Nasi Goreng di Pertemuan SBY-Prabowo Langganan SBY Sejak 2009

Kompas.com - 28/07/2017, 07:49 WIB
Sri bersama anak dan suaminya menyajikan nasi goreng di pertemuan Ketum Partai Demokrat SBY dan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Kamis (27/7/2017) Kompas.com/Robertus BelarminusSri bersama anak dan suaminya menyajikan nasi goreng di pertemuan Ketum Partai Demokrat SBY dan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto di Cikeas, Bogor, Jawa Barat. Kamis (27/7/2017)
|
EditorSabrina Asril

BOGOR, KOMPAS.com - Menu nasi goreng jadi kuliner yang disajikan pada pertemuan antara Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono dan Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto di kediaman SBY, Puri Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Kamis (27/7/2017).

Nasi goreng itu merupakan hasil racikan dua pedagang nasi goreng gerobak yang diundang masuk ke halaman rumah SBY untuk memberi sajian utama pada pertemuan tersebut.

Salah satu penyedia nasi goreng itu yakni Sri Hartini (37). Nasi goreng yang dimasak Sri dan suami serta anaknya, disajikan langsung untuk SBY, Prabowo dan pengurus kedua partai. Sri mengaku, sudah jadi langganan SBY selama beberapa tahun.

"Saya langganan Pak SBY dari 2009. Kalau dibilang sering ya, kalau ada acara biasa diundang," kata Sri, saat diwawancarai di kediaman SBY, Kamis malam.

(Baca: Awali Pertemuan, SBY dan Prabowo Santap Nasi Goreng)

Dia menyajikan 80 porsi untuk pertemuan malam ini. Ada menu nasi goreng serta mie rebus dan goreng yang dibuat di gerobaknya. Bahan untuk kedua menu tersebut sama seperti pada umumnya.

Ada nasi, sayuran seperti sawi, kol, tomat, timun, acar, dan tentu saja bumbu racikan sendiri masing-masing untuk nasi goreng, mie rebus dan goreng.

Yang disajikan kepada SBY dan Prabowo adalah nasi goreng. Sri menyatakan, dia menyajikang nasi goreng untuk keduanya lengkap dengan kerupuk.

"Kayak biasa," ujar Sri.

Sri bukan merupakan pedagang keliling. Dia punya kios sekitar 200 meter jaraknya dari kediaman SBY. Sejak 2006 tinggal di Cikeas, dia sudah menjadi pedagang nasi goreng. Ia enggan mengungkap berapa bayaran seluruh nasi goreng yang ia sajikan di pertemuan ini.

"Dibayarnya (berapa) saya enggak kasih tau, yang penting kita buktinya (siapkan) 80 porsi," ujar wanita asal Ngawi, Jawa Timur itu.

(Baca: Diplomasi Nasi Goreng, Cara SBY Menyambut Prabowo di Cikeas)

Sebelumnya, Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Hinca Pandjaitan mengatakan, penjual nasi goreng yang dihadirkan memang pedagang favorit SBY dan para pengurus Partai Demokrat.

Menurut Hinca, penjual nasi goreng itu merupakan pedagang keliling yang bisa dihubungi untuk pesanan.

"Iya keliling, kalau kami minta dia kemari tinggal ditelepon, biasanya ada mi tek-teknya, menunya ganti, kadang ada empalnya," kata Hinca di Puri Cikeas, Kamis malam.

Karena itu, Hinca menyebut bahwa pertemuan SBY dan Prabowo tersebut sebagai "diplomasi nasi goreng".

"Saya bilang 'diplomasi nasi goreng'. Nasi goreng itu kan sangat merakyat dan ini juga biasa jualan di pinggir jalan juga," ujar Hinca.



Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

KSAU Tinjau Pembangunan Satuan Peluru Kendali NASAMS

KSAU Tinjau Pembangunan Satuan Peluru Kendali NASAMS

Nasional
Periksa Nurhadi, KPK Konfirmasi soal Barang-barang yang Disita

Periksa Nurhadi, KPK Konfirmasi soal Barang-barang yang Disita

Nasional
Periksa Bupati Blora, KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang dari PT Dirgantara Indonesia

Periksa Bupati Blora, KPK Dalami Dugaan Penerimaan Uang dari PT Dirgantara Indonesia

Nasional
Tommy Soeharto Keberatan Namanya Dicatut dalam Kepengurusan Partai Berkarya Kubu Muchdi Pr

Tommy Soeharto Keberatan Namanya Dicatut dalam Kepengurusan Partai Berkarya Kubu Muchdi Pr

Nasional
Ekonomi Indonesia Terkontraksi, Kemensos Percepat Penyaluran Bansos

Ekonomi Indonesia Terkontraksi, Kemensos Percepat Penyaluran Bansos

Nasional
Sejauh Ini, Kedua Terpidana Kasus Novel Baswedan Belum Dijatuhi Sanksi Etik

Sejauh Ini, Kedua Terpidana Kasus Novel Baswedan Belum Dijatuhi Sanksi Etik

Nasional
Capai Target Bauran Energi 23 Persen, Indonesia Kerja Sama dengan Inggris Luncurkan Program Mentari

Capai Target Bauran Energi 23 Persen, Indonesia Kerja Sama dengan Inggris Luncurkan Program Mentari

Nasional
Jaksa Pinangki Mangkir Panggilan, Komisi Kejaksaan: Atasannya Kirim Surat

Jaksa Pinangki Mangkir Panggilan, Komisi Kejaksaan: Atasannya Kirim Surat

Nasional
Tanggapi Klaim Risma, Satgas Sebut Zonasi Risiko Covid-19 Kewenangan Pusat

Tanggapi Klaim Risma, Satgas Sebut Zonasi Risiko Covid-19 Kewenangan Pusat

Nasional
Masyarakat Diminta Bersikap Sempurna Saat Pengibaran Merah Putih di Istana

Masyarakat Diminta Bersikap Sempurna Saat Pengibaran Merah Putih di Istana

Nasional
Awas, Ada Sarang Burung Walet Palsu Berbahan Bihun

Awas, Ada Sarang Burung Walet Palsu Berbahan Bihun

Nasional
Marak Klaim Obat Covid-19, Kemenristek Imbau Masyarakat Cermati 3 Hal

Marak Klaim Obat Covid-19, Kemenristek Imbau Masyarakat Cermati 3 Hal

Nasional
Satgas Covid-19 Akui Kemampuan Contact Tracing Masih Rendah

Satgas Covid-19 Akui Kemampuan Contact Tracing Masih Rendah

Nasional
Tak Ikuti Saran Kemenkes, KPU Bakal Beri Sarung Tangan ke Pemilih di TPS

Tak Ikuti Saran Kemenkes, KPU Bakal Beri Sarung Tangan ke Pemilih di TPS

Nasional
Partai Berkarya Kubu Tommy Soeharto Akan Tempuh Jalur Hukum Terkait SK Kemenkumham

Partai Berkarya Kubu Tommy Soeharto Akan Tempuh Jalur Hukum Terkait SK Kemenkumham

Nasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X