Hanura Segera Berhentikan Miryam S Haryani dari Partai dan DPR

Kompas.com - 13/11/2017, 15:17 WIB
Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang‎. KOMPAS.com/Putra Prima PerdanaKetua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang‎.
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Hanura akan segera memberhentikan Miryam S Haryani baik dari keanggotaan DPR maupun jenjang kepartaian.

Hal itu ditegaskan oleh Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang menanggapi vonis 5 tahun dan denda Rp 200 juta serta subsider 3 bulan kurungan.yang dijatuhkan hakim terhadap Miryam

"Berhentikan," ujar Oesman Sapta di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (13/11/2017).

Miryam S Haryani sebelum menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (23/10/2017).KOMPAS.com/ABBA GABRILLIN Miryam S Haryani sebelum menjalani sidang pembacaan tuntutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Senin (23/10/2017).
Pemberhentian Miryam, kata Oesman, dilakukan per hari ini. Sementara, untuk status Miryam sebagai anggota non-aktif DPR, ia akan segera bicara kepada Fraksi Partai Hanura di DPR.

Baca juga: Miryam S Haryani Divonis 5 Tahun Penjara

Namun, Oesman Sapta tak merinci kapan Pengganti Antar Waktu (PAW) Miryam akan diajukan.

"PAW-nya akan dilaksanakan," kata Ketua DPD RI itu.

Vonis 5 tahun

Majelis hakim pada Pengadilan Tipikor Jakarta memvonis mantan anggota DPR, Miryam S Haryani, terbukti menerima uang dalam kasus korupsi pengadaan Kartu Tanda Penduduk berbasis elektronik (e-KTP).

Hakim menganggap pengakuan Miryam yang dituangkan dalam berita acara pemeriksaan (BAP) adalah keterangan yang sesungguhnya.

Baca juga: Hakim Heran "Karangan" Miryam soal Bagi Uang Cocok dengan Saksi Lain

Menurut hakim, keterangan Miryam yang membantah menerima uang berbanding terbalik dengan apa yang dikatakan saksi-saksi lainnya.

Miryam divonis 5 tahun penjara. Politisi Partai Hanura itu juga diwajibkan membayar denda Rp 200 juta subsider 3 bulan kurungan. 



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X