Dua Pesawat TNI AU Berisi Bantuan untuk Rohingya Tiba di Banglades

Kompas.com - 15/09/2017, 08:38 WIB
Prajurit TNI Angkatan Udara melakukan persiapan melanjutkan perjalanan membawa bantuan kemanusian untuk pengungsi Rohingya bantuan Pemerintah Indonesia dengan menggunakan pesawat Hercules C-130 setelah pengisian bahan bakar di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Aceh, Kamis (14/9). Empat unit pesawat Hercules yang terbang dari Bandara Halim Perdanakusuma pada 13 September 2017 kembali melanjutkan perjalanan menuju Bandara Chittagong Bangladesh untuk membawa bantuan beras, gula, tenda darurat, selimut, alat kebutuhan keluarga dan tangki air. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/aww/17. IRWANSYAH PUTRAPrajurit TNI Angkatan Udara melakukan persiapan melanjutkan perjalanan membawa bantuan kemanusian untuk pengungsi Rohingya bantuan Pemerintah Indonesia dengan menggunakan pesawat Hercules C-130 setelah pengisian bahan bakar di Lanud Sultan Iskandar Muda, Aceh Besar, Aceh, Kamis (14/9). Empat unit pesawat Hercules yang terbang dari Bandara Halim Perdanakusuma pada 13 September 2017 kembali melanjutkan perjalanan menuju Bandara Chittagong Bangladesh untuk membawa bantuan beras, gula, tenda darurat, selimut, alat kebutuhan keluarga dan tangki air. ANTARA FOTO/Irwansyah Putra/aww/17.
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah menempuh perjalanan udara selama sekitar 4 jam 30 menit, pesawat Hercules pertama A 1316 milik TNI Angkatan Udara yang mengangkut 34 ton bantuan kemanusiaan untuk pengungsi Rohingya tiba di Banglades.

Berdasarkan siaran pers resmi dari Istana Kepresidenan, Jumat (15/9/2017), pesawat pertama itu tiba di Bandara Internasional Shah Amanat, Chittagonh, Bangladesh, Kamis (14/9/2017) sekitar pukul 17.00 waktu setempat.

Duta Besar RI untuk Banglades Rina Soemarno serta perwakilan pemerintah Bangladesh menyambut kedatangan pesawat yang khusus membawa tenda dan selimut itu.

Direktur Tanggap Bencana Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Junjungan Tambunan yang mengawal empat pesawat dari Indonesia langsung menyerahkan bantuan kemanusiaan kepada Dubes Rina.

"Senang sekali menerima pesawat pertama kiriman bantuan kemanusiaan untuk Banglades dari Indonesia. Sudah ditunggu-tunggu, baik oleh Pemerintah Banglades karena ada beberapa keterbatasan di lapangan," ujar Rina.

(Baca juga: Indonesia Dinilai Bisa Pimpin Inisiatif Berikan Solusi Permanen untuk Rohingya)

Dubes kemudian menyerahkan bantuan kepada Pemerintah Banglades yang diwakili oleh Distric Commissioner Chittagong M Zillur Rahman Chowdhury.

Rina melanjutkan, bantuan kemanusiaan itu akan didistribusikan kepada pengungsi yang ada di Kota Coxs Bazar yang berjarak sekitar 170 kilometer dari bandara. Menurut dia, pengungsi sangat membutuhkan bantuan itu, terutama tenda.

"Kemarin saya ke Kota Coxs Bazar, di sana camp-camp pengungsian sudah melebihi kapasitas sehingga dibangun kamp-kamp yang asal-asalan tendanya. Hanya didukung oleh tenda bambu yang kalau kena angin atau hujan akan terbang," ujar Rina.

Dua jam kemudian, pesawat Hercules A 1319 (pesawat kedua) tiba di bandara. Pesawat kedua ini mengangkut bantuan kemanusiaan berupa beras sebanyak 10 ton.

Diketahui, pemerintah mengirimkan empat pesawat Hercules berisi 34 ton bantuan kemanusiaan bagi warga Rohingya. Dua pesawat lainnya masih berada di Pangkalan TNI AU Sultan Iskandar Muda, Aceh.

Rencananya, dua pesawat sisanya akan diberangkatkan pada Jumat ini.

"Secepattnya kami sesuaikan dengan flight clearence yang diberikan," ujar Komandan Satgas Civic Mission TNI AU Marsekal muda TNI Nanang Santoso.

"Menurut info Ibu Dubes (Banglades), rencananya Jumat akan berangkat dengan waktu yang sama dengan pesawat sebelumnya. Kami akan laksanakan ini sampai tuntas, sesuai dengan apa yang diamanatkan pemerintah dan rakyat Indonesia," kata dia.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ada Permintaan Prabowo Capres 2024, Muzani Sebut Ditentukan Setahun Sebelumnya

Ada Permintaan Prabowo Capres 2024, Muzani Sebut Ditentukan Setahun Sebelumnya

Nasional
Resmikan Program KiosMU, Airlangga: UMKM Prioritas Utama dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

Resmikan Program KiosMU, Airlangga: UMKM Prioritas Utama dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

Nasional
Mahfud: Banyak Dokter Meninggal Dunia karena Lelah dan Stres Tangani Pasien Covid-19

Mahfud: Banyak Dokter Meninggal Dunia karena Lelah dan Stres Tangani Pasien Covid-19

Nasional
Prabowo Kembali Tunjuk Ahmad Muzani Jadi Sekjen Partai Gerindra

Prabowo Kembali Tunjuk Ahmad Muzani Jadi Sekjen Partai Gerindra

Nasional
Jokowi Ajak Kader Gerindra Bantu Negara Tangani Dampak Pandemi Covid-19

Jokowi Ajak Kader Gerindra Bantu Negara Tangani Dampak Pandemi Covid-19

Nasional
Kongres Luar Biasa secara Virtual Saat Pandemi, Gerindra Siap Daftar ke Muri

Kongres Luar Biasa secara Virtual Saat Pandemi, Gerindra Siap Daftar ke Muri

Nasional
KSAD Jadi Wakil Komite Penanganan Covid-19, Mahfud: Keterlibatan TNI Diperlukan

KSAD Jadi Wakil Komite Penanganan Covid-19, Mahfud: Keterlibatan TNI Diperlukan

Nasional
UPDATE 8 Agustus: Kasus Covid-19 DKI Jakarta Kembali Lampaui Jawa Timur

UPDATE 8 Agustus: Kasus Covid-19 DKI Jakarta Kembali Lampaui Jawa Timur

Nasional
Prabowo: Gerindra Besar Bukan karena Ketum, tetapi Berhasil Tangkap Keluhan Rakyat

Prabowo: Gerindra Besar Bukan karena Ketum, tetapi Berhasil Tangkap Keluhan Rakyat

Nasional
Pemerintah Beri Bintang Jasa 22 Tenaga Medis yang Gugur Saat Rawat Pasien Covid-19

Pemerintah Beri Bintang Jasa 22 Tenaga Medis yang Gugur Saat Rawat Pasien Covid-19

Nasional
Platform E-Learning ASN Unggul Jadi Solusi Pelatihan ASN di Tengah Pandemi

Platform E-Learning ASN Unggul Jadi Solusi Pelatihan ASN di Tengah Pandemi

Nasional
Sebaran 2.277 Kasus Baru Covid-19 RI, DKI Jakarta Tertinggi dengan 686

Sebaran 2.277 Kasus Baru Covid-19 RI, DKI Jakarta Tertinggi dengan 686

Nasional
UPDATE 8 Agustus: Kasus Suspek Covid-19 Capai 83.624

UPDATE 8 Agustus: Kasus Suspek Covid-19 Capai 83.624

Nasional
Prabowo: Banyak Partai Muncul dan Cepat Hilang, Gerindra Kokoh 12 Tahun

Prabowo: Banyak Partai Muncul dan Cepat Hilang, Gerindra Kokoh 12 Tahun

Nasional
UPDATE 8 Agustus: Total 1.693.880 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

UPDATE 8 Agustus: Total 1.693.880 Spesimen Diperiksa Terkait Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X