Fadli Zon Akan Tagih Janji Anies-Sandi soal Reklamasi

Kompas.com - 09/10/2017, 15:30 WIB
Fadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/10/2017) Kompas.com/Rakhmat Nur HakimFadli Zon di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/10/2017)
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Fadli Zon menilai, pemerintah tidak konsisten dalam menyelesaikan polemik reklamasi di Teluk Jakarta.

Menurut dia, hal itu terlihat dari pencabutan moratorium reklamasi.

"Ini menunjukan inkonsistensi kita dalam membuat kebijakan. Selera penguasa tergantung pada situasi bukan kepentingan yang lebih besar. Seharusnya tunggu dulu gubernur dan wakil gubernur baru dilantik, (tunggu) kebijakannya tentang reklamasi ini," kata Fadli, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (9/10/2017).

Ia menilai, kebijakan tersebut cenderung merugikan masyarakat berpenghasilan kecil yang tinggal di sekitar Teluk Jakarta seperti nelayan.

Baca: Moratorium Reklamasi 17 Pulau di Teluk Jakarta Resmi Dicabut

Fadli juga meminta Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta terpilih, Anies Baswedan-Sandiaga Uno, menepati janji kampanyenya, yakni menolak reklamasi di Teluk Jakarta.

Ia juga mengingatkan keduanya agar tetap konsisten terkait penolakan terhadap reklamasi.

"Jadi jangan berubah sebab sekarang ini sangat mudah sekali untuk berubah. Jadi seperti sangat kental sekali nuansa politisnya. Politisi itu bisa memiliki keberpihakan terhadap pihak-pihak tertentu. Kan janjinya itu (menolak reklamasi). Menurut saya kalau berjanji harus ditepati," papar Fadli.

Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Tuty Kusumawati mengatakan, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman (Menko Maritim) Luhut B Panjaitan telah resmi mencabut penghentian sementara (moratorium) pembangunan pulau reklamasi di Teluk Jakarta.

Baca jugaPemprov DKI Berharap Moratorium Reklamasi Segera Dicabut

Luhut telah mengeluarkan Surat Menko Maritim Nomor S-78-001/02/Menko/Maritim/X/2017 pada 5 Oktober 2017 tentang pencabutan penghentian sementara (moratorium) pembangunan proyek reklamasi Teluk Jakarta.

"Moratorium dari Pak Menko Maritim Alhamdulillah sudah ditandatangani, tanggal 5 Oktober malam. Intinya itu mencabut. Kan yang lalu Pak Menko Maritim sudah pernah mengeluarkan surat (moratorium) ya. Nah itu dicabut," ujar Tuty di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jumat (6/10/2017).

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X