Dianggap Berjasa, Megawati Dianugerahi Gelar Doktor Bidang Politik Pendidikan

Kompas.com - 20/09/2017, 07:29 WIB
Megawati Soekarnoputri Megawati Soekarnoputri

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri akan dianugerahi doktor kehormatan dari Universitas Negeri Padang (UNP) di bidang politik pendidikan.

Ketua Umum PDI-Perjuangan ini dianggap berhasil mengubah paradigma pendidikan nasional sejak awal reformasi.

Pemberian gelar rencananya pada 27 September mendatang.

Hal ini disampaikan Rektor Universitas Negeri Padang, Ganefri saat bertemu Sekjen PDI-Perjuangan Hasto Kristiyanto di Kampus UNP, Padang, Selasa (19/9/2017).


Ganefri menyatakan, doktor honoris causa diberikan karena rekam jejak Megawati yang cukup panjang di bidang politik pendidikan.

"Ibu Megawati luar biasa berjasa dalam sistem pendidikan nasional ketika Beliau menjabat sebagai presiden telah mengubah paradigma pendidikan nasional," papar Ganefri, melalui keterangan tertulis, Rabu (20/9/2017).

Menurut Ganefri, lahirnya Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) No 20 Tahun 2003 ketika Megawati menjabat sebagai Presiden mengimplementasikan amanat konstitusi tentang alokasi 20 persen dana APBN untuk pendidikan.

"Undang-Undang Sisdiknas jelas-jelas mencantumkan tujuan pendidikan adalah untuk membentuk manusia Indonesia yang berakhlak mulia sebagai realisasi dari nation and character building, pembentukan karakter bangsa yang didengungkan oleh Presiden Soekarno," kata Ganefri.

Sementara itu, Hasto mengatakan, gelar doktor honoris causa ini merupakan kehormatan bagi Megawati serta keluarga dan warga PDI Perjuangan.

"Kami mengucapkan terima kasih yang tulus atas penghargaan yang diberikan untuk Ibu Megawati dan kontribusi Beliau," kata Hasto.

Hasto mengatakan, terbitnya UU Sisdiknas mampu mengubah paradigma pendidikan nasional bertumpu pada Pancasila dan fokus dalam pembentukan manusia berkarakter yang satu kata dengan perbuatan.

"Kami menggunakan momentum ini untuk menelaah kembali apakah benar sistem politik pendidikan kita sudah benar-benar baik yang pada muaranya harus bisa menyelesaikan banyak masalah bangsa, menggelorakan nilai-nilai disiplin dan kejujuran di tengah-tengah bangsa ini," papar Hasto.  

Punya opini tentang artikel yang baru Kamu baca? Tulis pendapat Kamu di Bagian Komentar!


EditorInggried Dwi Wedhaswary
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Close Ads X