Kompas.com - 15/10/2017, 18:58 WIB
Presiden Joko Widodo menyapa warga saat tiba di kawasan perumahan relokasi pengungsi Gunung Sinabung di Desa Siosar, Karo, Sumatera Utara, Sabtu (14/10). Perumahan untuk relokasi pengungsi Sinabung yang dipersiapkan sebanyak 370 rumah baru itu akhirnya selesai dan telah dihuni oleh para pengungsi. ANTARA FOTO/Septianda PerdanaPresiden Joko Widodo menyapa warga saat tiba di kawasan perumahan relokasi pengungsi Gunung Sinabung di Desa Siosar, Karo, Sumatera Utara, Sabtu (14/10). Perumahan untuk relokasi pengungsi Sinabung yang dipersiapkan sebanyak 370 rumah baru itu akhirnya selesai dan telah dihuni oleh para pengungsi.
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal PKB Abdul Kadir Karding mengatakan, Presiden Jokowi selalu netral dalam setiap pilkada, termasuk di pilkada Jawa Timur.

Menurut dia, kabar yang menyatakan Jokowi berpihak pada salah satu calon hanya rumor belaka.

"Itu isu dan rumor. Saya kira selama ini Presiden selalu mengatakan netral untuk seluruh Pilkada di Indonesia," kata Karding di Kantor Dewan Pimpinan Pusat PKB, Cikini, Jakarta Pusat, Minggu (15/10/2017).

Ia mengatakan, Presiden tentunya menghargai hak politik setiap warga negara, termasuk Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa yang dikabarkan bakal maju di pilkada Jawa Timur.

Baca: Istana Pastikan Presiden Jokowi Netral dalam Pilkada DKI

Ia enggan mengomentari rencana majunya Khofifah pada Pilkada Jatim. Ia mengatakan, partainya ingin fokus memenangkan pasangan calon yang sudah dideklarasikan bersama PDI-P yakni Saifullah Yusuf-Abdullah Azwar Anas.

"Siapa pun yang maju, itu hak politik dan hak demokrasi seseorang atau institusi lain. Kami tidak bisa terlibat di sana. Fokus kami, bagaimana merancang konsep pemenangan yang jitu, yang bisa memenangkan mutlak pasangan ini (Saifullah Yusuf-Azwar Anas)," ujar dia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca: Anies-Sandi Menang, Tuduhan Jokowi Dukung Ahok Dinilai Tak Terbukti

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan, hingga saat ini ia belum mendapatkan surat resmi terkait keinginan Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa untuk maju sebagai calon Gubernur Jawa Timur 2018.

"Sampai saat ini belum saya terima surat resmi yang masuk ke meja saya. Kemarin juga dengan saya seharian di Bali. Ke sana ke sini dengan saya," kata Jokowi kepada wartawan di Jakarta Convention Center, Jakarta, Rabu (27/9/2017).

Baca: Gus Ipul Ditunjuk Megawati sebagai Cagub Jatim, Khofifah Ziarah Makam Bung Karno

Meski demikian, Khofifah sudah melaporkan secara lisan kepada Jokowi mengenai niatnya memimpin Provinsi Jawa Timur.

"Ya, baru dikit-dikit (dilaporkan secara lisan)," kata Jokowi.

Kompas TV Usai dicalonkan, Khofifah menyatakan terima kasihnya kepada Partai Nasdem karena telah mempercayakan dirinya.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

UPDATE: 248.113 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,60 Persen

UPDATE: 248.113 Spesimen Diperiksa dalam Sehari, Positivity Rate dengan PCR 1,60 Persen

Nasional
Ini Alasan Mengapa Kini Naik Pesawat Wajib Tes PCR

Ini Alasan Mengapa Kini Naik Pesawat Wajib Tes PCR

Nasional
Usai Jalani Pemeriksaan di KPK, Bupati Nonaktif Kuansing Andi Putra Resmi Ditahan

Usai Jalani Pemeriksaan di KPK, Bupati Nonaktif Kuansing Andi Putra Resmi Ditahan

Nasional
UPDATE 20 Oktober: Sudah Ada 109.796.866 Warga Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

UPDATE 20 Oktober: Sudah Ada 109.796.866 Warga Disuntik Vaksin Covid-19 Dosis Pertama

Nasional
UPDATE: Sebaran 914 Kasus Baru Covid-19, Jabar Tertinggi dengan 122

UPDATE: Sebaran 914 Kasus Baru Covid-19, Jabar Tertinggi dengan 122

Nasional
Percepat Pemulihan, Indonesia Tingkatkan Diplomasi Ekonomi dengan UEA dan Qatar

Percepat Pemulihan, Indonesia Tingkatkan Diplomasi Ekonomi dengan UEA dan Qatar

Nasional
UPDATE: 64.622.692 Orang Dapatkan Dosis Kedua Vaksin Covid-19 di Indonesia

UPDATE: 64.622.692 Orang Dapatkan Dosis Kedua Vaksin Covid-19 di Indonesia

Nasional
Sebaran 16.376 Kasus Aktif Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah dengan 2.161

Sebaran 16.376 Kasus Aktif Covid-19, Tertinggi di Jawa Tengah dengan 2.161

Nasional
UPDATE 20 Oktober: Ada 6.706 Suspek Terkait Covid-19

UPDATE 20 Oktober: Ada 6.706 Suspek Terkait Covid-19

Nasional
Akan Ditahan Usai Jadi Tersangka, Bupati Kuansing Andi Putra Tiba di Gedung KPK

Akan Ditahan Usai Jadi Tersangka, Bupati Kuansing Andi Putra Tiba di Gedung KPK

Nasional
Menanti Proses Pemeriksaan Polisi terhadap Rachel Vennya...

Menanti Proses Pemeriksaan Polisi terhadap Rachel Vennya...

Nasional
Menteri PPPA Nilai Dugaan Asusila Kapolsek Parigi Moutong Rendahkan Martabat Perempuan

Menteri PPPA Nilai Dugaan Asusila Kapolsek Parigi Moutong Rendahkan Martabat Perempuan

Nasional
UPDATE 20 Oktober: Ada 16.376 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

UPDATE 20 Oktober: Ada 16.376 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Rayakan HUT ke-21, Indika Energy Perkuat Komitmen Netral Karbon

Rayakan HUT ke-21, Indika Energy Perkuat Komitmen Netral Karbon

Nasional
UPDATE: Bertambah 1.207, Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.077.748

UPDATE: Bertambah 1.207, Kasus Sembuh Covid-19 Jadi 4.077.748

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.