Ketua Golkar Jakarta Nilai Airlangga Hartarto Wakili Selera Milenial

Kompas.com - 27/11/2017, 13:36 WIB
Ketua DPD DKI Jakarta Partai Golkar, Fayakhun Andriadi di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (10/3/2017). KOMPAS.com/Nabilla TashandraKetua DPD DKI Jakarta Partai Golkar, Fayakhun Andriadi di Kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Jumat (10/3/2017).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) I Partai Golkar DKI Jakarta Fayakhun Andriadi menyatakan, Golkar harus mampu berbenah menghadapi tantangan zaman.

Karena itu, jika nantinya digelar musyawarah nasional luar biasa (munaslub) untuk memilih ketua umum baru, Koordinator Bidang Perekonomian Golkar sekaligus Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto dinilai Fayakhun sosok yang tepat untuk memimpin partai.

"Alasan pertama, Airlangga sosok yang sangat familiar dengan dunia teknologi informasi," ujar Fayakhun melalui pesan singkat, Senin (27/11/2017).

"Dia tak hanya mengerti, tapi adalah pengusaha yang memanfaatkan kecanggihan digital baik dalam bisnis, organisasi, maupun dalam mengemban tugas-tugas negara," kata dia.

(Baca juga: Dedi Mulyadi: Airlangga Bisa Jadi Ketum Baru Golkar karena Didukung Presiden)

Ia juga menilai sosok Airlangga mewakili selera milenial. Karakter kepemimpinan yang dimaksudnya adalah bersahabat dan tak berjarak.

"Airlangga jauh dari kesan nge-bossy, sesuatu yang tidak disukai generasi milineal," ucap Fayakhun.

Fayakhun juga menganggap Airlangga sosok yang mudah bergaul dan berkomunikasi. Hal itu dinilainya cocok dengan era milinel yang transparan dan dialogis.

Karena itu, ketua umum harus siap berdialog secara cerdas kapan pun, di mana pun, dan dalam kondisi apa pun.

(Baca juga: Nusron Sebut Airlangga Hartarto dan Idrus Marham Calon Ketum Golkar)

Ia menuturkan, Airlangga juga layak memimpin Partai Golkar yang memiliki semua persyaratan ideal menjadi partai pemenang dengan segala sumber dayanya.

Infrastuktur Golkar, menurut dia, paling lengkap karena merata di semua daerah. Selain itu, sumber dana kader Partai Golkar juga cenderung lebih baik dibandingkan partai lain.

"Tapi semua keunggulan ini bisa menguap tak bermakna jika Golkar dipimpin oleh sosok yang tidak memiliki visi dan kedekatan dengan selera milenial" ucap Fayakhun.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pendistribusian Bansos di Papua dan Papua Barat Dilakukan Melalui Himbara dan PT Pos

Pendistribusian Bansos di Papua dan Papua Barat Dilakukan Melalui Himbara dan PT Pos

Nasional
Setahun Usia Pemerintahan, Jokowi Dinilai Semakin Berjarak dengan Masyarakat

Setahun Usia Pemerintahan, Jokowi Dinilai Semakin Berjarak dengan Masyarakat

Nasional
Menhub: Penumpang Kereta dan Pesawat Tetap Harus Lampirkan Hasil Tes Covid-19

Menhub: Penumpang Kereta dan Pesawat Tetap Harus Lampirkan Hasil Tes Covid-19

Nasional
Satgas Covid-19: Jangan ke Tempat Wisata yang Tak Patuhi Protokol Kesehatan

Satgas Covid-19: Jangan ke Tempat Wisata yang Tak Patuhi Protokol Kesehatan

Nasional
Jokowi Belum Tanda Tangani UU Cipta Kerja, Moeldoko: Tinggal Tunggu Waktu

Jokowi Belum Tanda Tangani UU Cipta Kerja, Moeldoko: Tinggal Tunggu Waktu

Nasional
Perkuat Ketahanan Sosial KPM Selama Pandemi, Kemensos Kembali Salurkan BSB

Perkuat Ketahanan Sosial KPM Selama Pandemi, Kemensos Kembali Salurkan BSB

Nasional
Komnas HAM: Perlindungan Masyarakat Adat atas Konflik Agraria Dipinggirkan Pemerintah

Komnas HAM: Perlindungan Masyarakat Adat atas Konflik Agraria Dipinggirkan Pemerintah

Nasional
Sterilisasi, DPR Berlakukan WFH Dua Hari

Sterilisasi, DPR Berlakukan WFH Dua Hari

Nasional
Ketua Satgas Akui Pemerintah Lengah Awasi Libur Panjang pada Agustus

Ketua Satgas Akui Pemerintah Lengah Awasi Libur Panjang pada Agustus

Nasional
Komnas HAM: 12 Kasus Pelanggaran HAM Berat Belum Diselesaikan Pemerintah

Komnas HAM: 12 Kasus Pelanggaran HAM Berat Belum Diselesaikan Pemerintah

Nasional
6.375 Akun Medsos Didaftarkan untuk Kampanye Pilkada, Facebook Paling Banyak

6.375 Akun Medsos Didaftarkan untuk Kampanye Pilkada, Facebook Paling Banyak

Nasional
Ketua Komisi X Apresiasi Politik Anggaran Nadiem Makarim

Ketua Komisi X Apresiasi Politik Anggaran Nadiem Makarim

Nasional
Mahfud: Keliru Rakyat Minta TNI-Polri Ditarik dari Papua, yang Minta Itu KKB

Mahfud: Keliru Rakyat Minta TNI-Polri Ditarik dari Papua, yang Minta Itu KKB

Nasional
Resmikan Pameran UMKM Virtual, Gubernur Babel Minta Pelaku Usaha Terbiasa dengan Market Place

Resmikan Pameran UMKM Virtual, Gubernur Babel Minta Pelaku Usaha Terbiasa dengan Market Place

Nasional
Kampanye Daring Hanya Dilakukan 23 Persen Paslon Pilkada, KPU Akan Evaluasi Efektivitasnya

Kampanye Daring Hanya Dilakukan 23 Persen Paslon Pilkada, KPU Akan Evaluasi Efektivitasnya

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X