Periksa Mantan Sekda Kota Malang, Apa yang Digali KPK?

Kompas.com - 23/08/2017, 21:57 WIB
Logo Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Baru KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (22/2/2016). abba gabrillinLogo Komisi Pemberantasan Korupsi di Gedung Baru KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Senin (22/2/2016).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Febri Diansyah mengatakan, KPK mengambil contoh suara mantan Sekretaris Daerah Kota Malang Cipto Wiyono.

Contoh suara ini dibutuhkan untuk kepentingan penyidikan. 

Cipto Wiyono menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan suap pembahasan APBD-P Kota Malang tahun 2015 pada hari ini, Rabu (23/8/2017).

Ia diperiksa untuk tersangka dalam kasus ini, Ketua DPRD Kota Malang Moch Arief Wicaksono.

"Ya hari ini diambil sampel suara saksi, untuk kebutuhan penyidikan diambil contoh suara saksi," kata Febri, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu.

Febri tak dapat menjelaskan untuk kepentingan apa KPK mengambil contoh suara Cipto.

"Kami tidak bisa menyampaikan lebih rinci spesifiknya sampel suara itu digunakan untuk apa nanti," ujar Febri.

Dalam kasus suap ini, Arief diduga menerima Rp 700 juta terkait pembahasan APBD Perubahan Kota Malang.

Suap diduga diberikan Kepala Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Pengawasan Bangunan (DPUPPB) Kota Malang Jarot Edy Sulistyono.

Adapun selain Arief, Edy juga telah ditetapkan KPK sebagai tersangka.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X