Panglima TNI: Pembebasan 2 WNI dari Abu Sayyaf Tanpa Tebusan

Kompas.com - 08/09/2017, 13:04 WIB
Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (8/9/2017). Fachri FachrudinPanglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (8/9/2017).
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua warga negara Indonesia (WNI) yang sempat disandera oleh kelompok teroris Abu Sayyaf di Filipina telah dibebaskan pada Kamis (7/9/2018).

Panglima TNI Jenderal TNI Gatot Nurmantyo menegaskan bahwa upaya pembebasan tidak dilakukan dengan cara memberikan tebusan kepada para penyandera.

"Tidak ditebus. Saya jamin tidak ditebus, ya. Tetapi itu upaya diplomasi, upaya kerja sama TNI dengan AFP (Army Forces Filipina) sehingga itu dibebaskan," kata Gatot di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (8/9/2017).

(baca: Setelah 9 Bulan Disandera, Pelaut Vietnam Dibebaskan dari Abu Sayyaf)

Dalam kesempatan ini, Panglima juga menyampaikan terima kasih kepada AFP atas keberhasilan tersebut.

Ia menyampaikan, saat ini pemerintah Filipina juga sedang mengupayakan pembebasan terhadap sandera WNI lainnya.

"Mereka (AFP) pun akan berjanji untuk segera menindaklanjuti yang sisanya lima orang, kita berdoa bersama-sama," kata Gatot.

(baca: Dibakar Amarah, Duterte Ancam Makan Hidup-hidup Teroris Abu Sayyaf)

Dikutip dari Antaranews.com, Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi mengatakan dua orang WNI yang disandera kelompok Abu Sayyaf di Filipina telah bebas sejak Kamis pagi.

"Saya sampaikan informasi terkait sandera kita, kami memperoleh informasi dari Konjen di Davao City bahwa pada 7 September 2017 pagi sekitar pukul 06.30 WIB telah bebas dua sandera WNI," kata Retno di Singapura, Kamis.

Ia mengatakan, kedua WNI tersebut, yakni Saparudin bin Koni dan Syawal bin Mariam.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X