Kompas.com - 01/08/2017, 18:42 WIB
Menteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi Mohamad Nasir saat ditemui di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (1/8/2017). KOMPAS.com/Kristian ErdiantoMenteri Riset, Teknologi, dan Perguruan Tinggi Mohamad Nasir saat ditemui di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (1/8/2017).
|
EditorInggried Dwi Wedhaswary

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir mengaku tidak tahu soal dua mahasiswa Universitas Negeri Semarang (Unnes) yang dilaporkan ke Polrestabes Semarang karena dugaan pencemaran nama baik.

Dua mahasiswa tersebut dilaporkan setelah mengunggah foto piagam bertuliskan penghargaan untuk Nasir atas capaian menciderai asas ketunggalan Uang Kuliah Tunggal (UKT) Perguruan Tinggi, ke media sosial.

Foto tersebut diunggah sehari setelah Nasir menghadiri sebuah acara di Kampus Unnes.

Meski demikian, Nasir menganggap persoalan tersebut hanya masalah kecil dan meminta pihak kampus menyelesaikannya secara baik-baik.

"Saya malah enggak tahu tentang itu. (Pelaporan) Itu urusannya kampus, bukan saya. Setelah ini akan saya tanyakan, saya enggak tahu dan saya ingin selesaikan dengan baik. Selesaikan dengan baik, wong masalah kecil kan," ujar Nasir, saat dikonfirmasi wartawan di Kemenko Polhukam, Jakarta Pusat, Selasa (1/8/2017).

Nasir membantah anggapan telah menciderai asas ketunggalan UKT Perguruan Tinggi.

Menurut Nasir, tambahan biaya dalam UKT tersebut digunakan untuk program KKN (Kuliah Kerja Nyata) sebagai biaya hidup dan biaya makan mahasiswa selama melaksanakan KKN.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Biaya tambahan itu  menjadi kewenangan pihak kampus untuk mengoordinasikannya.

"UKT tunggal kok bisa ada biaya tambahan, biaya tambahannya apa, yaitu KKN. KKN kan biaya tambahan untuk biaya hidup, untuk biaya makan. Jadi, bukan karena UKT," kata Nasir.

"Itu pihak kampus yang mengoordinasikan, ditarik universitas secara bersama-sama untuk dibebankan," ujar dia.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Rayakan HUT Ke-57, Fraksi Golkar Larang Anggota Tinggalkan DKI Sepanjang Oktober

Rayakan HUT Ke-57, Fraksi Golkar Larang Anggota Tinggalkan DKI Sepanjang Oktober

Nasional
Bupati Kuansing Terjaring OTT, Golkar Tunggu Keterangan Resmi KPK

Bupati Kuansing Terjaring OTT, Golkar Tunggu Keterangan Resmi KPK

Nasional
Lewat 'Indeks Kualitas Kebijakan', LAN Berupaya Tingkatkan Kualitas Kebijakan Pemerintah

Lewat "Indeks Kualitas Kebijakan", LAN Berupaya Tingkatkan Kualitas Kebijakan Pemerintah

Nasional
4 Kader Tersandung Kasus Korupsi, Waketum Golkar: Kami Sudah Wanti-wanti...

4 Kader Tersandung Kasus Korupsi, Waketum Golkar: Kami Sudah Wanti-wanti...

Nasional
Jokowi: Virus Corona Tak Mungkin Hilang Total, Ayo Vaksinasi dan Laksanakan Prokes

Jokowi: Virus Corona Tak Mungkin Hilang Total, Ayo Vaksinasi dan Laksanakan Prokes

Nasional
Komnas HAM dan Propam Polri Tunjuk Penanggung Jawab Guna Optimalkan Pengawasan Kinerja Polisi

Komnas HAM dan Propam Polri Tunjuk Penanggung Jawab Guna Optimalkan Pengawasan Kinerja Polisi

Nasional
Kapolri Minta Kapolda-Kapolres Tak Ragu Pecat Anggota yang Langgar Aturan Saat Bertugas

Kapolri Minta Kapolda-Kapolres Tak Ragu Pecat Anggota yang Langgar Aturan Saat Bertugas

Nasional
Rangkaian HUT ke-57 Golkar, Airlangga Tabur Bunga di TMP Kalibata

Rangkaian HUT ke-57 Golkar, Airlangga Tabur Bunga di TMP Kalibata

Nasional
Bakal Tindak Tegas, Mahfud Minta Praktik Pinjol Ilegal Segera Dihentikan

Bakal Tindak Tegas, Mahfud Minta Praktik Pinjol Ilegal Segera Dihentikan

Nasional
Sebaran 16.697 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Sebaran 16.697 Kasus Aktif Covid-19 di Indonesia

Nasional
Mahfud Minta Masyarakat Tak Usah Bayar Utang ke Pinjol Ilegal

Mahfud Minta Masyarakat Tak Usah Bayar Utang ke Pinjol Ilegal

Nasional
Naiki Rantis Paspampres, Jokowi Sapa Masyarakat di Tarakan

Naiki Rantis Paspampres, Jokowi Sapa Masyarakat di Tarakan

Nasional
Mahfud Tegaskan Bakal Tindak Tegas Praktik Pinjol Ilegal

Mahfud Tegaskan Bakal Tindak Tegas Praktik Pinjol Ilegal

Nasional
KPK Tahan Tersangka Kasus Proyek Jalan Lingkar Bengkalis, Tak Dihadirkan karena Sakit

KPK Tahan Tersangka Kasus Proyek Jalan Lingkar Bengkalis, Tak Dihadirkan karena Sakit

Nasional
Maulid Nabi Muhammad, Menag Ingatkan untuk Berempati dan Mengelola Perbedaan

Maulid Nabi Muhammad, Menag Ingatkan untuk Berempati dan Mengelola Perbedaan

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.