Pilkada Jabar, PDI-P Pantau Dinamika di Golkar, PPP, dan Ridwan Kamil

Kompas.com - 23/11/2017, 14:49 WIB
Kandidat Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat diwawancarai wartawan di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Rabu (22/11/2017). KOMPAS.com/DENDI RAMDHANIKandidat Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat diwawancarai wartawan di Pendopo Kota Bandung, Jalan Dalemkaum, Rabu (22/11/2017).
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PDI-P Jawa Barat TB Hasanuddin mengatakan partainya masih mengamati dinamika di Golkar, PPP, dan Ridwan Kamil dalam menentukan calon gubernur yang akan diusung di pilkada Jawa Barat (Jabar).

"(menunggu) Dinamika Golkar, PPP, dan Emil (Ridwan Kamil). Sekarang Emil kan bingung juga kan milih (wakil) yang dari PPP atau Golkar, bisa jadi milih dari PDI-P toh," kata Hasanuddin di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/11/2017).

Ia menilai dinamika yang terjadi di Golkar sekarang memungkinkan adanya dinamika baru dalam pencalonan di pilkada Jabar.

Baca juga : Menurut Ridwan Kamil, 70 Persen Warga Bandung Dukung Dirinya Maju Pilgub Jabar

Namun, ia enggan partainya disebut berharap Golkar mengubah dukungannya kepada Emil dan Daniel Mutaqien. Ia mengatakan partainya terus mengawasi dinamika dan menunggu keputusan dari Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri untuk menentukan calon.

Hingga saat ini, ia mengatakan PDI-P masih berencana untuk berkoalisi dengan Golkar di Pilkada Jabar.

"Rencananya koalisi dengan Golkar dan partai lain. Tapi kan enggak bisa koalisi dengan person, koalisi saling menguatkan dengan Golkar partainya. Ini lagi situasi dilirik-lirik apakah ada perubahan," lanjut dia.

Baca juga : PKB dan PPP Gelar Pertemuan Tertutup Bahas Pendamping Ridwan Kamil

Ia menegaskan PDI-P hingga saat ini belum menentukan calon yang akan diusung sehingga masih terbuka semua peluang untuk mengusung siapapun.

"Pengalaman Jakarta, Ahok belum diputuskan sudah ditolak, ada sekelompok orang yang menolak Ahok di DPP sendiri, tiba-tiba dukung Ahok. Saya enggak mau kejadian seperti itu, tapi kalau iya, ya sudah mau apa," lanjut dia.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Moeldoko: Jokowi Punya Kunci Sendiri untuk Tentukan Calon Kapolri

Moeldoko: Jokowi Punya Kunci Sendiri untuk Tentukan Calon Kapolri

Nasional
UPDATE: Bertambah 5.092, Kasus Covid-19 Indonesia Kini 543.975 Orang

UPDATE: Bertambah 5.092, Kasus Covid-19 Indonesia Kini 543.975 Orang

Nasional
Survei ICW: 25 Persen Penyandang Disablitas di DKI Terima Bansos yang Tak Sesuai

Survei ICW: 25 Persen Penyandang Disablitas di DKI Terima Bansos yang Tak Sesuai

Nasional
Calon Anggota KY: Cara Soft Agar Hakim Tak Salah Gunakan Wewenang, Libatkan Keluarga

Calon Anggota KY: Cara Soft Agar Hakim Tak Salah Gunakan Wewenang, Libatkan Keluarga

Nasional
1.796 Surat Desakan agar Jaksa Agung Tuntaskan Kasus Tragedi Semanggi

1.796 Surat Desakan agar Jaksa Agung Tuntaskan Kasus Tragedi Semanggi

Nasional
48 Tahanan Bareskrim yang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh

48 Tahanan Bareskrim yang Positif Covid-19 Dinyatakan Sembuh

Nasional
Soal Pengganti Edhy Prabowo, Moeldoko: Tunggu Saatnya

Soal Pengganti Edhy Prabowo, Moeldoko: Tunggu Saatnya

Nasional
Puji Anies Baswedan hingga Said Aqil Siradj, Istana Minta Pejabat yang Positif Covid-19 Terbuka ke Publik

Puji Anies Baswedan hingga Said Aqil Siradj, Istana Minta Pejabat yang Positif Covid-19 Terbuka ke Publik

Nasional
Luhut Targetkan UU Cipta Kerja Berlaku Februari 2021

Luhut Targetkan UU Cipta Kerja Berlaku Februari 2021

Nasional
Kepala BNPT: Satgas Tinombala Perluas Lokasi Pengejaran Kelompok Teroris MIT

Kepala BNPT: Satgas Tinombala Perluas Lokasi Pengejaran Kelompok Teroris MIT

Nasional
Berkenalan dengan Chika dan Vika, Inovasi Layanan Digital dari BPJS Kesehatan

Berkenalan dengan Chika dan Vika, Inovasi Layanan Digital dari BPJS Kesehatan

BrandzView
Pemerintah Luncurkan Pedoman Perubahan Perilaku Pencegahan Covid-19 dalam 77 Bahasa Daerah

Pemerintah Luncurkan Pedoman Perubahan Perilaku Pencegahan Covid-19 dalam 77 Bahasa Daerah

Nasional
Moeldoko Sebut Nasib Cuti dan Libur Akhir Tahun Diputuskan Sore Ini

Moeldoko Sebut Nasib Cuti dan Libur Akhir Tahun Diputuskan Sore Ini

Nasional
Gubernur dan Wagub DKI Positif Covid-19, Istana Belum Rilis Instruksi Khusus

Gubernur dan Wagub DKI Positif Covid-19, Istana Belum Rilis Instruksi Khusus

Nasional
Jokowi Ingatkan Satgas Covid-19 Jangan Kendor dan Tingkatkan Kewaspadaan

Jokowi Ingatkan Satgas Covid-19 Jangan Kendor dan Tingkatkan Kewaspadaan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X