Kompas.com - 19/09/2017, 20:42 WIB
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemantauan terhadap Gunung Agung yang terletak di Karangasem, Bali terus dilakukan. Saat ini gunung tersebut masih berstatus "siaga".

Terkait hal itu, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, saat ini tengah disusun rencana kontinjensi yang melibatkan sejumlah dinas kementerian dan lembaga terkait.

"TNI, Polri, Basarnas, kementerian dan kembaga dinas-dinas yang ada. Dan rencana kontinjensi itu disusun berdasarkan kesepakatan," kata Sutopo di di Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Selasa (19/9/2017).

Rencana kontinjensi merupakan salah satu tahap agar upaya penanggulangan bencana menjadi efektif. Dalam rencana kontinjensi juga disepakati langkah-langkah alternatif jika terjadi peristiwa yang tidak direncanakan atau di luar prediksi.

"Kalau terjadi emergency mereka harus lakukan apa. Di mana, bagaimana. Nah itu kami sepakati," kata dia.

(Baca juga: Evakuasi Warga Sekitar Gunung Agung Prioritaskan Kelompok Rentan)

Setelah rencana kontinjensi tersusun, selanjutnya dilakukan sosialisasi kepada aparat serta masyarakat. Sutopo berharap, sosialisasinya nanti akan berjalan lancar.

"Peningkatan status (dari waspada ke siaga) ini kami gunakan untuk secara intensif melakukan sosialisasi," kata dia.

Sebelumnya, status aktivitas Gunung Agung ditingkatkan dari level "waspada" menjadi "siaga" pada Senin (18/9/2017) malam.

Atas hal itu, sebanyak 44 warga yang berasal dari Dusun Lebih, Desa Sebudi, Kecamatan Selat, Kabupaten Karangasem mengungsi secara mandiri. Mereka mengungsi ke 3 lokasi di wilayah Kabupaten Klungkung dan telah ditangani oleh BPBD setempat.

"BPBD Kabupaten Klungkung telah memberikan bantuan bagi pengungsi," kata Sutopo, Selasa (19/9/2017).

Kompas TV Status Gunung Agung ditingkatkan ke level III sejak Senin (18/9) malam.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.