Kompas.com - 21/08/2017, 19:18 WIB
Ketua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault saat berkunjung ke Redaksi Kompas.com, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (15/6/2017). KOMPAS.com/Nabilla TashandraKetua Kwarnas Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault saat berkunjung ke Redaksi Kompas.com, Palmerah Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (15/6/2017).
Penulis Moh. Nadlir
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Adhyaksa Dault menilai, Pramuka lebih cocok berada di bawah naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Saat ini, sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 12/2010 tentang Gerakan Pramuka, Gerakan Pramuka berada di bawah Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). 

Hal itu diungkapkan Adhyaksa kepada Kompas.com, Senin (21/8/2017).

"Pramuka itu organisasi pendidikan non-formal, jadi dasarnya itu. Oleh karena itu maka sebaiknya ada di Kemendikbud. Pramuka punya pembina banyak sekali dari guru-guru," kata Adhyaksa.

Adhyaksa mengatakan, Pramuka berbeda dengan organisasi politik seperti Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) yang berada di bawah Kemenpora dan organisasi Taruna Siaga Bencana yang ada di bawah Kementerian Sosial.

"Saya kan pernah jadi Menpora 5 tahun. Nah, yang di bawah binaan Kemenpora itu, organisasi pemuda dalam kategori politik seperti KNPI. Kalau kategori sosial seperti Tagana ya di Kemensos," kata dia.

Ia juga membantah kabar yang beredar bahwa keinginannya itu karena karena kecilnya anggaran Pramuka selama Kemenpora dipimpin oleh Imam Nachrowi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Anggaran Pramuka turun menjadi Rp 10 miliar per tahun, dari sebelumnya Rp 45 miliar per tahun.

"Bukan, bukan, itu alasannya. Saya sudah sampaikan ke Menpora, kabar itu salah," tegas Adhyaksa.

Kompas TV Hari Pramuka, Presiden Minta Pramuka Tetap Produktif

 



Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.