Kompas.com - 20/09/2017, 17:13 WIB
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi PDI Perjuangan Masinton Pasribu menganggap wajar pencopotannya dari posisi Wakil Ketua Panitia Khusus Angket DPR terhadap KPK.

Ia mengatakan, pencopotannya merupakan pergantian biasa sebagaimana sebelumnya ia menggantikan Risa Mariska.

"Itu biasa. Saya juga dulu menggantikan. Dulu Bu Riska, sekarang Pak Eddy. Kami bergiliran saja," kata Masinton saat dihubungi, Rabu (20/9/2017).

 

(baca: PDI-P Copot Masinton Pasaribu sebagai Pimpinan Pansus Angket KPK)

Ia mengatakan, keputusan tersebut telah diputuskan fraksi dan ia menghormati serta mematuhi sepenuhnya.

"Itu biasa saja. Itu enggak mendadak. Itu (keputusan) partai," lanjut dia.

Sebelumnya, surat pergantian pimpinan sudah disampaikan Fraksi PDI-P kepada Pansus pada Selasa (19/9/2017).

(baca: Alasan KPK Enggan Tanggapi Ulah Masinton Pasaribu yang Minta Ditahan)

Surat tersebut ditandatangani Ketua Fraksi PDI-P Utut Adianto dan Sekretaris Fraksi PDI-P Bambang Wuryanto.

Posisi Wakil Ketua Pansus kini ditempati Eddy Kusuma Wijaya. Saat dikonfirmasi, Bambang mengatakan, pergantian tersebut untuk penyegaran.

"Sepengetahuan saya penyegaran biasa. Penyegaran biasa sebagaimana saat Masinton menggantikan Riska (Mariska)," kata Bambang melalui pesan singkat, Rabu (20/9/2017).

Kompas TV Kewenangan Penyadapan KPK Kembali Dipertanyakan
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.