Jangan Khawatir, Tak Punya Pulsa pun Bisa Registrasi Kartu SIM

Kompas.com - 01/11/2017, 20:52 WIB
Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Merza Fachys dalam konferensi pers Forum Merdeka Barat 9 di gedung Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Rabu (1/11/2017). KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTOKetua Umum Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Merza Fachys dalam konferensi pers Forum Merdeka Barat 9 di gedung Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Rabu (1/11/2017).
|
EditorSabrina Asril

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Umum Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) Merza Fachys mengatakan, pelanggan tidak akan dikenakan biaya saat melakukan registrasi ulang kartu SIM di masing-masing operator seluler.

Pendaftaran di saat pengguna tak memiliki pulsa pun, dapat dilakukan.

"Banyak pertanyaan apa kirim sms 4444 ini bayar? Tidak. Ini gratis, tanpa pulsa bisa dilakukan," ujar Merza dalam konferensi pers Forum Merdeka Barat 9 di gedung Kemenkominfo, Jakarta Pusat, Rabu (1/11/2017).

"Jadi registrasi sebaik-baiknya, tidak ada effort yang besar, hanya mengirim SMS, tinggal kirim, selesai tugas kita," ucapnya.


(Baca: Fadli Zon: Nomor HP Saya Sama Sejak Zaman Soeharto)

Selain melalui pesan singkat, pelanggan juga dapat mengakses website resmi masing-masing operator untuk melakukan registrasi.

Menurut Merza, disediakan juga pendaftaran ulang melalui call center masing-masing operator. Jika cara tersebut masih gagal, maka pelanggan bisa datang langsung ke gerai operator.

"Silakan hubungi call center. Setiap operator pasti sediakan dan datang sendiri ke galeri (gerai operator). Jadi empat jalur ini pendaftaran bisa dilakukan," tuturnya.

(Baca: 7 Hal yang Wajib Diketahui soal Registrasi Kartu SIM Prabayar)

Registrasi ulang dimulai 31 Oktober 2017 sampai dengan 28 Februari 2018. Apabila pelanggan tidak melakukan registrasi sampai dengan tanggal 28 Februari 2018 maka akan dikenakan pemblokiran secara bertahap dan akan diblokir total pada tanggal 28 April 2018.

Berdasarkan data Kementerian Komunikasi dan Informatika, per tanggal 1 November 2017 pukul 16.30 tercatat sudah ada 30.201.601 kartu SIM yang diregistrasi ulang.

Kompas TV Kementerian Komunikasi dan Informatika mewajibkan pengguna sim card prabayar untuk melakukan registrasi nomor pelanggan

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X