Kompas.com - 04/12/2017, 15:41 WIB
Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi Saptopribowo di Istana, Jakarta, Senin (4/12/2017). KOMPAS.com/IHSANUDDINStaf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi Saptopribowo di Istana, Jakarta, Senin (4/12/2017).
Penulis Ihsanuddin
|
EditorDiamanty Meiliana

JAKARTA, KOMPAS.com - Reshuffle atau perombakan kabinet masih bisa terjadi di sisa sekitar dua tahun pemerintahan Joko-Widodo Jusuf Kalla.

Staf Khusus Presiden bidang Komunikasi Johan Budi mengatakan, Presiden Joko Widodo tidak mempertimbangkan usia pemerintahan sebagai dasar keputusan untuk melakukan reshuffle.

"Presiden itu, kalau melihat dari pengalaman, tidak melihat apakah masa kerja kabinet ini tinggal dua tahun atau tiga tahun. Tidak memberatkan itu untuk Reshuffle," kata Johan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (4/11/2017).

Hal ini disampaikan Johan menanggapi kemungkinan adanya dua menteri Jokowi yang akan meninggalkan jabatannya dalam waktu dekat.

(Baca juga : Jokowi Yakin Marsekal Hadi Tjahjanto Mampu Bawa TNI Jadi Profesional)

 

Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa akan mencalonkan diri dalam pemilihan gubernur Jawa Timur 2018. Sementara, Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto akan mencalonkan diri sebagai Ketua Umum Partai Golkar.

Sejauh ini, belum ada pernyataan akan mundur dari kabinet baik dari Khofifah atau pun Airlangga. Johan tidak mengetahui apakah Presiden Joko Widodo mengharuskan keduanya mundur atau tidak.

Namun, jika keduanya mundur, maka otomatis harus ada perubahan dalam struktur kabinet kerja.

Johan pun menegaskan bahwa reshuffle adalah hak prerogatif Presiden. Dilakukannya reshuffle atau tidak akan tergantung pada hasil evaluasi Jokowi terhadap para menterinya.

"Untuk mengganti atau tak mengganti, Presiden itu selalu mendasarkan pada evaluasi yang dilakukan, tidak pada satu waktu secara keseluruhan," ucap Johan.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Amnesty: Vonis Hukuman Mati di Dunia Turun pada 2020 karena Pandemi

Amnesty: Vonis Hukuman Mati di Dunia Turun pada 2020 karena Pandemi

Nasional
BREAKING NEWS: Kapal Selam TNI AL Dikabarkan Hilang Kontak

BREAKING NEWS: Kapal Selam TNI AL Dikabarkan Hilang Kontak

Nasional
Peringatan Hari Kartini, Menteri PPPA Ajak Perempuan di Tanah Air Teruskan Perjuangan dan Semangat Kartini

Peringatan Hari Kartini, Menteri PPPA Ajak Perempuan di Tanah Air Teruskan Perjuangan dan Semangat Kartini

Nasional
Pemerintah Siapkan Program Bimbingan Perkawinan Daring

Pemerintah Siapkan Program Bimbingan Perkawinan Daring

Nasional
Jokowi Berharap Industri Kaca di Batang Pacu Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Jokowi Berharap Industri Kaca di Batang Pacu Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Nasional
Hari Kartini, Pimpinan DPR Soroti Keterwakilan Perempuan dalam Politik

Hari Kartini, Pimpinan DPR Soroti Keterwakilan Perempuan dalam Politik

Nasional
Sidang Juliari, Jaksa Ungkap Penggunaan Uang Korupsi Bansos: Bayar Artis Cita Citata, Swab Test hingga Sapi Kurban

Sidang Juliari, Jaksa Ungkap Penggunaan Uang Korupsi Bansos: Bayar Artis Cita Citata, Swab Test hingga Sapi Kurban

Nasional
Ungkap Alasan Pulang dari RS Ummi, Rizieq: Saya Beban, Tidak Mau Bikin Susah

Ungkap Alasan Pulang dari RS Ummi, Rizieq: Saya Beban, Tidak Mau Bikin Susah

Nasional
Sidang Kasus Tes Swab Rizieq Shihab Dilanjutkan Rabu Pekan Depan

Sidang Kasus Tes Swab Rizieq Shihab Dilanjutkan Rabu Pekan Depan

Nasional
Industri Kaca Segera Dibangun di Batang, Jokowi: yang Terbesar di Asia Tenggara

Industri Kaca Segera Dibangun di Batang, Jokowi: yang Terbesar di Asia Tenggara

Nasional
LPSK Minta Publik Tak Takut Bersaksi dalam Kasus Pengeroyokan Prajurit TNI-Polri

LPSK Minta Publik Tak Takut Bersaksi dalam Kasus Pengeroyokan Prajurit TNI-Polri

Nasional
Sidang MK, Pemohon Nilai Pembuatan UU Cipta Kerja Langgar Prosedur

Sidang MK, Pemohon Nilai Pembuatan UU Cipta Kerja Langgar Prosedur

Nasional
Nadiem: KH Hasyim Asy’ari adalah Kiai, Guru, dan Panutan dalam Sejarah Pendidikan Indonesia

Nadiem: KH Hasyim Asy’ari adalah Kiai, Guru, dan Panutan dalam Sejarah Pendidikan Indonesia

Nasional
Wapres Ma'ruf Amin Jadi Ketua Pengarah Panitia Pencalonan RI Tuan Rumah Olimpiade 2032

Wapres Ma'ruf Amin Jadi Ketua Pengarah Panitia Pencalonan RI Tuan Rumah Olimpiade 2032

Nasional
AHY Dijadwalkan Bertemu Presiden PKS di Kantor Demokrat Besok

AHY Dijadwalkan Bertemu Presiden PKS di Kantor Demokrat Besok

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X