Kompas.com - 12/08/2017, 18:31 WIB
|
EditorSabrina Asril

BOGOR, KOMPAS.com -- Presiden Joko Widodo mengatakan, budaya asing telah masuk ke Indonesia secara besar-besaran. Masyarakat harus mengantisipasi supaya budaya sendiri tidak kalah bersaing. 

"Infiltrasi budaya (asing) sudah masuk ke gang-gang kita," ujar Jokowi di depan 503 mahasiswa peserta program penguatan Pancasila di halaman Istana Presiden, Bogor, Sabtu (12/8/2017). 

Salah satu contohnya adalah demam K-Pop di tanah air.  Jokowi mengingatkan, tidak menjadi soal jika masyarakat Indonesia menyukai produk industri kreatif negara lain. Tidak menjadi soal pula jika masyarakat berbondong-bondong menonton konsernya. 

Toh, Jokowi juga sering menonton grup musik asal luar negeri. 

"Tadi malam saya nonton We The Fest. Shura saya nonton, Linkin Park saya nonton, Metalica saya nonton, Lamb of God saya nonton, Judas Priest saya nonton. Semuanya saya tonton," ujar Jokowi. 

(Baca: Hadir di We The Fest, Jokowi Ingin Mengamati Generasi Milenial)

Jokowi mempelajari bagaimana budaya asing itu bisa masuk dan diminati oleh masyarakat Indonesia. Jokowi juga ingin produk budaya Indonesia masuk dan digandrungi negara lain. 

"Saya nonton untuk apa? Untuk membandingkan posisi kita ini ada di mana. Kekalahan kita dibandingkan mereka itu ada di mana. Kemenangan kita ada di mana. Senang enggak apa-apa, tapi jangan sampai kita tergerus oleh mereka," lanjut dia. 

Jokowi melanjutkan, sebenarnya Indonesia pun memiliki grup musik yang berkualitas, tidak kalah dengan grup musik dari negara lain.

Ia mencontohkan Superman Is Dead, Burgerkill, Nidji, dan Slank.  Namun, agar dapat lebih bisa masuk ke negara lain, Jokowi mengakui, memang harus ada perencanaan, persiapan dan strategi yang matang. 

"Makanya kita lihat yang lain. Ya itu untuk membandingkan. Tahu bagaimana mereka menata manajemen lighting, manajemen panggung, pengelolaan penonton. Kita ini memiliki semuanya kok," ujar Jokowi. 

Kompas TV Jumat (11/8) malam di luar agenda resminya, Presiden Joko Widodo menghadiri festival musik di kawasan Kemayoran, Jakarta.
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Deregulasi Pemerintah yang Mendorong Perkembangan Investasi

Deregulasi Pemerintah yang Mendorong Perkembangan Investasi

Nasional
9 Program Percepatan Reformasi Birokrasi

9 Program Percepatan Reformasi Birokrasi

Nasional
Yenny Wahid Sebut Tjahjo Kumolo Anak Ideologis Bung Karno

Yenny Wahid Sebut Tjahjo Kumolo Anak Ideologis Bung Karno

Nasional
Pesan Tjahjo Kumolo kepada Keluarga: Bapak Ingin Meninggal saat Bertugas....

Pesan Tjahjo Kumolo kepada Keluarga: Bapak Ingin Meninggal saat Bertugas....

Nasional
BERITA FOTO: [Obituari] Tjahjo Kumolo: Golkar, PDI-P dan Mobil Pribadi

BERITA FOTO: [Obituari] Tjahjo Kumolo: Golkar, PDI-P dan Mobil Pribadi

Nasional
Melayat ke Rumah Duka, Henry Yosodiningrat Kenang Kado Ultah dari Tjahjo Kumolo

Melayat ke Rumah Duka, Henry Yosodiningrat Kenang Kado Ultah dari Tjahjo Kumolo

Nasional
3 Saran Imparsial untuk Benahi Pemahaman HAM Bagi Anggota Polri

3 Saran Imparsial untuk Benahi Pemahaman HAM Bagi Anggota Polri

Nasional
Lagi, Ahmad Sahroni Laporkan Adam Deni ke Polisi, Kini soal Tuduhan Fitnah

Lagi, Ahmad Sahroni Laporkan Adam Deni ke Polisi, Kini soal Tuduhan Fitnah

Nasional
Dituding Korupsi oleh Adam Deni, Kuasa Hukum Sahroni: Biarkan KPK Bekerja

Dituding Korupsi oleh Adam Deni, Kuasa Hukum Sahroni: Biarkan KPK Bekerja

Nasional
Imparsial Minta Polri Perkuat Netralitas Menjelang Tahun Politik

Imparsial Minta Polri Perkuat Netralitas Menjelang Tahun Politik

Nasional
Hari Bhayangkara, Imparsial Minta Polri Perkuat Perlindungan HAM

Hari Bhayangkara, Imparsial Minta Polri Perkuat Perlindungan HAM

Nasional
Hari Bhayangkara ke-76, Polwan hingga Kapolda Terima Hoegeng Award 2022

Hari Bhayangkara ke-76, Polwan hingga Kapolda Terima Hoegeng Award 2022

Nasional
Soal Penggunaan Aplikasi MyPertamina, Anggota DPR Komisi VII: Bikin Rakyat Kecil Ribet dan Susah

Soal Penggunaan Aplikasi MyPertamina, Anggota DPR Komisi VII: Bikin Rakyat Kecil Ribet dan Susah

Nasional
Karangan Bunga Dukacita Penuhi Kawasan Rumah Tjahjo Kumolo, dari Jokowi-Ma'ruf hingga Panglima TNI

Karangan Bunga Dukacita Penuhi Kawasan Rumah Tjahjo Kumolo, dari Jokowi-Ma'ruf hingga Panglima TNI

Nasional
Nasib AKBP Brotoseno Akan Diputuskan Pertengahan Juli

Nasib AKBP Brotoseno Akan Diputuskan Pertengahan Juli

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.