Nurul Arifin Direkomendasikan Golkar Maju pada Pilkada Kota Bandung

Kompas.com - 04/09/2017, 19:04 WIB
Ketua DPP Partai Golkar Nurul Arifin di sela workshop KPPG di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Jumat (25/8/2017). KOMPAS.com/Nabilla TashandraKetua DPP Partai Golkar Nurul Arifin di sela workshop KPPG di Hotel Sultan, Senayan, Jakarta, Jumat (25/8/2017).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Bidang Media dan Penggalangan Opini Partai Golkar Nurul Arifin direkomendasikan partainya untuk maju sebagai calon wali kota Bandung.

"Alhamdulillah, Tim Pilkada DPP Partai Golkar yang diketuai Bapak Nurdin Halid, telah menetapkan memberikan rekomendasi kepada saya sebagai calon wali kota Bandung," ujar Nurul melalui keterangan tertulis, Senin (4/9/2017).

"Surat penetapan DPP Golkar akan keluar dalam waktu dekat," kata dia. 

Nurul menyatakan, penetapannya sebagai calon wali kota Bandung berdasarkan hasil survei masyarakat kota Bandung. Karena itu, ia mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Bandung yang telah memilihnya dalam survei.

(Baca juga: Nurul Arifin Ingin Teruskan yang Dikerjakan Ridwan Kamil di Bandung)

 

Ia menambahkan, selanjutnya dirinya diberi waktu dua bulan untuk menggalang koalisi dengan partai lain untuk mencari pasangannya sebagai calon wakil wali kota.

"Semoga rekomendasi ini dapat menjadi fokus perjuangan untuk semua elemen pendukung, khususnya Partai Golkar di kota Bandung," kata Nurul.

Baca tentang


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kelanjutan Nasib RUU Cipta Kerja, Mahfud: Pemerintah Sudah Punya Rumusan Baru

Kelanjutan Nasib RUU Cipta Kerja, Mahfud: Pemerintah Sudah Punya Rumusan Baru

Nasional
Ada Permintaan Prabowo Capres 2024, Muzani Sebut Ditentukan Setahun Sebelumnya

Ada Permintaan Prabowo Capres 2024, Muzani Sebut Ditentukan Setahun Sebelumnya

Nasional
Resmikan Program KiosMU, Airlangga: UMKM Prioritas Utama dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

Resmikan Program KiosMU, Airlangga: UMKM Prioritas Utama dalam Pemulihan Ekonomi Nasional

Nasional
Mahfud: Banyak Dokter Meninggal Dunia karena Lelah dan Stres Tangani Pasien Covid-19

Mahfud: Banyak Dokter Meninggal Dunia karena Lelah dan Stres Tangani Pasien Covid-19

Nasional
Prabowo Kembali Tunjuk Ahmad Muzani Jadi Sekjen Partai Gerindra

Prabowo Kembali Tunjuk Ahmad Muzani Jadi Sekjen Partai Gerindra

Nasional
Jokowi Ajak Kader Gerindra Bantu Negara Tangani Dampak Pandemi Covid-19

Jokowi Ajak Kader Gerindra Bantu Negara Tangani Dampak Pandemi Covid-19

Nasional
Kongres Luar Biasa secara Virtual Saat Pandemi, Gerindra Siap Daftar ke Muri

Kongres Luar Biasa secara Virtual Saat Pandemi, Gerindra Siap Daftar ke Muri

Nasional
KSAD Jadi Wakil Komite Penanganan Covid-19, Mahfud: Keterlibatan TNI Diperlukan

KSAD Jadi Wakil Komite Penanganan Covid-19, Mahfud: Keterlibatan TNI Diperlukan

Nasional
UPDATE 8 Agustus: Kasus Covid-19 DKI Jakarta Kembali Lampaui Jawa Timur

UPDATE 8 Agustus: Kasus Covid-19 DKI Jakarta Kembali Lampaui Jawa Timur

Nasional
Prabowo: Gerindra Besar Bukan karena Ketum, tetapi Berhasil Tangkap Keluhan Rakyat

Prabowo: Gerindra Besar Bukan karena Ketum, tetapi Berhasil Tangkap Keluhan Rakyat

Nasional
Pemerintah Beri Bintang Jasa 22 Tenaga Medis yang Gugur Saat Rawat Pasien Covid-19

Pemerintah Beri Bintang Jasa 22 Tenaga Medis yang Gugur Saat Rawat Pasien Covid-19

Nasional
Platform E-Learning ASN Unggul Jadi Solusi Pelatihan ASN di Tengah Pandemi

Platform E-Learning ASN Unggul Jadi Solusi Pelatihan ASN di Tengah Pandemi

Nasional
Sebaran 2.277 Kasus Baru Covid-19 RI, DKI Jakarta Tertinggi dengan 686

Sebaran 2.277 Kasus Baru Covid-19 RI, DKI Jakarta Tertinggi dengan 686

Nasional
UPDATE 8 Agustus: Kasus Suspek Covid-19 Capai 83.624

UPDATE 8 Agustus: Kasus Suspek Covid-19 Capai 83.624

Nasional
Prabowo: Banyak Partai Muncul dan Cepat Hilang, Gerindra Kokoh 12 Tahun

Prabowo: Banyak Partai Muncul dan Cepat Hilang, Gerindra Kokoh 12 Tahun

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X