Kompas.com - 13/09/2017, 21:46 WIB
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Sekretaris Jenderal Partai Gerindra Ahmad Muzani membantah partainya menarik dukungan untuk bakal calon pasangan gubernur dan wakil gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar-Ahmad Syaikhu.

Ia mengatakan, keputusan untuk mengajukan Deddy Mizwar sebagai calon gubernur diambil bersama dengan PKS.

"Pertemuan bersama untuk membicarakan hal lain (penarikan dukungan) belum pernah terjadi sehingga saya masih memahami bahwa komitmen masih berlangsung dan Insya Allah proses itu masih berjalan," kata Muzani, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (13/9/2017).

Menurut Muzani, secara resmi Gerindra dan PKS belum mengajukan pasangan calon yang akan didaftarkan ke KPUD Jawa Barat.

Baca: Deddy Mizwar: Saya Percaya Prabowo Subianto Bisa Pegang Komitmennya

Apalagi, kabar itu muncul dari kepengurusan pada level Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jawa Barat.

Keputusan pencalonan pilkada Jawa Barat ada di Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerindra.

"Keputusan ada di DPP oleh Pak Prabowo Subianto, dan tak ada perubahan dari sikap awal," lanjut Muzani.

Sebelumnya, DPD Partai Gerindra Jawa Barat menyatakan batal mengusung pasangan bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar-Ahmad Saikhu di Pilkada Jawa Barat 2018.

Baca: Gerindra Batal Dukung Deddy Mizwar, PKS Minta Kadernya Tenang

"Pasangan yang diberitakan pada tanggal 17 Agustus 2017 lalu untuk mengusung pasangan Deddy Mizwar-Ahmad Saikhu menjadi sulit direalisasikan," kata Ketua DPD Partai Gerindra Jawa Barat Mulyadi saat dihubungi melalui ponselnya, Selasa (12/9/2017).

Mulyadi menilai, pasangan Deddy Mizwar-Ahmad Saikhu dinilai belum siap untuk menghadapi Pilkada Jawa Barat 2018.

"Belum lagi statement Pak Saikhu kemarin di acara konsolidasi PKS Kabupaten Bandung. (Saikhu) mengatakan, Beliau lebih suka tetap (memimpin) Kota Bekasi dan merasa namanya belum dikenal di Jabar," kata Mulyadi. 

Kompas TV Pertarungan Panas Menuju Kursi Jabar 1 (Bag 2)
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.