Saat Jokowi Resmikan Bandara Silangit dengan Bahasa Batak Toba...

Kompas.com - 24/11/2017, 16:30 WIB
Presiden Joko Widodo saat meresmikan Bandara Internasional Silangit, Sumateta Utara, Jumat (24/11/2017). Biro Pers, Media dan Informasi Sekretariat PresidenPresiden Joko Widodo saat meresmikan Bandara Internasional Silangit, Sumateta Utara, Jumat (24/11/2017).
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Joko Widodo menggunakan bahasa Batak Toba saat meresmikan beroperasinya Bandara Internasional Silangit, Sumatera Utara, Jumat (24/11/2017).

"Bukka ma pittu, bukka ma harbangan. Ai nunga rade labuan ni hopal habang internasional," ujar Presiden yang disambut meriah masyarakat yang hadir.

Dikutip dari siaran pers resmi Istana, kalimat itu memiliki arti "siapkan diri untuk berubah karena sudah tersedia lapangan terbang internasional".

Baca juga : Arti Bahasa Batak yang Diucapkan Jokowi Saat Resmikan Bandara Silangit  

Kalimat Batak Toba itu sekaligus menjadi simbolisasi peresmian bandara tersebut. Cara peresmian ini berbeda dari acara peresmian sebelumnya, yakni Presiden memukul gong atau menekan tombol.

Tak hanya menyampaikan pidato peresmian, Presiden juga meninjau area bandara. Saat datang, Jokowi didampingi Menteri BUMN Rini Soemarno dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meninjau panel proyek pengembangan bandara.

Baca juga: Jokowi Resmikan Terminal Bandara Silangit

Bahkan, seusai acara, Jokowi juga mengunjungi salah satu kedai kopi yang ada di ruang tunggu bandara. Para calon penumpang pesawat yang ada di ruangan itu pun berebut salam dan swafoto dengan orang nomor satu di Indonesia tersebut.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Langkah Komjen Listyo Sigit Prabowo hingga Jadi Kapolri...

Langkah Komjen Listyo Sigit Prabowo hingga Jadi Kapolri...

Nasional
Moeldoko: Vaksinasi Covid-19 terhadap Korban Bencana Pertimbangkan Jumlah Vaksin

Moeldoko: Vaksinasi Covid-19 terhadap Korban Bencana Pertimbangkan Jumlah Vaksin

Nasional
Dugaan Korupsi di BPJS Ketenagakerjaan, KSPI: Buruh Merasa Dirampok Pejabat Berdasi

Dugaan Korupsi di BPJS Ketenagakerjaan, KSPI: Buruh Merasa Dirampok Pejabat Berdasi

Nasional
BPOM dan Kemenkes Bakal Kaji Keamanan Vaksin Covid-19 Buatan Pfizer

BPOM dan Kemenkes Bakal Kaji Keamanan Vaksin Covid-19 Buatan Pfizer

Nasional
Tanggapi Moeldoko Soal Menteri yang Tak Terbuka Positif Covid-19, Pengamat: Publik Butuh Keteladanan

Tanggapi Moeldoko Soal Menteri yang Tak Terbuka Positif Covid-19, Pengamat: Publik Butuh Keteladanan

Nasional
Kementerian Pertahanan Akan Rekrut 25.000 Orang untuk Komponen Cadangan

Kementerian Pertahanan Akan Rekrut 25.000 Orang untuk Komponen Cadangan

Nasional
IDI Minta Pemerintah Kaji Ulang Kebijakan yang Tidak Prioritaskan Vaksin untuk Penyintas Covid-19

IDI Minta Pemerintah Kaji Ulang Kebijakan yang Tidak Prioritaskan Vaksin untuk Penyintas Covid-19

Nasional
Teka-teki Penyebab Banjir Besar di Kalimantan Selatan

Teka-teki Penyebab Banjir Besar di Kalimantan Selatan

Nasional
Kasus Suap Bansos, KPK Dalami Pemberian Uang Kepada PPK Kemensos

Kasus Suap Bansos, KPK Dalami Pemberian Uang Kepada PPK Kemensos

Nasional
PMI Salurkan 250.000 Liter Air Bersih ke Sulbar dan Kalsel

PMI Salurkan 250.000 Liter Air Bersih ke Sulbar dan Kalsel

Nasional
Banjir Bandang Puncak Bogor, Menko PMK Minta PTPN Relokasi Pemukiman Karyawan

Banjir Bandang Puncak Bogor, Menko PMK Minta PTPN Relokasi Pemukiman Karyawan

Nasional
Saat Pemda Diminta Perbaiki Penanganan Covid-19 di Tengah Tingginya Laju Kasus Harian

Saat Pemda Diminta Perbaiki Penanganan Covid-19 di Tengah Tingginya Laju Kasus Harian

Nasional
Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Citra Satelit: Eks Ketua BIG Tersangka, Kerugian Negara Rp 179,1 Miliar

Kasus Dugaan Korupsi Pengadaan Citra Satelit: Eks Ketua BIG Tersangka, Kerugian Negara Rp 179,1 Miliar

Nasional
Komitmen Listyo Sigit di Uji Kelayakan Calon Kapolri: Polantas Tak Perlu Menilang, Terorisme hingga Gaet Influencer

Komitmen Listyo Sigit di Uji Kelayakan Calon Kapolri: Polantas Tak Perlu Menilang, Terorisme hingga Gaet Influencer

Nasional
PP 3/2021 dan 3 Poin Perluasan Peran Rakyat dalam Upaya Pertahanan Negara...

PP 3/2021 dan 3 Poin Perluasan Peran Rakyat dalam Upaya Pertahanan Negara...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X