Kompas.com - 28/11/2017, 17:15 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla ketika memberikan keterangan pers kepada awak media, di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (22/11/2017). Biro Pers Wakil Presiden RI Wakil Presiden Jusuf Kalla ketika memberikan keterangan pers kepada awak media, di kantor Wakil Presiden, Jakarta, Rabu (22/11/2017).
Penulis Yoga Sukmana
|
EditorDiamanty Meiliana

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla belum mengetahui ada surat dari Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa terkait keputusannya maju dalam Pilgub Jawa Timur 2018 mendatang.

“Karena surat itu ditunjukkan kepada Presiden tetapi tentunya Presiden tidak bisa melarang orang untuk ikut Pilkada,” ujarnya di Kantor Wakil Presiden, Jakarta, Selasa (28/11/2017).

Wapres mengatakan, istana pasti akan segera mengambil langkah untuk menyikapi surat dari Khofifah tersebut. Sebab calon gubernur pasti akan disibukan oleh berbagai macam agenda.

Sementara itu kata Wapres, tugas sebagai Menteri Sosial juga sangat penting karena harus berurusan langsung dengan masyarakat. Misalnya Program Keluarga Harapan (PKH), Bantuan Pangan Non Tunai, hingga Program Kesejahteraan Sosial Anak.

(Baca juga : Jika Khofifah Mundur, Ini Kriteria Ideal Penggantinya sebagai Mensos )

Kalla mengaku, komunikasi terakhir dengan Presiden belum membahas terkait nasib Mensos. Sebab saat itu, Khofifah belum mastikan diri maju di Pilgub Jatim.

“Tetapi ini kan sudah diumumkan, sudah dapat partai, jadi pasti ada langkah-langkah itu. Ini demi Ibu Khofifah sendiri juga supaya intensif waktunya,” kata Wapres.

Meski belum memutuskan apakah akan mengganti Khofifah atau tidak, Wapres sudah bicara kriteria pengganti Mensos di Kabinet Kerja.

“Saya kira bukan soal dari mananya (NU atau bukan), tetapi sanggup apa tidak dia melanjutkan usaha Ibu Khofifah. Ibu khofifah kan termasuk menteri yang cukup baik,” kata Kalla.

Sebelumnya, Khofifah Indar Parawansa resmi menggandeng Emil Elistyanto Dardak pada Pilkada Jatim 2018. Saat ini dua partai besar, Demokrat dan Golkar, dipastikan akan mendukung langkah Khofifah tersebut.

Kompas TV Khofifah dipastikan akan maju di Pilkada Jawa Timur 2018.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ketua DPP Golkar Bantah Isu Anies Baswedan Merapat untuk 2024

Ketua DPP Golkar Bantah Isu Anies Baswedan Merapat untuk 2024

Nasional
Tak Jadi Pangkostrad, Agus Subiyanto dan Nyoman Cantiasa Tetap Dapat Jabatan Letjen

Tak Jadi Pangkostrad, Agus Subiyanto dan Nyoman Cantiasa Tetap Dapat Jabatan Letjen

Nasional
Kemenag: Total 4.674 Jemaah Berangkat Umrah Sejak Januari

Kemenag: Total 4.674 Jemaah Berangkat Umrah Sejak Januari

Nasional
Tak Hanya Pasien Lansia dan Komorbid, Risiko Fatalitas Varian Omicron Juga Mengancam Anak-anak

Tak Hanya Pasien Lansia dan Komorbid, Risiko Fatalitas Varian Omicron Juga Mengancam Anak-anak

Nasional
UPDATE 23 Januari: 251.907 Spesimen Diperiksa, Positivity Rate PCR 9,22 Persen

UPDATE 23 Januari: 251.907 Spesimen Diperiksa, Positivity Rate PCR 9,22 Persen

Nasional
Golkar Janji Tak Akan Usung Capres Selain Airlangga di Pilpres 2024

Golkar Janji Tak Akan Usung Capres Selain Airlangga di Pilpres 2024

Nasional
Cerita Pramono Anung tentang Megawati: Pernah Akan Pecat Kader yang Mau Interupsi Pidato SBY

Cerita Pramono Anung tentang Megawati: Pernah Akan Pecat Kader yang Mau Interupsi Pidato SBY

Nasional
Golkar Akan Kerahkan Organisasi Sayap untuk Promosikan Airlangga

Golkar Akan Kerahkan Organisasi Sayap untuk Promosikan Airlangga

Nasional
UPDATE 23 Januari: 18.891 Pasien Covid-19 di Indonesia Masih Jalani Isolasi

UPDATE 23 Januari: 18.891 Pasien Covid-19 di Indonesia Masih Jalani Isolasi

Nasional
Saling Sindir Anies-Giring, Pengamat: Politik Itu soal Perkelahian, Menegasi dan Membantah

Saling Sindir Anies-Giring, Pengamat: Politik Itu soal Perkelahian, Menegasi dan Membantah

Nasional
Guntur Soekarnoputra Ungkap Masa Kecil Megawati: Jago Main Bola

Guntur Soekarnoputra Ungkap Masa Kecil Megawati: Jago Main Bola

Nasional
UPDATE 23 Januari: 2.925 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 27 Provinsi

UPDATE 23 Januari: 2.925 Kasus Baru Covid-19 Tersebar di 27 Provinsi

Nasional
UPDATE 23 Januari: 124.080.794 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

UPDATE 23 Januari: 124.080.794 Orang Sudah Divaksinasi Covid-19 Dosis Kedua

Nasional
UPDATE 23 Januari: Bertambah 14, Kasus Kematian Covid-19 Jadi 144.220 Jiwa

UPDATE 23 Januari: Bertambah 14, Kasus Kematian Covid-19 Jadi 144.220 Jiwa

Nasional
UPDATE 23 Januari: Bertambah 712, Jumlah Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.123.267

UPDATE 23 Januari: Bertambah 712, Jumlah Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.123.267

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.