Amien Rais: Reklamasi Bukan untuk Rakyat Jakarta

Kompas.com - 10/10/2017, 13:43 WIB
Amien Rais di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/10/2017) Kompas.com/Rakhmat Nur HakimAmien Rais di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/10/2017)
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais menyayangkan pencabutan moratorium reklamasi Teluk Jakarta oleh pemerintah.

Amien mengatakan, pemerintah telah mengesampingkan kepentingan rakyat dengan mencabut moratorium reklamasi Teluk Jakarta.

Apalagi, Amien menilai proyek reklamasi hanya menguntungkan sebagian orang, terutama kelas atas.

"Bukan untuk rakyat Jakarta. Seperti saya ini, tidak mungkin akan membeli apartemen atau pertokoan atau perhotelan di Teluk Jakarta," kata Amien, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (10/10/2017).


(Baca juga: Moratorium Reklamasi 17 Pulau di Teluk Jakarta Resmi Dicabut)

Amien juga curiga proyek reklamasi dilakukan untuk kepentingan negara asing atau perusahaan asing.

Amien menilai, proyek reklamasi bisa jadi merupakan perpanjangan kepentingan China di Indonesia. Menurut Amien, China tengah membangun jalur sutra lautan dan Teluk Jakarta menjadi salah satu wilayah yang diincar.

Karena itu, mantan Ketua MPR ini meminta Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih Anies Baswedan dan Sandiaga Uno menepati janjinya untuk menentang reklamasi Teluk Jakarta.

"Jelas sekali reklamasi subordinat untuk memfasilitasi kepentingan jalan sutra Laut China. Ini jelas untuk kita. Tapi ada seorang tua katakan tidak. Tapi bolehlah, enggak apa-apa," ucap dia.

(Baca juga: Djarot: Terima Kasih, Memang Sudah Seharusnya Moratorium Reklamasi Dicabut)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X