Lakukan OTT di Jakarta, KPK Benarkan Menahan Penyelenggara Negara

Kompas.com - 24/08/2017, 08:08 WIB
Logo Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Baru KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (22/2/2016). abba gabrillinLogo Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Baru KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (22/2/2016).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Komisi Pemberantasan Korupsi membenarkan telah melakukan kegiatan operasi tangkap tangan (OTT) di Jakarta.

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, kegiatan OTT tersebut dilakukan pada Rabu (23/8/2017) malam.

"Kami konfirmasi, benar ada OTT lagi yang dilakukan KPK di Jakarta kemarin malam," kata Febri, saat dikonfirmasi, Kamis (24/8/2017).

Febri menyatakan, dalam OTT kali ini penyelenggara negara diamankan KPK. Saat ini yang bersangkutan sedang dalam pemeriksaan intensif KPK.


Belum disebutkan berapa banyak pihak yang diamankan. Ia menyatakan, KPK punya waktu 1x24 jam untuk menentukan status penyelenggara negara yang diamankan ini.

"Pemeriksaan intensif sedang dilakukan. Sesuai KUHAP ada waktu paling lambat 24 jam sebelum menentukan status," ujar Febri.

Sebelumnya, KPK dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan di Kantor Kementerian Perhubungan.

(Baca: KPK Dikabarkan Lakukan Operasi Tangkap Tangan di Kemenhub)

Belum diketahui secara detail kasus apa yang sedang ditangani. Namun, salah satu ruang direktur jenderal di Kemenhub telah disegel.

Dilansir dari Tribunnews.com, ruangan di lantai 4 Gedung Karsa Kemenhub yang disegel KPK itu ditempati oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut Antonius Tonny Boediono.

(Baca: OTT di Kemenhub, Salah Satu Ruang Dirjen Disegel KPK)

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X