Kapolri Sebut Polair Selamatkan Rp 90 Miliar Uang Negara dari "Illegal Fishing"

Kompas.com - 05/12/2017, 12:31 WIB
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di Mako Kepolisian Air dan Udara Polri, Tangerang Selatan, Selasa (5/12/2017). KOMPAS.com/AMBARANIE NADIAKapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di Mako Kepolisian Air dan Udara Polri, Tangerang Selatan, Selasa (5/12/2017).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

TANGERANG SELATAN, KOMPAS.com - Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian mengapresiasi kinerja Kepolisian Air (Polair) dalam menindak kasus di wilayah perairan selama 2017.

Setidaknya, ada 812 kasus, termasuk illegal fishing yang ditindak Polair.

"Dari kasus ini, menyelamatkan kerugian negara kurang lebih hampir Rp 90 miliar," ujar Tito di Markas Korps Direktorat Polisi Udara Baharkam Polri, Pamulang, Tangerang Selatan, Selasa (5/12/2017).

Tito mengatakan, Polair juga melakukan penindakan terhadap pemancingan dengan menggunakan bahan peledak.

Pemerintah memberikan perhatian serius dalam penindakan terhadap penggunaan bom ikan.

Baca: Menteri Susi: Sejak 2014, 363 Kapal "Illegal Fishing" Ditenggelamkan

Penggunaan bom ikan menyebabkan rusaknya terumbu karang dan ekosistem laut. Polair juga menjalankan program pencegahan pencurian kapal.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Program ini mendapat apresiasi dari berbagai pihak di luar negeri, karena Polairud telah peduli soal pengamanan kapal asing di perairan Imdonesia yang masuk ke Selat Malaka, dan perairan perbatasan, Natuna," kata Tito.

Saat ini, kekuatan armada patroli Polair berjumlah 1.016 unit alat angkut. Sementara itu, untuk Kepolisian Udara, unit yang tersedia sebanyak 58 yang terdiri dari 10 pesawat terbang fan 48 helikopter.

"Saya berharap bahwa Polairud tetap eksis dan lebih mampu memberikan kontribusi lebih baik kepada masyarakat dalam pelakdanaan tugas polri menjaga kamtibmas negara ini," kata Tito.

Kompas TV Terlibat Pencurian Ikan, 239 Nelayan Vietnam Dipulangkan


Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sebaran 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 24 Oktober 2021

Sebaran 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia pada 24 Oktober 2021

Nasional
UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 32,61 Persen

UPDATE: Cakupan Vaksinasi Covid-19 Dosis Kedua Capai 32,61 Persen

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Sebaran 623 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI

UPDATE 24 Oktober: Sebaran 623 Kasus Baru Covid-19, Tertinggi di DKI

Nasional
UPDATE 24 Oktober: 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 24 Oktober: 14.360 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
UPDATE: 214.745 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,12 Persen

UPDATE: 214.745 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,12 Persen

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 5.104

UPDATE 24 Oktober: Kasus Suspek Covid-19 Tercatat 5.104

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.082.454, Tambah 1.037

UPDATE 24 Oktober: Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.082.454, Tambah 1.037

Nasional
UPDATE 24 Oktober: Tambah 29, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Capai 143.205 Orang

UPDATE 24 Oktober: Tambah 29, Pasien Covid-19 Meninggal Dunia Capai 143.205 Orang

Nasional
Hadiri TB Summit 2021, Dompet Dhuafa Dukung Percepatan Pengurangan Kasus TBC di Indonesia

Hadiri TB Summit 2021, Dompet Dhuafa Dukung Percepatan Pengurangan Kasus TBC di Indonesia

Nasional
UPDATE: Bertambah 623, Kini Ada 4.240.019 Kasus Covid-19 di Indonesia

UPDATE: Bertambah 623, Kini Ada 4.240.019 Kasus Covid-19 di Indonesia

Nasional
Usulan Pemerintah Soal Pemilu 15 Mei 2024 Dikhawatirkan Ganggu Tahapan Pilkada

Usulan Pemerintah Soal Pemilu 15 Mei 2024 Dikhawatirkan Ganggu Tahapan Pilkada

Nasional
Mendorong Sinergi Parekraf dan UMKM

Mendorong Sinergi Parekraf dan UMKM

Nasional
Pemerintah dan DPR Diminta Tak Intervensi KPU Tentukan Jadwal Pencoblosan Pemilu

Pemerintah dan DPR Diminta Tak Intervensi KPU Tentukan Jadwal Pencoblosan Pemilu

Nasional
Tanggapan Muhammadiyah soal Menag Sebut Kemenag Hadiah untuk NU

Tanggapan Muhammadiyah soal Menag Sebut Kemenag Hadiah untuk NU

Nasional
Perludem Tegaskan KPU Berwenang Tetapkan Jadwal Pemilu, Ini 3 Aturannya

Perludem Tegaskan KPU Berwenang Tetapkan Jadwal Pemilu, Ini 3 Aturannya

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.