Panggil Mentan ke Istana, Jokowi Tanya soal Jagung, Bawang, dan Beras

Kompas.com - 25/08/2017, 20:43 WIB
Menteri Pertanian Amran Sulaiman di kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta Pusat, Jumat (21/7/2017). Kompas.com/Kurnia Sari AzizaMenteri Pertanian Amran Sulaiman di kantor Kemenko Kemaritiman, Jakarta Pusat, Jumat (21/7/2017).
Penulis Ihsanuddin
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Presiden Joko Widodo memanggil Menteri Pertanian Amran Sulaiman ke Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat (25/8/2017).

Amran mengaku ditanya Presiden terkait sejumlah persoalan pangan, salah satunya mengenai produksi jagung di dalam negeri.

"Beliau (Presiden) tanyakan tentang jagung, bagaimana jagung sekarang. Syukur Alhamdulillah sampai dengan Agustus, sampai dengan hari ini tidak ada impor," kata Amran.

Selain jagung, Presiden juga menanyakan soal bawang.

Kepada Presiden, dia menjelaskan, bahwa saat ini produk bawang tengah diekspor ke Thailand.

"Yang dulunya kita impor dari Thailand, sekarang kita ekspor ke Thailand 5.600 ton," ujar Amran.

Amran mengatakan, ia juga menjelaskan soal perkembangan stok beras di Tanah Air.

Dia memastikan, sampai 2-3 bulan ke depan, stok beras aman. Masalah serangan hama tak akan mengganggu stok beras.

"Kami sudah meminta laporan ke 17 provinsi penghasil padi seluruh indonesia. Berapa serangan hama wereng yang ada. Itu totalnya 67 ribu hektar. Enam puluh tujuh ribu hektar kalau dibandingkan luas tanah 13 juta hektar itu kurang lebih 0,4 persen," ujar Amran.

Presiden juga menanyakan soal Harga Eceran Tertinggi (HET) beras.

Pemerintah melalui Kementerian Perdagangan menetapkan HET untuk beras medium sebesar Rp 9.450 per kilogram dan beras premium sebesar Rp 12.800 per kilogram.

Ketentuan ini akan diatur dalam Peraturan Menteri Perdagangan yang akan segera ditandatangani dan akan mulai diberlakukan pada 1 September mendatang.

"Kalau ini kita jaga Insya Allah tidak ada lagi nanti gejolak harga yang menjadi tanggungan setiap lebaran atau tahun baru. Karena sudah ada HET, harga eceran tertinggi," kata dia.

Kompas TV Stok Beras di Bulog Cimahi Aman Selama Ramadhan 2017

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

LGBT Dilarang Jadi CPNS Kejaksaan Agung, Arsul Sani: Itu Diskriminasi

LGBT Dilarang Jadi CPNS Kejaksaan Agung, Arsul Sani: Itu Diskriminasi

Nasional
Bertemu Mahfud MD, Dubes Jepang Ingin Perkuat Kerja Sama Keamanan Laut hingga Antiteror

Bertemu Mahfud MD, Dubes Jepang Ingin Perkuat Kerja Sama Keamanan Laut hingga Antiteror

Nasional
Wacana Perubahan Masa Jabatan Presiden, Demokrat: Cukup 2 Periode

Wacana Perubahan Masa Jabatan Presiden, Demokrat: Cukup 2 Periode

Nasional
Menkes Sebut Tagihan Pelayanan Jantung BPJS Kesehatan Tembus Rp 10,5 T

Menkes Sebut Tagihan Pelayanan Jantung BPJS Kesehatan Tembus Rp 10,5 T

Nasional
Menag Tak Mau Buru-buru Bubarkan Pesantren yang Terpapar Radikalisme

Menag Tak Mau Buru-buru Bubarkan Pesantren yang Terpapar Radikalisme

Nasional
Jokowi Tunjuk Staf Khusus, PKS Sebut Nuansa Bagi-bagi Kursi Masih Terlihat

Jokowi Tunjuk Staf Khusus, PKS Sebut Nuansa Bagi-bagi Kursi Masih Terlihat

Nasional
Kasus Dugaan Suap Eks Dirkeu AP II, KPK Panggil Direktur Bisnis PT INTI

Kasus Dugaan Suap Eks Dirkeu AP II, KPK Panggil Direktur Bisnis PT INTI

Nasional
Mardani: Tanpa Tupoksi yang Jelas, Staf Khusus Presiden Berpotensi Tumpang Tindih

Mardani: Tanpa Tupoksi yang Jelas, Staf Khusus Presiden Berpotensi Tumpang Tindih

Nasional
Upayakan Kembalikan Aset First Travel ke Korban, Kejagung Tunggu Putusan Gugatan Perdata

Upayakan Kembalikan Aset First Travel ke Korban, Kejagung Tunggu Putusan Gugatan Perdata

Nasional
Evaluasi Masa Jabatan Presiden di Mata Parpol...

Evaluasi Masa Jabatan Presiden di Mata Parpol...

Nasional
Kementerian Agama Siapkan Program Sertifikasi Dai

Kementerian Agama Siapkan Program Sertifikasi Dai

Nasional
LGBT Dilarang Daftar CPNS Kejagung, Ini Alasannya

LGBT Dilarang Daftar CPNS Kejagung, Ini Alasannya

Nasional
Menteri Agama Luncurkan Pospenas Ke-8, Kompetisi Olahraga dan Seni Antarpesantren

Menteri Agama Luncurkan Pospenas Ke-8, Kompetisi Olahraga dan Seni Antarpesantren

Nasional
Wacana Perubahan Masa Jabatan Presiden di Tengah Rencana Amendemen UUD 1945

Wacana Perubahan Masa Jabatan Presiden di Tengah Rencana Amendemen UUD 1945

Nasional
RKUHP dan RUU Pemasyarakatan Akan Masuk Prolegnas Prioritas 2020

RKUHP dan RUU Pemasyarakatan Akan Masuk Prolegnas Prioritas 2020

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X