Menpora: Adhyaksa Harusnya Berterima Kasih, Masa Masih "Ngeluh"

Kompas.com - 14/08/2017, 15:23 WIB
Menpora Imam Nahrawi mengecek jaring gawang ketika meninjau proses renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (8/8). Berdasarkan data Kementerian PUPR renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018 tersebut telah mencapai 82 persen. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/aww/17. WAHYU PUTROMenpora Imam Nahrawi mengecek jaring gawang ketika meninjau proses renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Selasa (8/8). Berdasarkan data Kementerian PUPR renovasi Stadion Utama Gelora Bung Karno yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018 tersebut telah mencapai 82 persen. ANTARA FOTO/Wahyu Putro A/aww/17.
Penulis Ihsanuddin
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi mengaku heran Ketua Kwartir Nasional Adhyaksa Dault menyinggung soal pembekuan anggaran Pramuka.

Apalagi, masalah anggaran itu disinggung Adhyaksa dalam Upacara Hari Pramuka ke-56 dan Raimuna Nasional XI di Bumi Perkemahan, Cibubur, Jakarta Timur, Senin (14/8/2017).

Baca: Di Depan Jokowi, Adhyaksa Singgung Anggaran Kwarnas Pramuka Telat Cair

Menpora mengakui, Kemenpora sempat membekukan anggaran Pramuka karena isu keterkaitan Adhyaksa dengan Hizbut Tahrir Indonesia, organisasi yang telah dibubarkan pemerintah karena dianggap anti-Pancasila.

Namun, anggaran sudah dicairkan setelah Adhyaksa mengklarifikasi bahwa ia bukan simpatisan HTI.

Imam mengatakan, Adhyaksa harusnya berterima kasih anggaran sudah cair.


"Mestinya berterima kasih, masa kayak gini masih ngeluh. Jadi Darma Pramuka itu tabah, bertanggung jawab, suci dalam pikiran, perkataan, dan perbuatannya," kata Adhyaksa, ditemui usai acara.

Imam mengatakan, anggaran rutin Kwarnas Gerakan Pramuka sudah cair sekitar sepuluh hari lalu.

Untuk Tahun 2017 ini, anggaran rutin yang diberikan Kemenpora sebesar Rp 10 miliar.

"Tapi saya enggak tahu kok diungkap di depan forum yang terhormat dan mulia ini. Saya enggak tahu. Pramuka enggak boleh emosi," kata dia.

Meski demikian, Imam mengaku tidak tersinggung dengan langkah yang dilakukan Adhyaksa tersebut.

Saat Adhyaksa bicara soal telatnya pencairan anggaran, Imam yang duduk sejajar dengan Presiden Jokowi justru bertepuk tangan.

"Saya tepuk tanganin, karena saya Pramuka sejati," kata Imam.

Kompas TV Hari Pramuka, Presiden Minta Pramuka Tetap Produktif

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X