Banjir Tinggi di Kebon Pala

Pemprov DKI Buka Dapur Umum Bila Banjir Tinggi di Kebon Pala

Megapolitan
Gubernur DKI Pastikan Shalat Tarawih di Monas Batal dan Dipindah ke Masjid Istiqlal

Gubernur DKI Pastikan Shalat Tarawih di Monas Batal dan Dipindah ke Masjid Istiqlal

Megapolitan
Ramadhan, BI Kediri Ingatkan Warga Utamakan Ibadah daripada Belanja

Ramadhan, BI Kediri Ingatkan Warga Utamakan Ibadah daripada Belanja

Regional
'Biasanya Buka Puasa Gratis Hanya Dapat Makanan Takjil, di Sini Menunya Lengkap...'

"Biasanya Buka Puasa Gratis Hanya Dapat Makanan Takjil, di Sini Menunya Lengkap..."

Megapolitan
Novel Baswedan Kembali ke Singapura, Jalani Perawatan Lanjutan

Novel Baswedan Kembali ke Singapura, Jalani Perawatan Lanjutan

Nasional

Close Ads X