Tujuh Bulan Pasca-Diserang, Novel Baswedan Ceritakan Kondisi Matanya

Kompas.com - 10/11/2017, 21:04 WIB
Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dalam sebuah telekonferensi bersama peserta diskusi di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (10/11/2017). KOMPAS.com/Nabilla TashandraPenyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan dalam sebuah telekonferensi bersama peserta diskusi di bilangan Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (10/11/2017).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Besok, 11 November 2017, tepat tujuh bulan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Novel Baswedan diserang orang tidak dikenal. Pada 11 April lalu Novel disiram dengan air keras sehingga penglihatannya terganggu.

Tujuh bulan pascapenyerangan, bagaimana kabar Novel?

"Alhamdulillah, mata kanan saya bisa melihat dengan lumayan baik," kata Novel melalui sambungan telekonferensi dengan peserta diskusi di Kemang, Jakarta Selatan, Jumat (10/11/2017).

Melalui layar telekonferensi, Novel menyampaikan bahwa mata kanannya sudah bisa melihat dengan cukup baik, terlebih jika ia menggunakan kacamata khusus. Ia bahkan sudah bisa membaca teks.

(Baca juga: Subuh Berjamaah di Singapura Bersama Novel Baswedan (Bag 1))

Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menjalani pemeriksaan usai penyerangan terhadap dirinya, Jakarta, Rabu (25/10/2017).Dokumentasi KPK Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menjalani pemeriksaan usai penyerangan terhadap dirinya, Jakarta, Rabu (25/10/2017).
Sambil menceritakan kondisinya tersebut, Novel pun menunjukkan kacamata yang dikenakannya.

Mata kanan Novel dibantu oleh hard lens dan kacamata baca sehingga ia bisa membaca dengan baik.

Namun, mata kiri Novel masih belum berfungsi dengan baik. Ia masih belum bisa melihat.

"Mata kiri sementara saya belum bisa melihat," kata dia.

Ia berharap operasi yang akan dilakukannya dalam waktu dekat bisa membantunya kembali melihat seperti semula.

"Saya masih menunggu operasi satu kali lagi untuk pembuatan kornea artificial," tutur Novel.

Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X