Kompas.com - 29/08/2017, 13:52 WIB
ilustrasi rupiah thikstockphotosilustrasi rupiah
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Dana partai politik yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) naik 10 kali lipat.

Dana parpol yang sebelumnya hanya Rp 108 per suara, naik menjadi Rp 1.000 per suara.

Lantas, berapa total dana yang akan diterima setiap partai politik setelah kenaikan dana tersebut?

1. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P)
Sebagai pemenang pemilu 2014, yang semula menerima bantuan Rp 2,5 miliar setiap tahun, selanjutnya akan menerima dana hingga Rp 23,7 miliar.

Baca: Kenaikan Dana Parpol dan APBN yang Defisit

2. Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI)
PKPI yang berada di urutan paling buncit dalam Pileg 2014, awalnya hanya menerima bantuan dana Rp 123,4 Juta. Kini, angkanya naik hingga Rp 1,1 miliar.

3. Partai Nasdem 
Nasdem yang perolehan suaranya 8.402.812, akan mendapat bantuan dana parpol sebesar Rp 8,4 miliar. 

4. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB)
Dengan perolehan suara 11.298.957, PKB akan memeroleh dana Rp 11,2 miliar.

5. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
PKS yang mendapatkan suara 8.480.204, akan menerima Rp 8,4 miliar. 

6. Partai Golkar
Dengan perolehan suara 18.432.312, Golkar akan menerima dana Rp 18,4 miliar.

Baca: Sri Mulyani Tegaskan Kenaikan Dana Parpol Sesuai Usulan KPK

7. Partai Gerindra
Perolehan suara Gerindra pada Pemilu 2014 adalah 14.760.371. Dengan demikian, dana parpol yang akan diterima sebesar Rp 14,7 miliar. 

8. Partai Demokrat
Dengan jumlah suara 12.728.913, Demokrat akan mendapat Rp 12,7 miliar.

9. Partai Amanat Nasional (PAN)
PAN yang mendapatkan 9.481.621 suara akan menerima dana parpol Rp 9,4 miliar. 

10. Partai Persatuan Pembangunan (PPP)
Dengan perolehan 8.157.488 suara, PPP akan mendapat dana parpol Rp 8,1 miliar.

11. Partai Hanura
Dengan perolehan 6.579.498 suara, akan mendapatkan Rp 6,5 miliar. 

12. Partai Bulan Bintang (PBB)
PBB yang mendapatkan 1.825.750 suara, akan memeroleh dana parpol Rp 1,8 miliar.

Kompas TV Parpol Tanggapi Wacana Pembangunan Gedung Baru DPR
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Soal Kemenag 'Hadiah' untuk NU, Politisi PKB Minta Menteri Yaqut Perbaiki Komunikasi

Soal Kemenag "Hadiah" untuk NU, Politisi PKB Minta Menteri Yaqut Perbaiki Komunikasi

Nasional
Pakar: Rachel Vennya Bisa Dikenakan Sanksi Denda Terkait Nopol 'RFS'

Pakar: Rachel Vennya Bisa Dikenakan Sanksi Denda Terkait Nopol "RFS"

Nasional
Azis Syamsuddin Bantah 3 Saksi Lain, Hakim: Ada yang Beri Keterangan Palsu

Azis Syamsuddin Bantah 3 Saksi Lain, Hakim: Ada yang Beri Keterangan Palsu

Nasional
Tabrakan LRT Jabodetabek, Dirut PT INKA: Masinis Alami Luka Ringan

Tabrakan LRT Jabodetabek, Dirut PT INKA: Masinis Alami Luka Ringan

Nasional
Dirut PT INKA Ungkap Kronologi Tabrakan LRT di Cibubur, Duga Disebabkan 'Human Error'

Dirut PT INKA Ungkap Kronologi Tabrakan LRT di Cibubur, Duga Disebabkan "Human Error"

Nasional
Hakim Pertanyakan Alasan Azis Syamsuddin Pinjamkan Rp 200 Juta ke Eks Penyidik KPK

Hakim Pertanyakan Alasan Azis Syamsuddin Pinjamkan Rp 200 Juta ke Eks Penyidik KPK

Nasional
Tes PCR Akan Diberlakukan di Seluruh Moda Transportasi

Tes PCR Akan Diberlakukan di Seluruh Moda Transportasi

Nasional
Luhut Minta Semua Pihak Disiplin Terapkan Prokes meski Kasus Covid-19 Menurun

Luhut Minta Semua Pihak Disiplin Terapkan Prokes meski Kasus Covid-19 Menurun

Nasional
Waketum: Kader Nasdem Tak Ada yang Genit di Kabinet, apalagi Ingin Maju Capres

Waketum: Kader Nasdem Tak Ada yang Genit di Kabinet, apalagi Ingin Maju Capres

Nasional
Nasdem Anggap Wajar Menteri-menteri Jokowi Masuk Bursa Capres

Nasdem Anggap Wajar Menteri-menteri Jokowi Masuk Bursa Capres

Nasional
Presiden Jokowi Akan Hadiri Sejumlah KTT ASEAN, G-20, hingga COP26

Presiden Jokowi Akan Hadiri Sejumlah KTT ASEAN, G-20, hingga COP26

Nasional
RI Terima 684.400 Dosis Vaksin AstraZeneca dari Selandia Baru

RI Terima 684.400 Dosis Vaksin AstraZeneca dari Selandia Baru

Nasional
Pengawasan Prokes di Lapangan Lemah, Luhut: Kita Jangan Membohongi Diri Sendiri

Pengawasan Prokes di Lapangan Lemah, Luhut: Kita Jangan Membohongi Diri Sendiri

Nasional
Geledah 4 Lokasi di Kuansing, KPK Amankan Dokumen Persetujuan Andi Putra untuk Perpanjangan HGU

Geledah 4 Lokasi di Kuansing, KPK Amankan Dokumen Persetujuan Andi Putra untuk Perpanjangan HGU

Nasional
Libur Natal dan Tahun Baru Sebentar Lagi, Luhut Minta Masyarakat Disiplin Terapkan Prokes

Libur Natal dan Tahun Baru Sebentar Lagi, Luhut Minta Masyarakat Disiplin Terapkan Prokes

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.