Kompas.com - 16/10/2017, 17:37 WIB
Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan seusai menandatangani petisi antohoax dalam rangkaian acara Rakernas Partai Demokrat di Mataram, NTB, Minggu (7/5/2017) Rakhmat Nur Hakim/Kompas.comSekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Panjaitan seusai menandatangani petisi antohoax dalam rangkaian acara Rakernas Partai Demokrat di Mataram, NTB, Minggu (7/5/2017)
Penulis Moh. Nadlir
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Hinca Panjaitan mengaku bahwa saat ini partainya intens menjalin komunikasi dengan Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa yang akan maju sebagai calon gubernur pada Pilkada Jawa Timur 2018.

"Komunikasi intensif di Jatim terus kami lakukan. Ada banyak nama, salah satunya nama Ibu Khofifah," kata Hinca di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI, Jakarta, Senin (16/10/2017).

Menurut Hinca, dalam waktu yang tidak akan terlalu, Demokrat akan segera mengumumkan siapa calon yang akan didukung pada Pilkada Jatim 2018.

"Karena yang lain sudah mengumumkan, kami sudah membicarakan intens. Dalam waktu yang tidak lama. Demokrat berkomunikasi intens dengan Khofifah," ucap dia.

(Baca juga: Pilkada Jatim, Sekjen Nasdem Ungkap Lima Parpol Dukung Khofifah)

Hinca pun menerangkan, alasan Demokrat menjalin komunikasi secara intens dengan Ketua Umum Muslimat Nahdlatul Ulama tersebut.

"Elektoralnya bagus, karyanya bagus, integritasnya bagus. Saya kira rasa pantas memimpin di Jatim," kata Hinca.

Jika Demokrat akan mendukung Khofifah sebagai cagun, lalu siapa calon yang cocok mendampingi Khofifah?

"Bisa dari luar, bisa dari Demokrat. Jatim selalu menjadi kompetisi yang ketat. Jadi imbanglah," ucap Hinca.

(Baca juga: Pilkada Jatim, Khofifah Lakukan Pertemuan Tertutup dengan 300 Kiai)

Khofifah sebelumnya sudah dua kali mengikuti Pilkada Jatim, namun dua kali pula Khofifah mengalami kekalahan.

Kali ini, Khofifah diduga akan mendapat perlawanan ketat dari pasangan Wakil Gubernur Jawa Timur Saifullah Yusuf yang berpasangan dengan Bupati Banyuwangi Azwar Anas.

Apakah Demokrat tidak takut mengalami kekalahan dengan mendukung Khofifah?

"Jangan bicara kalah," tutur Hinca.

Kompas TV Peluang Gus Ipul Vs Khofifah pada Pilgub Jatim (Bag 2)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Ucapan Copot Kajati, Arteria: Saya Tidak Ada Niat untuk Diskreditkan Suku Sunda

Soal Ucapan Copot Kajati, Arteria: Saya Tidak Ada Niat untuk Diskreditkan Suku Sunda

Nasional
Di Sidang MK, Ahli Presiden Tak Setuju Ganja untuk Obat: Lebih Baik Kita Konservatif

Di Sidang MK, Ahli Presiden Tak Setuju Ganja untuk Obat: Lebih Baik Kita Konservatif

Nasional
Prabowo: Pembelian Pesawat F-15EX Masih Tahap Negosiasi, Dassault Rafale Tinggal Aktifkan Kontrak

Prabowo: Pembelian Pesawat F-15EX Masih Tahap Negosiasi, Dassault Rafale Tinggal Aktifkan Kontrak

Nasional
Arteria Sebut Ucapan Ganti Kajati Pendapat Pribadi, Bukan Wakili Fraksi maupun PDI-P

Arteria Sebut Ucapan Ganti Kajati Pendapat Pribadi, Bukan Wakili Fraksi maupun PDI-P

Nasional
PDI-P Beri Sanksi Peringatan bagi Arteria Buntut Pernyataan yang Singgung Bahasa Sunda

PDI-P Beri Sanksi Peringatan bagi Arteria Buntut Pernyataan yang Singgung Bahasa Sunda

Nasional
Polisi Gagalkan Pengiriman 22 PMI Ilegal ke Malaysia, 2 Tersangka Ditangkap

Polisi Gagalkan Pengiriman 22 PMI Ilegal ke Malaysia, 2 Tersangka Ditangkap

Nasional
Ahli dari Presiden: Ganja Belum Perlu Dipakai untuk Medis, Banyak Obat Lain yang Aman dan Efektif

Ahli dari Presiden: Ganja Belum Perlu Dipakai untuk Medis, Banyak Obat Lain yang Aman dan Efektif

Nasional
Kemenlu: Ada 6 WNI di Tonga, Semuanya Selamat

Kemenlu: Ada 6 WNI di Tonga, Semuanya Selamat

Nasional
Arteria Dahlan Minta Maaf: Saya Anggap Orang Sunda Itu Bagian dari Keluarga Besar

Arteria Dahlan Minta Maaf: Saya Anggap Orang Sunda Itu Bagian dari Keluarga Besar

Nasional
RI Hampir Pasti Beli Jet Tempur Dassault Rafale, Prabowo: Tinggal Aktifkan Kontrak

RI Hampir Pasti Beli Jet Tempur Dassault Rafale, Prabowo: Tinggal Aktifkan Kontrak

Nasional
4 OTT KPK di Awal Tahun, Pukat UGM: Biar Jera, Bongkar Tuntas

4 OTT KPK di Awal Tahun, Pukat UGM: Biar Jera, Bongkar Tuntas

Nasional
Cegah Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa, Kemenkes Minta Dinkes Percepat Laju Vaksinasi Primer dan Booster

Cegah Vaksin Covid-19 Kedaluwarsa, Kemenkes Minta Dinkes Percepat Laju Vaksinasi Primer dan Booster

Nasional
Prabowo Sebut Rencana Pembelian Pesawat Tempur F-15EX Masih Tahap Negosiasi

Prabowo Sebut Rencana Pembelian Pesawat Tempur F-15EX Masih Tahap Negosiasi

Nasional
Soal Dugaan Korupsi Satelit Kemenhan, Prabowo: Lagi Diproses

Soal Dugaan Korupsi Satelit Kemenhan, Prabowo: Lagi Diproses

Nasional
Jokowi: Saya Tak Ingin Halangi yang Ingin Maju 'Nyapres'

Jokowi: Saya Tak Ingin Halangi yang Ingin Maju "Nyapres"

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.