Terjebak Macet Saat ke Istana, Menlu Retno "Bajak" Motor Tukang Ojek

Kompas.com - 15/08/2017, 13:45 WIB
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi saat tiba di Istana, Selasa (15/7/2017). Ia meminjam motor seorang tukang ojek karena terjebak macet saat ke Istana. Retno harus tiba segera di Istana untuk mengikuti acara masak ikan bersama sejumlah menteri. KOMPAS.com/FABIAN J KUWADOMenteri Luar Negeri Retno Marsudi saat tiba di Istana, Selasa (15/7/2017). Ia meminjam motor seorang tukang ojek karena terjebak macet saat ke Istana. Retno harus tiba segera di Istana untuk mengikuti acara masak ikan bersama sejumlah menteri.
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Luar Negeri Retno Marsudi terpaksa 'membajak' motor milik seorang tukang ojek, saat terjebak macet dalam perjalanan ke Istana Kepresidenan, Selasa (15/8/2017) pagi.

Pada Selasa pagi, diadakan acara lomba masak ikan untuk Presiden Joko Widodo. Ia tak ingin terlambat tiba di Istana.

Retno menuju Istana Presiden dari kantornya di kawasan Pejambon. Mobil yang ditumpangi Retno pun melintasi Stasiun Gambir.

Namun, kemacetan terjadi di jalan tersebut karena akses menuju ke Jalan Medan Merdeka Utara ditutup dan dialihkan ke jalan depan Masjid Istiqlal Jakarta.

Waktu sudah semakin mendekati penyelenggaraan acara. Akan tetapi, mobil Retno masih terjebak macet di kawasan Lapangan Banteng.

"Jadi saya putuskan, turun mobil, naik ojek saja," ujar Retno, setibanya di Istana.

Salah satu pengawal Retno mengambil alih motor si tukang ojek tersebut. Ia mengatakan kepada pemilik motor hendak mengantarkan Menteri ke Istana Presiden.

"Pengawal saya yang nyetir. Dia bilang ke abang ojeknya nanti motornya dipulangin," ujar Retno.

Dengan menaiki motor, Retno hanya membutuhkan waktu sekitar 10 menit untuk sampai ke Istana.

"Sampai Istana langsung naik golf car ke tengah. Untung enggak telat," ujar Retno.

Kompas TV Indonesia mengecam kekerasan yang terjadi di kompleks Masjid Al Aqsa dan mendorong organisasi kerja sama Islam untuk segera bersidang, membahas masalah ini.

 

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Komplain Penyaluran Bansos dari Daerah Belum Terintegrasi dengan Pusat

Komplain Penyaluran Bansos dari Daerah Belum Terintegrasi dengan Pusat

Nasional
Relakan THR Miliknya untuk Nelayan Pesisir, 2 Prajurit TNI Ini Dapat Penghargaan Ketua MPR

Relakan THR Miliknya untuk Nelayan Pesisir, 2 Prajurit TNI Ini Dapat Penghargaan Ketua MPR

Nasional
Kapolri Ganti 2 Wakapolda dan Satu Direktur di Bareskrim, Total 120 Perwira Dimutasi

Kapolri Ganti 2 Wakapolda dan Satu Direktur di Bareskrim, Total 120 Perwira Dimutasi

Nasional
Kemendagri Gelar Lomba Sosialisasi New Normal, Pemda Pemenang Dapat Dana Insentif hingga Rp 169 Miliar

Kemendagri Gelar Lomba Sosialisasi New Normal, Pemda Pemenang Dapat Dana Insentif hingga Rp 169 Miliar

Nasional
Setelah 11 Minggu Tutup, Masjid Mabes TNI AU Akhirnya Laksanakan Shalat Jumat

Setelah 11 Minggu Tutup, Masjid Mabes TNI AU Akhirnya Laksanakan Shalat Jumat

Nasional
Data Amnesty: 69 Kasus Pembunuhan di Luar Proses Hukum di Papua, Pelakunya Tak Ada yang Diadili

Data Amnesty: 69 Kasus Pembunuhan di Luar Proses Hukum di Papua, Pelakunya Tak Ada yang Diadili

Nasional
Kasus Suap 14 Anggota DPRD Sumut, KPK Terima Pengembalian Uang Rp 1,78 Miliar

Kasus Suap 14 Anggota DPRD Sumut, KPK Terima Pengembalian Uang Rp 1,78 Miliar

Nasional
Kemendagri: Ada Sejumlah Fase Sebelum Daerah Bisa Terapkan New Normal

Kemendagri: Ada Sejumlah Fase Sebelum Daerah Bisa Terapkan New Normal

Nasional
BNN: Sindikat Narkoba Manfaatkan Kendaraan Logistik agar Lolos Pemeriksaan PSBB

BNN: Sindikat Narkoba Manfaatkan Kendaraan Logistik agar Lolos Pemeriksaan PSBB

Nasional
Eks Komisioner KPK: Istri Nurhadi Bisa Jadi Pintu Masuk Usut Dugaan Pencucian Uang

Eks Komisioner KPK: Istri Nurhadi Bisa Jadi Pintu Masuk Usut Dugaan Pencucian Uang

Nasional
KPK Periksa Eks Dirut PT Dirgantara Indonesia, Firli: Sudah Masuk Penyidikan

KPK Periksa Eks Dirut PT Dirgantara Indonesia, Firli: Sudah Masuk Penyidikan

Nasional
Amnesty: Selama 2010-2018, 95 Orang di Papua Jadi Korban Pembunuhan di Luar Proses Hukum

Amnesty: Selama 2010-2018, 95 Orang di Papua Jadi Korban Pembunuhan di Luar Proses Hukum

Nasional
Dicopot dari Adhi Karya, Fadjroel Jabat Komisaris Waskita Karya

Dicopot dari Adhi Karya, Fadjroel Jabat Komisaris Waskita Karya

Nasional
BW Sebut Kasus Nurhadi sebagai 'Family Corruption'

BW Sebut Kasus Nurhadi sebagai "Family Corruption"

Nasional
KPK Mulai Terapkan New Normal, Hanya Setengah Pegawai Kerja di Kantor

KPK Mulai Terapkan New Normal, Hanya Setengah Pegawai Kerja di Kantor

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X