Ingatan Paskibraka dan Tantangan Generasi Sekarang

Kompas.com - 17/08/2017, 13:46 WIB
Presiden Joko Widodo dalam upacara pengukuhan Paskibraka di Istana Negara, Jakarta, Selasa (15/8/2017). KOMPAS.com/IHSANUDDINPresiden Joko Widodo dalam upacara pengukuhan Paskibraka di Istana Negara, Jakarta, Selasa (15/8/2017).
EditorAna Shofiana Syatiri

PERISTIWA 26 tahun lalu itu masih membekas jelas dalam ingatan saya. Itu hari, 17 Agustus 1991 di kantor Kabupaten Donggala, saya menjadi satu dari sedikit orang pemuda yang berkesempatan mengimbarkan Sang Saka Merah Putih pada peringatan Hari Kemerdekaan Indonesia. Kala itu saya adalah seorang Pasukan Pengibar Bendera Kemerdekaan (Paskibraka).

Meski bagi banyak orang menganggap Donggala hanya sebuah kabupaten kecil di Indonesia, namun menjadi Paskibraka di tanah kelahiran sendiri tetap memberi kesan mendalam. Hal ini lahir dari pengalaman yang didapatkan selama mengikuti proses latihan yang keras dan kebersamaan antaranggotanya.

Sependek ingatan saya, waktu seleksi sudah dimulai sejak Maret dan April. Pada Juli, mereka yang terpilih memasuki proses pelatihan intensif di dalam asrama. Pada 14 Agustus gladi kotor dilakukan dan 15 Agustus gladi bersih dilakukan. Sehari setelahnya yakni 16 Agustus anggota Paskibraka dikukuhkan.

Menjadi bagian dari Paskibraka adalah impian dan kebanggaan. Proses latihan saya ikuti dengan penuh antusias. Kala itu saya rela mengurangi waktu istirahat sehabis sekolah demi menjalani proses latihan yang ketat. Kadang proses latihan itu lakukan seorang diri untuk memberikan hasil yang maksimal.

Sebagai komandan peleton, saya melatih kekerasan dan kebulatan suara. Saya biasa berteriak-teriak di pantai pada sore hingga malam. Saya melakukannya agar bisa menjalankan tugas dengan baik. Latihan baris-berbaris dilakukan bersama-sama, tak peduli cuaca terik menyengat maupun hujan mengguyur.

Paling berkesan dari semua proses itu adalah malam renungan jelang Hari Kemerdekaan. Ketika itu saya dan teman-teman Paskibaraka lainnya mendapat banyak wejangan dari kakak pembina tentang sejarah perjuangan bangsa, makna kemerdekaan bagi bangsa kita, dan arti bendera dalam kehidupan berbangsa. Bendera adalah simbol identitas sebuah bangsa yang merdeka. Pengakuan dunia atas identitas itu diraih bangsa kita dengan perjuangan yang mengorbankan, keringat, darah, dan nyawa. Tidak terasa air mata saya jatuh saat mencium Sang Saka Merah Putih pada malam itu.

Beragam proses latihan yang saya jalani selama menjadi Paskibraka, belakangan saya sadari menjadi bekal penting dalam perjalanan hidup saya. Dari Paskibraka saya belajar tentang nilai-nilai positif seperti kerja keras, disiplin, solidaritas sesama teman, dan rasa cinta terhadap Tanah Air.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Paskibraka dan tantangan generasi muda

Bukan tanpa alasan saya berbicara tentang Paskibraka. Romantisme dan nostalgia saya tentang Paskibraka kembali meruyak dalam beberapa pekan belakangan. Kamis, 3 Agustus 2017 lalu, saya memberikan materi pembekalan kepada 68 anggota Paskibraka Nasional yang bertugas di Istana Negara pada hari kemerdekaan 17 Agustus 2017.

Meski sudah cukup terbiasa berbicara di forum nasional dan internasional, harus saya akui berbicara di hadapan para anggota Paskibraka yang notabene masuk dalam generasi Z itu membuat saya cukup grogi. Bukan karena pengalaman atau usia mereka yang masih jauh di bawah saya, tetapi justru karena rasa bangga dan kagum saya kepada mereka.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Wapres: Indonesia Berpotensi Jadi Produsen Produk Halal Terbesar Dunia, tapi Belum Dioptimalkan

Wapres: Indonesia Berpotensi Jadi Produsen Produk Halal Terbesar Dunia, tapi Belum Dioptimalkan

Nasional
Komnas HAM Bernegosiasi dengan KKB Untuk Evakuasi Nakes Gerald Sokoy

Komnas HAM Bernegosiasi dengan KKB Untuk Evakuasi Nakes Gerald Sokoy

Nasional
Terjadi Pembakaran Mimbar Masjid di Makassar, JK Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Terjadi Pembakaran Mimbar Masjid di Makassar, JK Minta Masyarakat Tak Terprovokasi

Nasional
Wapres: Tak Boleh Lagi Bertumpu pada SDA, tapi SDM yang Kuasai Riset dan Inovasi

Wapres: Tak Boleh Lagi Bertumpu pada SDA, tapi SDM yang Kuasai Riset dan Inovasi

Nasional
Pemerintah Diharapkan Jamin Keamanan Nakes di Daerah Konflik

Pemerintah Diharapkan Jamin Keamanan Nakes di Daerah Konflik

Nasional
Menlu Harap Negara-negara Lain Pertimbangkan Indonesia Keluar dari Red List Dunia

Menlu Harap Negara-negara Lain Pertimbangkan Indonesia Keluar dari Red List Dunia

Nasional
Komnas HAM Minta Polda Tingkatkan Jaminan Keamanan untuk Nakes di Papua

Komnas HAM Minta Polda Tingkatkan Jaminan Keamanan untuk Nakes di Papua

Nasional
Nama Azis Syamsuddin di Pusaran Kasus Korupsi...

Nama Azis Syamsuddin di Pusaran Kasus Korupsi...

Nasional
Wapres: Program Pemerintah Saat ini Membangun SDM Unggul dan Kreatif

Wapres: Program Pemerintah Saat ini Membangun SDM Unggul dan Kreatif

Nasional
Wapres: Riset dan Inovasi Penting untuk Kemajuan Ekonomi Negara

Wapres: Riset dan Inovasi Penting untuk Kemajuan Ekonomi Negara

Nasional
Soal Azis Syamsuddin Ditahan KPK, Airlangga Hartarto: Golkar Sedang Kaji secara Mendalam

Soal Azis Syamsuddin Ditahan KPK, Airlangga Hartarto: Golkar Sedang Kaji secara Mendalam

Nasional
Syukur Tak Berhasrat Rasuah Dibuah

Syukur Tak Berhasrat Rasuah Dibuah

Nasional
Menko PMK: Perkawinan Anak Meningkat Selama Pandemi, Sungguh Memprihatinkan

Menko PMK: Perkawinan Anak Meningkat Selama Pandemi, Sungguh Memprihatinkan

Nasional
Airlangga Hartarto dan Muhaimin Iskandar Jalan Pagi Bareng, Sinyal Koalisi Golkar-PKB di Pemilu 2024?

Airlangga Hartarto dan Muhaimin Iskandar Jalan Pagi Bareng, Sinyal Koalisi Golkar-PKB di Pemilu 2024?

Nasional
Ogah Banyak Komentar soal Azis Syamsuddin Ditahan KPK, Airlangga Tugaskan F-Golkar DPR Beri Penjelasan

Ogah Banyak Komentar soal Azis Syamsuddin Ditahan KPK, Airlangga Tugaskan F-Golkar DPR Beri Penjelasan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.