Elektabilitas Parpol Pendukung Jokowi Stagnan, Nasdem Akan Kerja Keras

Kompas.com - 06/10/2017, 15:18 WIB
Sekjen DPP Partai Nasdem Johnny G Plate di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/7/2017). KOMPAS.com/ESTU SURYOWATISekjen DPP Partai Nasdem Johnny G Plate di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (27/7/2017).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Partai Nasdem akan bekerja lebih keras menjelang tahun politik untuk meningkatkan elektabilitasnya.

Hal itu menanggapi hasil survei Saiful Mujani Research & Consulting ( SMRC).

Survei SMRC menunjukkan, elektabilitas parpol pendukung Jokowi cenderung stagnan, kecuali PDI Perjuangan. Sebab, Jokowi merupakan kader PDI-P.

"Setidaknya (survei) mengingatkan kami untuk bekerja lebih keras menyongsong pemilu legislatif," kata Sekretaris Jenderal Partai Nasdem Johnny G Plate saat dihubungi, Jumat (6/10/2017).

Baca: Survei SMRC: Elektabilitas Parpol Pendukung Jokowi Stagnan, kecuali PDI-P

Johnny mengatakan, elektabilitas partai politik dipengaruhi banyak aspek. Selain karena pengaruh dari figur Jokowi, efek lainnya yang memengaruhi secara signifikan efek elektoral partai adalah infrastruktur partai dan kredibilitas pengurus partai hingga tingkat desa.

"Khususnya daftar caleg yang potensial peraup suara banyak di setiap jenjang dan sebaran dapil secara nasional," ujar Anggota Komisi XI DPR itu.

Nasdem sudah melakukan survei mandiri terkait signifikansi dukungan untuk Jokowi terhadap elektabilitas partai. Namun, ia belum bisa membeberkan hasilnya kepada publik.

"Kami tentu juga punya informasi internal dan masih untuk konsumsi internal," kata dia.

Baca: Elektabilitas Parpol Pendukung Jokowi Disebut Stagnan, Ini Kata Golkar

Hasil survei SMRC menunjukkan, elektabilitas PDI Perjuangan unggul jauh dari parpol lainnya yakni 27, 1 persen.

Halaman:
Baca tentang
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X