Saat Titiek Soeharto Diceletuki "Angkat Dia Sebagai Ketum Golkar"...

Kompas.com - 21/11/2017, 15:22 WIB
Titiek Soeharto bersama Ketua Umum Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia Ponco Sutowo usai menemui Presiden Joko Widodo, Rabu (8/7/2015). sabrina asril/kompas.comTitiek Soeharto bersama Ketua Umum Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia Ponco Sutowo usai menemui Presiden Joko Widodo, Rabu (8/7/2015).
|
EditorSabrina Asril

BOGOR, KOMPAS.com - Wakil Ketua Dewan Pakar Partai Golkar Siti Hediati Hariyadi mengomentari lengsernya Setya Novanto dari kursi Ketua Umum Partai Golkar.

Ditemui di Kompleks Istana Presiden Bogor, Selasa (21/11/2017) siang usai bertemu Presiden, wanita yang akrab disapa Titiek Soeharto itu langsung diserbu wartawan dengan pertanyaan seputar kondisi terkini Golkar.

Pertemuan dengan Presiden Jokowi sendiri bukan urusan Golkar. Titiek bertemu Presiden bersama rekan-rekan di organisasi Forum Komunikasi Putra-Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI).

"Menurut Ibu, apa jalan keluar dari gejolak yang ada di Partai Golkar?" demikian tanya wartawan kepada Titiek.

Baca juga : Titiek Soeharto Minta Setya Novanto Mundur dari Jabatan Ketua DPR

Ketika ingin menjawab, salah seorang rekannya di FKPPI melontarkan celetukan.

"Angkat dia (Titiek Soeharto) sebagai Ketua Umum (Golkar)," celetuk Ponco Sutowo.

Mendengar hal itu, mantan istri Prabowo Subianto itu hanya senyum-senyum saja.

Titiek pun melanjutkan pernyataanya  kepada wartawan. Dia mengaku prihatin terhadap kondisi Golkar saat ini. Ia pun setuju jika ada langkah penyelamatan partai dengan menunjuk sosok baru pengganti Setya Novanto.

Baca juga : Kisah Hidup Setya Novanto, dari Tukang Beras, Model, hingga Jadi Miliuner

"Mungkin harus ada pergantian dari pimpinan, baik di Golkar atau di DPR," ujar Titiek.

Ia menyarankan internal Golkar untuk bersatu melaksanakan Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) demi mencari pengganti Novanto yang terjerat kasus korupsi proyek e-KTP.

Soal siapa sosok yang pas duduk sebagai orang nomor satu di partai berlambang pohon beringin itu, Titiek menyerahkannya kepada mekanisme yang berjalan di internal partai.

Baca tentang


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Formappi: DPR Sibuk Revisi UU, Bikin RUU Baru, padahal Saat Ini Indonesia Hiper Regulasi

Formappi: DPR Sibuk Revisi UU, Bikin RUU Baru, padahal Saat Ini Indonesia Hiper Regulasi

Nasional
Pemerintah Siapkan Sistem Pendataan Digital untuk Kelompok Prioritas Vaksin Covid-19

Pemerintah Siapkan Sistem Pendataan Digital untuk Kelompok Prioritas Vaksin Covid-19

Nasional
Beri Klarifikasi, Firli Sebut Baca Why Nations Fail pada 2012, Bukan 2002

Beri Klarifikasi, Firli Sebut Baca Why Nations Fail pada 2012, Bukan 2002

Nasional
Ini Alasan Jokowi Undang LSM Agraria ke Istana

Ini Alasan Jokowi Undang LSM Agraria ke Istana

Nasional
Jelang Pencoblosan Pilkada, Mendagri: Jangan Persulit Masyarakat Buat E-KTP

Jelang Pencoblosan Pilkada, Mendagri: Jangan Persulit Masyarakat Buat E-KTP

Nasional
Formappi: Kalau Mau Perkuat Demokrasi, Ya Hapus UU ITE

Formappi: Kalau Mau Perkuat Demokrasi, Ya Hapus UU ITE

Nasional
Satgas: Libur Panjang Akhir Tahun Berpotensi Naikkan Kasus Covid-19

Satgas: Libur Panjang Akhir Tahun Berpotensi Naikkan Kasus Covid-19

Nasional
Sidang Uji Materi UU Cipta Kerja, KSPI Sebut Isu Investasi dan Ketenagakerjaan Tak Bisa Digabung dalam Satu UU

Sidang Uji Materi UU Cipta Kerja, KSPI Sebut Isu Investasi dan Ketenagakerjaan Tak Bisa Digabung dalam Satu UU

Nasional
AMAN Mengaku Tak Pernah Kirim Karangan Bunga di Markas Kodam Jaya

AMAN Mengaku Tak Pernah Kirim Karangan Bunga di Markas Kodam Jaya

Nasional
Satgas Sebut Kasus Covid-19 Meningkat 3,9 Persen Dibandingkan Pekan Sebelumnya

Satgas Sebut Kasus Covid-19 Meningkat 3,9 Persen Dibandingkan Pekan Sebelumnya

Nasional
Muncul Anggapan Perbedaan Perlakuan antara Massa Petamburan dengan Demonstrasi, Ini Jawaban Satgas

Muncul Anggapan Perbedaan Perlakuan antara Massa Petamburan dengan Demonstrasi, Ini Jawaban Satgas

Nasional
Survei Change.org Catat 5 Persoalan Daerah Menurut Anak Muda

Survei Change.org Catat 5 Persoalan Daerah Menurut Anak Muda

Nasional
Kasus Covid-19 Tak Terkendali, Satgas Ingatkan Pemda Tegas Beri Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan

Kasus Covid-19 Tak Terkendali, Satgas Ingatkan Pemda Tegas Beri Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan

Nasional
Survei Change.org: Janji Kampanye Calon Kepala Daerah Terpilih Perlu Diawasi

Survei Change.org: Janji Kampanye Calon Kepala Daerah Terpilih Perlu Diawasi

Nasional
Polisi Selidiki Dugaan Kampanye di Luar Jadwal oleh Mulyadi-Ali Mukhni

Polisi Selidiki Dugaan Kampanye di Luar Jadwal oleh Mulyadi-Ali Mukhni

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X