Jumlah Hewan Kurban di Masjid Istiqlal 2017 Turun Dibanding 2016

Kompas.com - 01/09/2017, 13:58 WIB
Wakil Presiden Jusuf Kalla menyerahkan dua ekor sapi miliknya dan milik Presiden Joko Widodo kepada pengurus Masjid Istiqlal Jakarta, Jumat (1/9/2017). Fabian Januarius KuwadoWakil Presiden Jusuf Kalla menyerahkan dua ekor sapi miliknya dan milik Presiden Joko Widodo kepada pengurus Masjid Istiqlal Jakarta, Jumat (1/9/2017).
|
EditorSandro Gatra

JAKARTA, KOMPAS.com - Jumlah hewan kurban yang diterima pengurus Masjid Istiqlal Jakarta tahun 2017 menurun dibanding tahun 2016 lalu.

Kepala Protokol Masjid Istiqlal Abu Hurairah Abdul Salam menjelaskan, pada Idul Adha 1438 Hijriah ini, pihaknya menerima 27 ekor sapi dan 26 ekor kambing.

"Sementara tahun lalu kami mendapatkan lebih banyak, sekitar 32 ekor (sapi)," ujar Abdul di Komplek Masjid Istiqlal, Jakarta, Jumat (1/9/2017).

Tahun lalu, panitia kurban Masjid Istiqlal mengemas 6.000 paket daging dari jumlah tersebut.

(baca: Sapi Jokowi di Masjid Istiqlal Disebut Paling Berat)

Abdul memperkirakan, dengan jumlah hewan kurban tahun ini, hanya akan menjadi sekitar 4.000 paket daging saja.

Rencananya, panitia akan memulai pemotongan hewan sekitar pukul 15.00 WIB.

Perkiraannya, daging-daging itu bisa didistribusikan ke masyarakat pada pukul 20.00 WIB atau 21.00 WIB.

"Artinya, daging kurban bisa lebih fresh dibandingkan jika kami menyembelihnya selepas Isya," ujar dia.

Abdul menambahkan, ada perbedaan pola distribusi daging hewan kali ini. Jika tahun-tahun sebelumnya pembagian daging kurban menggunakan kupon, kali ini panitia akan menyambangi masyarakat langsung.

Tentunya, masyarakat yang memenuhi syarat dan terdata.

"Tentunya masyarakat yang diprioritaskan adalah warga yang bertetangga langsung dengan Masjid Istiqlal, yang rumahnya paling dekat dengan Masjid Istiqlal. Kami sudah membuat survei dan setiap tahun diperbaharui," ujar Abdul.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Anggaran Kemenhub Dipangkas Rp 12,44 Triliun untuk Pengadaan Vaksin Covid-19

Anggaran Kemenhub Dipangkas Rp 12,44 Triliun untuk Pengadaan Vaksin Covid-19

Nasional
PPKM Dinilai Tak Berhasil, Pemerintah Diminta Kembali Terapkan PSBB

PPKM Dinilai Tak Berhasil, Pemerintah Diminta Kembali Terapkan PSBB

Nasional
CISDI: Sulit bagi Pemerintah Cepat Membalik Keadaan Saat Pandemi Covid-19 Jadi Lebih Baik

CISDI: Sulit bagi Pemerintah Cepat Membalik Keadaan Saat Pandemi Covid-19 Jadi Lebih Baik

Nasional
Kasus Suap Bansos, KPK Dalami Pemberian Uang ke Dirjen Linjamsos dan Pihak Lain di Kemensos

Kasus Suap Bansos, KPK Dalami Pemberian Uang ke Dirjen Linjamsos dan Pihak Lain di Kemensos

Nasional
Kemensos: Sesuai Arahan Mensos Risma, Kami Bawa Makanan untuk Korban Banjir Paniai

Kemensos: Sesuai Arahan Mensos Risma, Kami Bawa Makanan untuk Korban Banjir Paniai

Nasional
Mendagri Apresiasi Menkes Budi Gunadi yang Gunakan Data KPU untuk Vaksinasi Covid-19

Mendagri Apresiasi Menkes Budi Gunadi yang Gunakan Data KPU untuk Vaksinasi Covid-19

Nasional
KPK Rampungkan Penyidikan Tersangka Penyuap Wali Kota Cimahi

KPK Rampungkan Penyidikan Tersangka Penyuap Wali Kota Cimahi

Nasional
Perludem: Ambang Batas Parlemen Gagal Sederhanakan Sistem Kepartaian

Perludem: Ambang Batas Parlemen Gagal Sederhanakan Sistem Kepartaian

Nasional
Kejagung Periksa Karyawan Benny Tjokro di Kasus Asabri

Kejagung Periksa Karyawan Benny Tjokro di Kasus Asabri

Nasional
Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pembentukan Komponen Cadangan Pertimbangkan Pembangunan TNI

Koalisi Masyarakat Sipil Desak Pembentukan Komponen Cadangan Pertimbangkan Pembangunan TNI

Nasional
Pimpinan KPK Bantah Isu Radikalisme dan 'Taliban'

Pimpinan KPK Bantah Isu Radikalisme dan "Taliban"

Nasional
Jubir Satgas: Kasus Covid-19 Hampir Capai 1 Juta, tetapi Kesembuhan Melebihi 80 Persen

Jubir Satgas: Kasus Covid-19 Hampir Capai 1 Juta, tetapi Kesembuhan Melebihi 80 Persen

Nasional
Koalisi Masyarakat Sipil Khawatir Komponen Cadangan Timbulkan Konflik Horizontal

Koalisi Masyarakat Sipil Khawatir Komponen Cadangan Timbulkan Konflik Horizontal

Nasional
Komisioner KPU Dukung Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah

Komisioner KPU Dukung Pemisahan Pemilu Nasional dan Daerah

Nasional
DPR Wacanakan Pilkada Serentak 2027, Ini Kata KPU...

DPR Wacanakan Pilkada Serentak 2027, Ini Kata KPU...

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X