KPK Akan Awasi Penggunaan Dana Desa

Kompas.com - 16/08/2017, 20:43 WIB
Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang (kanan foto) dan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (kiri foto) di gedung KPK, Kuningan, Jakarta. Rabu (16/8/2017) Kompas.com/Robertus BelarminusWakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Saut Situmorang (kanan foto) dan Wakil Ketua KPK Alexander Marwata (kiri foto) di gedung KPK, Kuningan, Jakarta. Rabu (16/8/2017)
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi Saut Situmorang mengatakan, KPK akan mengawasi penggunaan dana desa.

Pengawasan ini dilakukan KPK karena pada tahun depan dana desa akan naik menjadi dua kali lipat dari tahun ini, yakni Rp 60 triliun menjadi Rp 120 triliun.

"Kamu bayangkan, Rp 120 triliun itu bisa bikin apa, 120 kilometer MRT tuh, Rp 1 triliun 1 kilometer MRT, besar sekali. Maka KPK akan memerhatikan betul," kata Saut, di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Rabu (16/8/2017).

Baca: ICW Minta Pemerintah Batalkan Rencana Kenaikan Dana Desa

Saut mengatakan, dana desa penting untuk membangun kesejahteraan di desa dan menumbuhkan daya saing.

Desa yang sejahtera akan membuat warganya nyaman.

"Jadi maksud saya jangan anggap remeh desa ini. Dan KPK perhatikan betul. Dan deputi pencegahan banyak memerhatikan. Apalagi kalau menuju angka yang besar kemarin itu, itu kita perhatikan betul desa ini," ujar Saut.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X