Kompas.com - 25/11/2017, 22:43 WIB
Politisi Partai Golkar Nusron Wahid saat ditemui wartawan seusai rapat internal tim pemenangan Ahok-Djarot di Hotel Novotel, Jakarta Barat, Kamis (9/3/2017). KOMPAS.com/KURNIA SARI AZIZAPolitisi Partai Golkar Nusron Wahid saat ditemui wartawan seusai rapat internal tim pemenangan Ahok-Djarot di Hotel Novotel, Jakarta Barat, Kamis (9/3/2017).
|
EditorDian Maharani

JAKARTA, KOMPAS.com - Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu I Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Golkar Nusron Wahid mengatakan saat ini ada dua nama yang beredar di bursa calon Ketua Umum Golkar pengganti Setya Novanto.

Mereka adalah Koordinator Bidang Perekonomian DPP Golkar Airlangga Hartarto dan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua Umum Golkar Idrus Marham.

Namun, kata Nusron, meski suasana musyawarah nasional luar biasa (munaslub) untuk memilih ketua umum baru sudah terasa, Golkar tetap mengedepankan semangat persatuan.

"Jujur saja di lapangan karena kalau ada munas biasanya ada pemilihan kan ada luka. Luka biasanya hilang recovery butuh waktu enam bulan sampai satu tahun. Supaya tidak ada luka, kami ingin semangat siapa pun yang menang adalah suara musyawarah untuk mufakat," kata Nusron di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (25/11/2017).

Baca juga : Usai DPP Bertemu DPD I, Nusron Wahid Sebut Golkar Bakal Gelar Munaslub

Terlebih, Januari 2018 sudah dimulai pendaftaran pilkada serentak ke Komisi Pemilihan Umum dan dimulai pula tahapan pemilu legislatif dan presiden.

Karena itu, Nusron mengatakan, Golkar harus solid meski tengah menghadapi suasana pemilihan ketua umum baru.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

"Jadi nanti mengedepankan musyawarah mufakat," lanjut Nusron.

Sebelumnya, DPP Golkar menggelar rapat bersama seluruh DPD provinsi yang mayoritas di antaranya menginginkan munaslub untuk mengganti Novanto

Rapat tersebut akhirnya menampung usulan DPD tersebut dengan mengikuti mekanisme partai.

Baca juga : Menurut Wasekjen Golkar, Ini Dua Alasan Munaslub Harus Dipercepat

Kompas TV Pengurus DPP partai Golkar mengumpulkan DPD tingkat satu se-Indonesia untuk membahas desakan munas luar biasa.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.