Polri Ingatkan Masyarakat Tak Sembarangan Buat Meme - Kompas.com

Polri Ingatkan Masyarakat Tak Sembarangan Buat Meme

Kompas.com - 07/11/2017, 07:11 WIB
Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2017).KOMPAS.com/Nabilla Tashandra Kadiv Humas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (12/10/2017).

JAKARTA, KOMPAS.com — Kepala Divisi Humas Polri Irjen Setyo Wasisto mengingatkan masyarakat berhati-hati dalam mengunggah konten di media sosial. Apalagi dengan membuat meme atau gambar jenaka yang bisa saja dianggap sebagai penghinaan oleh orang tertentu.

Dalam kasus yang dilaporkan Ketua DPR Setya Novanto, misalnya. Ia melaporkan sejumlah akun karena dianggap menghina dan mencemarkan nama baiknya melalui meme.

"Ini suatu pembelajaran, edukasi kepada masyarakat bahwa buat meme begitu harus hati hati," ujar Setyo di kompleks Mabes Polri, Jakarta, Senin (6/11/2017).

Baca juga: Warganet Teken Petisi Hentikan Kasus Penyebar Meme Setya Novanto

Setyo mengatakan, warganet sebaiknya berpikir matang-matang apakah konten yang akan dia unggah berpotensi melanggar hukum.

"Membuat meme atau ujaran kebencian dampaknya sangat luar biasa," ucapnya.

Dalam kasus Novanto, 32 akun dilaporkan, baik dari Twitter, Facebook, maupun Instagram. Polisi telah menangkap salah satu pihak yang dilaporkan, yaitu pemilik akun Instagram @dazzlingdyann, Dyan Kemala Arrizzqi.

Menurut Setyo, penyidik akan menyelidiki puluhan akun tersebut. Jika ditemukan pelanggaran hukum, akan ditindak seperti Dyan.

"Semua orang, kan, sama di mata hukum. Kalau ada yang melapor, ya, diproses," ujar Setyo.

Baca juga: "Meme Novanto, Bentuk Kritik Hukum yang Tak Berdaya..."

Meski begitu, Setyo memastikan bahwa pihaknya tidak sembarangan menjerat orang dalam kasus ini. Penyidik juga meminta keterangan sejumlah ahli, mulai dari ahli bahasa, ahli TI, dan ahli pidana untuk menilai unsur-unsur pelanggaran hukum.

"Jadi, tidak serta-merta (ditangkap). Kami akan undang ahli seperti apa yang disebut ujaran kebencian, apakah itu menyinggung perasaan," lanjutnya.

Meme tentang Novanto beredar di media sosial setelah putusan praperadilan Pengadilan Negeri Jakarta Selatan membebaskan Novanto dari penetapan tersangka oleh KPK. Novanto sempat terjerat kasus dugaan korupsi proyek e-KTP.


Kompas TV Menurut polisi, penyelidikan kasus ini adalah bagian dari tugas Polri untuk melayani masyarakat.

EditorSabrina Asril
Komentar

Terkini Lainnya

Korban Tewas Bom Bunuh Diri ISIS di Pakistan Bertambah Jadi 149 Orang

Korban Tewas Bom Bunuh Diri ISIS di Pakistan Bertambah Jadi 149 Orang

Internasional
Hari Pertama Sekolah, Seorang Pelajar SMA Di Bandung Dianiaya Temannya

Hari Pertama Sekolah, Seorang Pelajar SMA Di Bandung Dianiaya Temannya

Regional
Jaksa Agung Minta Tommy Soeharto Serahkan Gedung Granadi Terkait Kasus Supersemar

Jaksa Agung Minta Tommy Soeharto Serahkan Gedung Granadi Terkait Kasus Supersemar

Nasional
Sandiaga Tak Ingin Gerakan OK OCE Ada di Bawah Pemprov DKI

Sandiaga Tak Ingin Gerakan OK OCE Ada di Bawah Pemprov DKI

Megapolitan
Din Syamsuddin: Cawapres Jokowi dan Prabowo Masih Misterius

Din Syamsuddin: Cawapres Jokowi dan Prabowo Masih Misterius

Regional
KPK Ingatkan ASN Perkuat Integritas Agar Terhindar dari Pusaran Korupsi

KPK Ingatkan ASN Perkuat Integritas Agar Terhindar dari Pusaran Korupsi

Nasional
Jokowi Akui Mahfud MD, TGB, dan Airlangga Masuk Bursa Cawapresnya

Jokowi Akui Mahfud MD, TGB, dan Airlangga Masuk Bursa Cawapresnya

Nasional
Pj Gubernur Jabar Lihat Kesiapan Stadion Patriot Bekasi untuk Asian Games

Pj Gubernur Jabar Lihat Kesiapan Stadion Patriot Bekasi untuk Asian Games

Megapolitan
Siswi Sekolah di Wilayah Australia Ini Boleh Pakai Celana Pendek

Siswi Sekolah di Wilayah Australia Ini Boleh Pakai Celana Pendek

Internasional
Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan 600.000 Butir Pil Bahan Baku Sabu

Bea Cukai Ngurah Rai Gagalkan Penyelundupan 600.000 Butir Pil Bahan Baku Sabu

Regional
Pascabom Surabaya, Polri Tangkap 197 Terduga Teroris, 20 di Antaranya Tewas

Pascabom Surabaya, Polri Tangkap 197 Terduga Teroris, 20 di Antaranya Tewas

Nasional
Kapolri: Kasus di Yogya dan Indramayu Bukan Serangan, tetapi Perlawanan Teroris

Kapolri: Kasus di Yogya dan Indramayu Bukan Serangan, tetapi Perlawanan Teroris

Nasional
MA Batalkan Peran Paralegal dalam Memberi Bantuan Hukum

MA Batalkan Peran Paralegal dalam Memberi Bantuan Hukum

Nasional
Italia Izinkan Migran Berlabuh di Sisilia

Italia Izinkan Migran Berlabuh di Sisilia

Internasional
Identitas Mayat Perempuan Dalam Karung Mengapung di Sungai Terungkap

Identitas Mayat Perempuan Dalam Karung Mengapung di Sungai Terungkap

Regional

Close Ads X