Peringatan HUT RI, Istana Berupaya Datangkan Seluruh Mantan Presiden

Kompas.com - 15/08/2017, 18:58 WIB
Sekretaris Kabinet Pramono Anung di kediaman Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Minggu (25/6/2017). KOMPAS.com/ABBA GABRILLINSekretaris Kabinet Pramono Anung di kediaman Megawati Soekarnoputri, Jalan Teuku Umar, Jakarta, Minggu (25/6/2017).
|
EditorBayu Galih

JAKARTA, KOMPAS.com - Peringatan hari kemerdekaan ke-72 RI di Istana Presiden pada 17 Agustus 2017 mendatang diprediksi lebih ramai dari tahun-tahun sebelumnya.

Istana berupaya keras menghadirkan seluruh mantan presiden Indonesia dalam momen tersebut.

"Acara 17 Agustusan tahun ini mudah-mudahan berbeda dari sebelum- sebelumnya. Karena diharapkan seluruh pemimpin yang ada itu bisa hadir," ujar Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Kompleks Istana Presiden, Selasa (15/8/2017).

"Seluruh pemimpin itu maksudnya mantan-mantan pemimpin (negara)," kata dia.

Pramono mengonfirmasi bahwa Presiden kelima RI Megawati Soekarnoputri akan hadir.

Saat ditanya apakah Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono juga akan hadir, Pramono mengatakan, pihaknya sedang berusaha agar hal itu terwujud.

"Pokoknya diharapkan pemimpin-pemimpin itu hadir dan kita sedang tunggu konfirmasinya," ujar Pramono.

Dalam peringatan hari kemerdekaan RI tahun ini, lanjut Pramono, Istana Kepresidenan ingin menghadirkan kegembiraan untuk masyarakat melalui serangkaian acara. Ini termasuk dengan kehadiran seluruh mantan presiden.

Selain itu, Istana Kepresidenan juga akan menghadirkan pertunjukan bagi rakyat umum. Namun, Pramono belum mau mengungkapkannya secara rinci.

"Tahun ini akan ada serupa ekspresi perasaan. Yang jelas berbeda dengan tahun lalu. Apa itu ekspresi perasaan? Ya macam-macam, nanti saja dilihat," ujar Pramono.

(Baca juga: Para Pejabat dan Menteri Akan Pimpin Upacara HUT RI di 9 Wilayah Perbatasan)

Diketahui, peringatan kemerdekaan di Istana Kepresidenan biasanya diisi dengan upacara penaikan dan penurunan bendera merah putih.

Semenjak era Presiden Jokowi, peringatan diwarnai dengan nuansa berbeda. Mulai dari mengundang lebih banyak masyarakat dibandingkan pejabat, hingga penyelenggaraan pentas musik di Istana.



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Aturan Investasi Miras Dicabut, Yusril: Presiden Harus Terbitkan Perpres Baru

Aturan Investasi Miras Dicabut, Yusril: Presiden Harus Terbitkan Perpres Baru

Nasional
Pertemuan Menlu ASEAN, Indonesia Tekankan Tiga Isu untuk Bantu Myanmar

Pertemuan Menlu ASEAN, Indonesia Tekankan Tiga Isu untuk Bantu Myanmar

Nasional
Meutya Hafid: Golkar Tidak Sedang Agendakan Konvensi Capres

Meutya Hafid: Golkar Tidak Sedang Agendakan Konvensi Capres

Nasional
Jokowi Cabut Aturan soal Investasi Industri Miras, PKS: Tidak Ada Kata Terlambat

Jokowi Cabut Aturan soal Investasi Industri Miras, PKS: Tidak Ada Kata Terlambat

Nasional
Geledah Rumah Pribadi Nurdin Abdullah, KPK Amankan Dokumen dan Uang Tunai

Geledah Rumah Pribadi Nurdin Abdullah, KPK Amankan Dokumen dan Uang Tunai

Nasional
Satgas: Berlibur Panjang saat Pandemi Tak Bijak, Berdampak pada Kematian Pasien Covid-19

Satgas: Berlibur Panjang saat Pandemi Tak Bijak, Berdampak pada Kematian Pasien Covid-19

Nasional
Satgas: Angka Kematian akibat Covid-19 Meningkat di Bulan-bulan Libur Panjang

Satgas: Angka Kematian akibat Covid-19 Meningkat di Bulan-bulan Libur Panjang

Nasional
Satgas: Jangan Pandang Vaksin Covid-19 sebagai Solusi Mutlak Atasi Pandemi

Satgas: Jangan Pandang Vaksin Covid-19 sebagai Solusi Mutlak Atasi Pandemi

Nasional
Menlu: Indonesia Harap Seluruh Negara ASEAN Pahami Hak dan Kewajiban untuk Bantu Myanmar

Menlu: Indonesia Harap Seluruh Negara ASEAN Pahami Hak dan Kewajiban untuk Bantu Myanmar

Nasional
Angka Kematian Pasien Covid-19 pada Pekan Keempat Februari Meningkat Drastis

Angka Kematian Pasien Covid-19 pada Pekan Keempat Februari Meningkat Drastis

Nasional
Ketua Dewas KPK Surati Presiden, Laporkan Kekosongan Jabatan yang Ditinggalkan Almarhum Artidjo Alkostar

Ketua Dewas KPK Surati Presiden, Laporkan Kekosongan Jabatan yang Ditinggalkan Almarhum Artidjo Alkostar

Nasional
Aturan Investasi Miras Dicabut, PAN: Jokowi Mendengar jika Berkaitan dengan Kemaslahatan Masyarakat

Aturan Investasi Miras Dicabut, PAN: Jokowi Mendengar jika Berkaitan dengan Kemaslahatan Masyarakat

Nasional
Ada di Banyuwangi, Puan Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan di Tempat Wisata

Ada di Banyuwangi, Puan Tinjau Penerapan Protokol Kesehatan di Tempat Wisata

Nasional
KPU Siap Bantu Instansi yang Akses Data untuk Sukseskan Program Nasional

KPU Siap Bantu Instansi yang Akses Data untuk Sukseskan Program Nasional

Nasional
Gibran Rakabuming Minta Anggota Karang Taruna Dukung Vaksinasi Covid-19

Gibran Rakabuming Minta Anggota Karang Taruna Dukung Vaksinasi Covid-19

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X