Ma'ruf Amin: Putusan MK Final dan Mengikat, tetapi Implikasinya Besar Sekali

Kompas.com - 13/11/2017, 18:15 WIB
Rais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Maruf Amin saat ditemui usai dialog kebangsaan Muslimat NU dengan tema Pancasila, Agama dan Negara di Hotel Crowne Plaza, Jakarta Selatan, Senin (27/3/2017). KOMPAS.com/Kristian ErdiantoRais Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH. Maruf Amin saat ditemui usai dialog kebangsaan Muslimat NU dengan tema Pancasila, Agama dan Negara di Hotel Crowne Plaza, Jakarta Selatan, Senin (27/3/2017).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Ma'ruf Amin berpendapat, putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang mengabulkan permohonan uji materi soal aturan pengosongan kolom agama pada KK dan KTP akan menjadi polemik di masyarakat.

"Fatwa MK itu sifatnya final dan mengikat. Tapi implikasinya itu sangat besar sekali," ujar Ma'ruf, di Kantor PBNU, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat, Senin (13/11/2017).

Ma'ruf mengatakan, unsur identitas pada seorang warga negara adalah agama, bukan aliran kepercayaan.

Menurut dia, akan menjadi rancu ketika seorang warga negara menuliskan aliran kepercayaannya pada kolom agama di KTP atau KK. Apalagi, jika ada yang mencantumkan agama yang mirip dengan agama besar lainnya. 


Baca: Tanpa Kolom Agama, Penghayat Kepercayaan Sulit Dapatkan Haknya

"Dia mau masuk ke kolom apa? Mau masuk kolom agama, dia bukan agama. Dibikin kolom sendiri, KTP itu kan identitas, nah apakah aliran kepercayaan itu identitas?" ujar dia.

Ma'ruf mengatakan, sebenarnya persoalan tentang itu sudah selesai ketika ada warga negara penganut aliran kepercayaan yang tidak mencantumkan agama di KTP atau KK.

Artinya, aturan itu tidak perlu diubah lagi.

"Justru sudah tidak ada masalah karena ada kelompok orang yang dulu sudah diposisikan bahwa dia itu bukan agama. Sedangkan identitas itu agama, maka kalau dia tidak mau mengisi agama itu, ya dikosongkan. Selesai," ujar Ma'ruf.

Dalam waktu dekat, lanjut Ma'ruf, MUI akan membahas persoalan ini.

MK mengabulkan permohonan uji materi terkait aturan pengosongan kolom agama pada KK dan KTP.

Halaman Selanjutnya
Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X