Kepala Biro Hukum KPK Akui Spion Mobilnya Dirusak Orang Tak Dikenal

Kompas.com - 26/09/2017, 23:00 WIB
Kepala Biro Hukum KPK, Setiadi dalam sidang praperadilan yang diajukan Ketua DPR RI Setya Novanto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (22/9/2017). KOMPAS.com/AMBARANIE NADIAKepala Biro Hukum KPK, Setiadi dalam sidang praperadilan yang diajukan Ketua DPR RI Setya Novanto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jumat (22/9/2017).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Kepala Biro Hukum Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) Setiadi membenarkan bahwa kaca spion mobilnya dirusak oleh orang tak dikenal. Mobil tersebut diparkir di halaman rumahnya.

Namun, Setiadi enggan membahas lebih jauh soal insiden itu.

"Aduh, jangan lah. Malu. Sudah biasa itu," ujar Setiadi saat dikonfirmasi usai sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (26/9/2017) malam.

Setiadi mengatakan bahwa sebelumnya peristiwa serupa pernah terjadi. Ia menganggap hal tersebut sebagai risiko pekerjaan.

"Itu risiko. Tidak apa-apa lah," kata dia.

Setiadi mengaku sudah melaporkan peristiwa itu ke polisi. Hingga saat ini belum diketahui perkembangannya.

Dikutip dari Tribunnews.com, Wakapolres Metro Jakarta Pusat AKBP Asep Guntur mengatakan, penyebab kaca mobil rusak masih diselidiki antara dirusak atau hendak dicuri.

Kaca spion mobil Daihatsu Luxio abu-abu milik Setiadi diduga dirusak saat diparkir di garasi rumahnya di asrama Polsek.

Asep menerangkan, bahwa Setiadi telah melaporkan peristiwa itu ke Mapoksek Menteng.

"Beliau habis salat subuh balik, terus kaca spion mobilnya dirusak. Ia cuma kaca spion mobilnya," ujar Asep saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (26/9/2017).

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kemendikbud: Akses Fasilitas Penunjang Pembelajaran Campuran Perlu Diperluas

Kemendikbud: Akses Fasilitas Penunjang Pembelajaran Campuran Perlu Diperluas

Nasional
UPDATE: Bertambah 2.657, Kasus Covid-19 di Indonesia Lampaui 70.000

UPDATE: Bertambah 2.657, Kasus Covid-19 di Indonesia Lampaui 70.000

Nasional
Penyelidikan Dugaan Korupsi Pejabat UNJ Dihentikan, Ini Respons KPK

Penyelidikan Dugaan Korupsi Pejabat UNJ Dihentikan, Ini Respons KPK

Nasional
PDI-P Usung Keponakan Prabowo Jadi Calon Wakil Wali Kota Tangsel

PDI-P Usung Keponakan Prabowo Jadi Calon Wakil Wali Kota Tangsel

Nasional
Demi Cegah Buronan Berbisnis di Luar Negeri, MAKI Usul Pemerintah Segera Cabut Paspor Mereka

Demi Cegah Buronan Berbisnis di Luar Negeri, MAKI Usul Pemerintah Segera Cabut Paspor Mereka

Nasional
Diplomasi 'High Level', di Balik Proses Ekstradisi Maria Pauline Lumowa

Diplomasi "High Level", di Balik Proses Ekstradisi Maria Pauline Lumowa

Nasional
Ekstradisi Maria Pauline Lumowa Dinilai Tutupi Malu Menkumham Kebobolan Djoko Tjandra

Ekstradisi Maria Pauline Lumowa Dinilai Tutupi Malu Menkumham Kebobolan Djoko Tjandra

Nasional
Kemenkes Sosialisasikan Flu Babi G4 ke Peternak di Indonesia

Kemenkes Sosialisasikan Flu Babi G4 ke Peternak di Indonesia

Nasional
Wapres: Proyek Berbiaya Besar Ditunda hingga 2022 atau 2023

Wapres: Proyek Berbiaya Besar Ditunda hingga 2022 atau 2023

Nasional
Maria Pauline Ditangkap, MAKI: Semestinya Bisa Juga Tangkap Djoko Tjandra, Eddy Tansil, dan Kakap lainnya

Maria Pauline Ditangkap, MAKI: Semestinya Bisa Juga Tangkap Djoko Tjandra, Eddy Tansil, dan Kakap lainnya

Nasional
Wapres Sebut Harus Ada Revisi RPJMN agar Ekonomi Kembali Pulih

Wapres Sebut Harus Ada Revisi RPJMN agar Ekonomi Kembali Pulih

Nasional
PDI-P: Pencopotan Rieke dari Pimpinan Baleg Bukan karena Polemik RUU HIP

PDI-P: Pencopotan Rieke dari Pimpinan Baleg Bukan karena Polemik RUU HIP

Nasional
Kemenlu Jamin Tak Ada WNA Overstay Selama Pandemi Covid-19

Kemenlu Jamin Tak Ada WNA Overstay Selama Pandemi Covid-19

Nasional
Kemendikbud: Mayoritas Anak Sulit Pahami Pelajaran Selama Belajar dari Rumah

Kemendikbud: Mayoritas Anak Sulit Pahami Pelajaran Selama Belajar dari Rumah

Nasional
Wapres Sebut Pemerintah Lebarkan Defisit Anggaran jika Ekonomi Memburuk

Wapres Sebut Pemerintah Lebarkan Defisit Anggaran jika Ekonomi Memburuk

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X