Jokowi: Bekerja untuk Rakyat adalah Kampanye yang Baik - Kompas.com

Jokowi: Bekerja untuk Rakyat adalah Kampanye yang Baik

Kompas.com - 15/11/2017, 21:19 WIB
Presiden Joko Widodo berpidato di acara HUT ke-6 Partai Nasdem sekaligus pembukaan Rakernas partai tersebut di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2017).Fabian Januarius Kuwado Presiden Joko Widodo berpidato di acara HUT ke-6 Partai Nasdem sekaligus pembukaan Rakernas partai tersebut di Jiexpo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo mengatakan, bekerja untuk rakyat adalah kampanye yang efektif.

Hal itu diungkapkan  Jokowi dalam pidatonya pada peringatan HUT ke-6 sekaligus pembukaan Rapat Kerja Nasional Partai Nasdem di JI Expo, Kemayoran, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2017) malam.

Awalnya, Presiden mengingatkan belasan ribu fungsionaris Nasdem se-Indonesia yang hadir pada acara itu, bahwa tahun 2018 dan 2019 merupakan tahun politik.

"Sebentar lagi akan ada Pilkada, tahun depannya lagi ada Pemilu, baik legislatif atau presiden. Kita ingin suasana bangsa ini harus tetap tenang," ujar Jokowi.

Baca: Resmi, NasDem Dukung Jokowi di Pilpres 2019

Jokowi menegaskan, masyarakat Indonesia tidak boleh terganggu oleh proses demokrasi.

Jika rakyat tenang dan senang, maka akan memberikan kontribusi positif bagi aspek stabilitas negara, baik keamanan atau ekonomi.

"Kalau rakyat senang dan tenang, kita semuanya juga bisa terus bekerja, memenuhi kebutuhannya rakyat. Karena bekerja untuk rakyat adalah kampanye yang baik," lanjut dia.

Pernyataan Jokowi  tersebut disambut tepuk tangan dan sorak-sorai peserta acara.

Kompas TV Partai Nasdem akan mendeklarasikan dukungannya terhadap Joko Widodo untuk maju sebagai calon presiden dalam Pilpres 2019.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
EditorInggried Dwi Wedhaswary
Komentar

Terkini Lainnya

'Baju Kertasku', Saat Kertas Bekas Jadi Berkah Bagi Keluarga Tak Mampu

"Baju Kertasku", Saat Kertas Bekas Jadi Berkah Bagi Keluarga Tak Mampu

Megapolitan
Dorong Pilkada Damai, MUI dan Polda Jabar Gelar Halal Bihalal dan Istigtsah

Dorong Pilkada Damai, MUI dan Polda Jabar Gelar Halal Bihalal dan Istigtsah

Regional
Basarnas akan Menganalisa Temuan Objek di Kedalaman 490 Meter di Danau Toba

Basarnas akan Menganalisa Temuan Objek di Kedalaman 490 Meter di Danau Toba

Regional
Tim Pemenangan Sudirman-Ida Protes TPS Digelar di Dalam Rumah

Tim Pemenangan Sudirman-Ida Protes TPS Digelar di Dalam Rumah

Regional
Pulangkan Sisa Jenazah Tentara Korban Perang, AS Kirim 100 Peti Mati ke Korea

Pulangkan Sisa Jenazah Tentara Korban Perang, AS Kirim 100 Peti Mati ke Korea

Internasional
Dicuri di Jerman Tiga Bulan Lalu, Mobil 'Crane' 48 Ton Ditemukan di Mesir

Dicuri di Jerman Tiga Bulan Lalu, Mobil "Crane" 48 Ton Ditemukan di Mesir

Internasional
Basarnas Belum Pastikan Objek di Dasar Danau Toba KM Sinar Bangun

Basarnas Belum Pastikan Objek di Dasar Danau Toba KM Sinar Bangun

Regional
SBY Curiga TNI, Polri, dan BIN Berpihak, Gerindra Minta Aparat Instrospeksi Diri

SBY Curiga TNI, Polri, dan BIN Berpihak, Gerindra Minta Aparat Instrospeksi Diri

Nasional
Sopir Angkot Diduga Bersekongkol dengan Copet

Sopir Angkot Diduga Bersekongkol dengan Copet

Megapolitan
Minat Masyarakat yang Ingin Naik KA Solo Ekspres Cukup Tinggi

Minat Masyarakat yang Ingin Naik KA Solo Ekspres Cukup Tinggi

Regional
Jaga Netralitas Pilkada, KPPOD Usulkan Pencabutan Hak Politik ASN

Jaga Netralitas Pilkada, KPPOD Usulkan Pencabutan Hak Politik ASN

Nasional
Mengintip Perawatan Bayi Gajah yang Kakinya Hampir Putus di Pidie...

Mengintip Perawatan Bayi Gajah yang Kakinya Hampir Putus di Pidie...

Regional
Urai Kepadatan Arus Balik, 'Contraflow' di Tol Cikampek Diperpanjang

Urai Kepadatan Arus Balik, "Contraflow" di Tol Cikampek Diperpanjang

Megapolitan
Kampanye Presiden Zimbabwe Diteror Ledakan Bom, 41 Orang Terluka

Kampanye Presiden Zimbabwe Diteror Ledakan Bom, 41 Orang Terluka

Internasional
Bantah SBY 'Playing Victim', Demokrat Sebut Politisi PDI-P Panik

Bantah SBY "Playing Victim", Demokrat Sebut Politisi PDI-P Panik

Nasional

Close Ads X