Partai Berkarya Besutan Tommy Soeharto Daftar Pemilu 2019

Kompas.com - 13/10/2017, 11:54 WIB
Ketua KPU RI, Arief Budiman Menerima Pendaftaran Partai Berkarya besutan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto sebagai calon peserta Pemilu 2019. Jakarta, Jumat (13/10/2017). KOMPAS.com/ MOH NADLIR Ketua KPU RI, Arief Budiman Menerima Pendaftaran Partai Berkarya besutan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto sebagai calon peserta Pemilu 2019. Jakarta, Jumat (13/10/2017).
Penulis Moh. Nadlir
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Berkarya besutan Hutomo Mandala Putra alias Tommy Soeharto menjadi partai keenam yang mendaftar sebagai calon peserta Pemilu 2019 ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI.

Sekretaris Jenderal Partai Berkarya, Badar Picunang mengatakan, target awal partainya adalah bisa lolos sebagai peserta pemilu 2019.

"Target terdekat kami adalah bisa menjadi peserta Pemilu 2019, lolos verifikasi," ujar Badar di kantor KPU RI, Jakarta, Jumat (13/10/2017).

Jika lolos pada Pemilu mendatang, kata Badar, pihaknya menargetkan mendapatkan satu kursi di setiap provinsi.

Apalagi, kata Badar, partainya hadir sebagai alternatif pilihan masyarakat di antara parpol lainnya.

"Pecinta almarhum Presiden Soeharto masih banyak, harapannya itu membuat masyarakat tertarik dengan partai Berkarya," ujar dia.

Badar menjelaskan, kepengurusan partainya lengkap di 34 provinsi dan 514 kabupaten/kota seluruh Indonesia.

"Namun yang memberikan berkas hari ini baru 452 kabupaten/kota atau 88 persen dari jumlah kabupaten/kota yang ada. Tentunya tercukupi minimal 50 persen di masing-masing kecamatan," kata Badar.

Rencananya, kata Badar, pihaknya akan melengkapi kekurangan dokumen persyaratan tersebut pada Senin (16/10/2017).

Usai mendaftar, Badar mengaku bahwa seluruh pengurus partainya akan menemui Ketua Dewan Pembina Partai Berkarya Tommy Soeharto di masjid At-Tin di Jakarta Timur.

"Ya untuk lapor bahwa partai Berkarya sudah daftar sebagai calon peserta Pemilu 2019 hari ini," kata dia.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Tak Punya Wewenang Khusus Selama PSBB, Polri Fokus pada Maklumat Kapolri

Tak Punya Wewenang Khusus Selama PSBB, Polri Fokus pada Maklumat Kapolri

Nasional
Belum Maksimal, Pemerintah Diminta Benahi Penanganan Pandemi Covid-19

Belum Maksimal, Pemerintah Diminta Benahi Penanganan Pandemi Covid-19

Nasional
UPDATE: Pasien Sembuh dari Covid-19 Jadi 204 Orang

UPDATE: Pasien Sembuh dari Covid-19 Jadi 204 Orang

Nasional
UPDATE: Tambah 12, Total 221 Pasien Covid-19 Meninggal di Indonesia

UPDATE: Tambah 12, Total 221 Pasien Covid-19 Meninggal di Indonesia

Nasional
UPDATE: Covid-19 di Indonesia Kini 2.738 Kasus, Bertambah 247

UPDATE: Covid-19 di Indonesia Kini 2.738 Kasus, Bertambah 247

Nasional
Kemenkes: Pasien Positif Covid-19 Hasil Screening di Puskesmas Bisa Isolasi Mandiri

Kemenkes: Pasien Positif Covid-19 Hasil Screening di Puskesmas Bisa Isolasi Mandiri

Nasional
Ini Strategi Relawan Gugus Tugas Percepat Penanganan Pandemi Covid-19

Ini Strategi Relawan Gugus Tugas Percepat Penanganan Pandemi Covid-19

Nasional
Jokowi Minta Program Padat Karya Tunai Beri Upah Setiap Hari ke Pekerja

Jokowi Minta Program Padat Karya Tunai Beri Upah Setiap Hari ke Pekerja

Nasional
Warga Miskin di Jabodetabek Dapat Paket Sembako, Bukan BLT

Warga Miskin di Jabodetabek Dapat Paket Sembako, Bukan BLT

Nasional
Menlu Sebut 907 WNI Peserta Jamaah Tabligh Berada di Luar Negeri, Paling Banyak di India

Menlu Sebut 907 WNI Peserta Jamaah Tabligh Berada di Luar Negeri, Paling Banyak di India

Nasional
UI Kembangkan Ventilator Pasien Corona, Diklaim Lebih Murah dan Mudah

UI Kembangkan Ventilator Pasien Corona, Diklaim Lebih Murah dan Mudah

Nasional
Bantu Tangani Covid-19, UI Kembangkan Ventilator Transport Lokal Rendah Biaya

Bantu Tangani Covid-19, UI Kembangkan Ventilator Transport Lokal Rendah Biaya

Nasional
Kawal Distribusi APD, Puan Minta Pemerintah Miliki Database Real-time

Kawal Distribusi APD, Puan Minta Pemerintah Miliki Database Real-time

Nasional
Pandemi Covid-19, Komnas HAM Minta Pengesahan RKUHP Ditunda

Pandemi Covid-19, Komnas HAM Minta Pengesahan RKUHP Ditunda

Nasional
MUI: Jika Wabah Covid-19 Masih Tak Terkendali, Shalat Idul Fitri Ditiadakan

MUI: Jika Wabah Covid-19 Masih Tak Terkendali, Shalat Idul Fitri Ditiadakan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X