Tujuh WNI Korban Badai Irma Dipulangkan ke Indonesia pada 19 September

Kompas.com - 17/09/2017, 15:54 WIB
Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal KOMPAS.com/Kristian ErdiantoDirektur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Kedutaan Besar RI di Caracas, Venezuela, berhasil mengevakuasi tujuh warga negara Indonesia yang terdampak badai Irma di British Virgin Island, Kepulauan Karibia. Saat ini, tujuh WNI itu sudah aman dalam perlindungan KBRI Caracas.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri Lalu Muhammad Iqbal mengatakan, ketujuh WNI akan segera dikembalikan ke Tanah Air dalam waktu dekat.

"Direncanakan mereka akan diterbangkan ke Jakarta pada 19 September dengan penerbangan Turkish Airlines melalui Istanbul," ujar Iqbal melalui keterangan tertulis, Minggu (17/9/2017).

Iqbal mengatakan, setibanya di Jakarta, ketujuh WNI akan diserahkan kepada Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI). Selanjutnya, para WNI itu akan dipulangkan ke Bali, daerah asal mereka.

Ketujuh WNI tersebut terdiri dari lima perempuan, satu laki-laki, dan satu balita. Mereka bekerja di tempat spa di Tottila Islands, British Virgin Islands. Evakuasi dilakukan dengan pesawat dari Caracas, Venezuela.

(Baca juga: Akibat Badai Irma, Kemenlu RI Evakuasi 7 WNI di British Virgin Island)

Duta Besar RI Caracas, Mochammad Luthfie Witto'eng mengatakan, ketujuh WNI butuh waktu satu jam untuk menjangkau bandara setempat karena jalanan sudah tertutup reruntuhan. Situasi di sana mengingatkan Luthfie pada kondisi Aceh pasca-tsunami.

"Infrastruktur di sekitar bandara hancur total. Akan butuh waktu lama untuk pemulihan," kata Luthfie.

Hingga 14 September 2017, situasi di British Virgin Islands pasca badai Irma tidak mengalami kemajuan yang signifikan. Pemberi bantuan sulit menjangkau ke daerah yang terdampak badai.

Bahkan, ketujuh WNI sempat mengalami kesulitan makan, hanya satu kali dalam satu hari. Sementara itu, suplai air dan listrik hingga saat ini masih terhenti.

Keesokan harinya, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi memerintahkan KBRI Caracas untuk mengevakuasi WNI di sana. Caracas dipilih sebagai titik evakuasi karena relatif dekat dan tak terdampak badai Irma.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X